HDI dan Ketidakmerataan Sosial (II)


07 Januari 2012 - 16:00:00 WIB
Rubric :  Infrastruktur
Diposting oleh : Foenya Dransyalia (foenya@wartaekonomi.com)




Standar kesehatan di Papua jauh lebih buruk dibandingkan di wilayah lain di Indonesia.  Tingkat kematian bayi sebesar 50,5  per 1.000 lebih tinggi daripada angka untuk Indonesia secara keseluruhan yaitu 43,5 (Indonesia Human Development Report 2004).  Tingkat kematian ibu adalah 1.116 per 100.000 kelahiran, yang merupakan angka tertinggi di Indonesia (data Dinas Kesehatan Provinsi, 2005). Statistik tersebut adalah indikator umum dari kesehatan penduduk. Faktor penyebab yang paling serius dari risiko kesehatan tersebut adalah penyakit menular dan penyakit yang berhubungan dengan sanitasi, seperti malaria dan tuberkulosis. Di samping malaria dan tuberkulosis yang ditemukan secara luas di banyak wilayah, Papua juga menghadapi ancaman HIV/AIDS.

Dengan adanya kesenjangan yang mengakibatkan rendahnya akses terhadap pendidikan dan kesehatan dalam pembangunan kualitas manusia tersebut, maka harus ada perhatian yang lebih baik lagi dari pemerintah dan masyarakat. Pemerintah dapat menyelenggarakan program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) secara merata dan menyeluruh dengan tujuan meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan terhadap seluruh masyarakat miskin dan tidak mampu agar tercapai derajat kesehatan masyarakat yang optimal secara efektif dan efisien. Selain itu, peningkatan sarana kesehatan masyarakat dengan cara menambah Puskesmas di desa-desa terpencil. Peningkatan kualitas pendidikan dapat dilakukan dengan cara menyediakan beasiswa, meningkatkan kualitas dan kuantitas pengajar, serta menambah dan memperbaiki gedung sekolah.


Rini Kurnia Sari

Sumber Gambar : Google


.



counter widget


 

 

 

 




Event WE