Milestone Ketiga Acer Dibawah J. T. Wang (Part II)
.jpg)
Milestones Acer dan Karier Wang
Apabila dilihat dari sejarah korporasi Acer, perubahan teknologi memang membuat Acer sebagai korporasi harus berubah beriringan dengan perubahan itu. Pendiri Acer, Stan Shih, telah membuktikan hal tersebut selama 11 tahun di awal pendirian usahanya.
Multitech yang berdiri pada 1976 di Hsinchu, Taiwan awalnya bergerak sebagai distributor perangkat elektronik dan konsultan dalam penggunaan teknologi mikroprosesor. Pada tahun 1987 akhirnya perusahaan itu disulap menjadi Acer Inc., sebagai produsen PC. Manuver awal ini merupakan tonggak bahwa mikroprosesor akan menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat.
J. T. Wang adalah orang yang mengerti betul milestone perubahan Acer. Ia bergabung di Acer pada 1981 pada divisi sales engineer. Tiga tahun setelah Acer menjadi produsen PC, ia diangkat menjadi presiden marketing untuk wilayah Taiwan. Okupansi bisnis Acer setiap tahunnya terus menggurita, hingga masuk ke pasar Eropa dan Amerika.
Pada 1993, keuntungan korporasi mencapai US$75 juta. Berselang satu tahun kemudian penjualan tumbuh US$3,2 miliar dan secara signifikan net income meningkat menjadi US$205 juta. Setengah dari perjalanan bisnisnya, Acer kemudian telah menjadi perusahaan manufaktur terbesar ke-9 dari posisi sebelumnya ke-14.
Pada dekade keduanya, 1997, Acer membeli TravelMate PC Laptop milik Texas Instruments (TI). Sejak saat itulah CEO sebelum Wang, Gianfranco Lanci, bergabung dengan Acer karena perusahaan tempat kerjanya diakuisisi.
Tonggak ini menjadi kunci bagi Acer memasuki wilayah Eropa dan orang dibelakangnya tak lain adalah Lanci. Stan Shih sangat mengapresiasi pencapaian Lanci, yang pada 2003 penjualan Acer di Eropa berkontribusi hingga 60% dari total penjualan Acer.
Acer lantas memproduksi PC desktop dan laptop, komputer tablet, server, storage devices (hard disc, flash disc, CD ROM, SD Card), displays, smartphones dan perangkat input/output yang merupakan bagian dan peripherals (perangkat pendukung printer, modem, scanner atau termasuk juga kamera digital).
Pertumbuhan itu ditandai dari Italia, ketika Lanci sebagai direktur pengelola wilayah Italia berhasil menunjukkan posisi kuat dan Acer memperoleh momentum pertumbuhan penjualannya di sana. Notebook Acer kemudian menduduki peringkat nomor 1 di negara-negara Europe, Middle East, Africa (EMEA). Ada sekitar 36 negara yang termasuk pasar EMEA.
Shih juga bangga dengan pertumbuhan penjualan yang terjadi di 6 negara-negara bagian Amerika. Pangsa pasar di Asia Pasifik juga mencakup 13 negara-negara emerging market, termasuk Indonesia. Keberhasilan itu berkat model bisnis Lanci sebagai Presiden EMEA sejak 2000 dan co-head International Operations Business Group (IOBG) sejak 2002.
Pada 2005, karena faktor usia, akhirnya Shih melepas kontribusinya dalam mengatur jalannya bisnis. Dalam pernyataan tertulisnya, sebelum ia mengundurkan diri, ia mengapresiasi dan bangga dengan pencapaian yang dilakukan Lanci. Dalam pergantian jabatan itulah Lanci diangkat menjadi Presiden Acer Inc., sementara J. T. Wang menggantikan persis posisi Shih.
Penjualan Acer pada 2003 mencapai US$4,6 miliar, dan ketika Wang menduduki posisi puncak sebagai CEO, Acer di posisi ke-5 sebagai perusahaan manufaktur PC terbesar dunia, pendapatannya mencapai US$4,9 juta. Pendapatan tersebut berlipat dua pada 2006, menjadi US$11,31 juta.
Berselang 2 tahun kemudian, Lanci diangkat menjadi CEO merangkap Chairman, sementara pada 2008, Wang bergeser menjadi CEO Acer Group sekaligus Chairman pada Acer Inc. Pada tahun-tahun krisis global itu, Acer ternyata berhasil membukukan penjualan 30 juta unit notebook, senilai US$16,7 miliar.
Hingga kuartal ketiga 2008 Acer menempati peringkat dua produsen notebook terbesar di dunia, menyalip Dell dan satu tingkat di bawah Hewlett-Packard. Bahkan, di bidang mininote PC atau yang lebih dikenal sebagai netbook, Acer menempati posisi terdepan dengan pangsa pasar 35% mengalahkan sang pendahulu, Asus, yang menempati posisi kedua dengan pangsa pasar 30,3%. Penjualan netbook Acer pada kuartal ketiga 2008 mencapai 2,15 juta unit. Secara keseluruhan, PC Acer berada di urutan ketiga setelah HP dan Dell.
JAJANG YANUAR HABIB DAN FEKUM ARIESBOWO W.
Foto: engadget.com
(Artikel ini bersumber dari majalah Warta Ekonomi Nomer 16 tahun 2011)