Djarum Raih Penghargaan Anugerah Panca Satya 2011
02 Februari 2012 - 14:00:00 WIB Rubric : Industri
Diposting oleh : Foenya Dransyalia (foenya@wartaekonomi.com) 
Dalam menjalankan bisnisnya menuju perusahaan kelas dunia, PT Djarum menjadikan pengendalian mutu sebagai nilai yang harus diyakini dan dijalankan oleh seluruh lapisan karyawan dan manajemen untuk melakukan kemajuan yang terus menerus. Berbagai upaya untuk menjaga mutu pun terus digulirkan. Antara lain dengan menerapkan Gugus Kendali Mutu yang ketat dan selalu berkembang. Serta dengan menggunakan alat kendali mutu dan proses pemecahan masalah yang sesuai dengan karakter dan budaya perusahaan.
Dalam siaran persnya disebutkan, PT Djarum menerapkan Problem Solving yang dikenal dengan Plan-Do-Check-Action (PDCA) atau biasa disebut PDCA Cycle atau Deming Cycle ( oleh Walter Shewhart, efektif dipelopori oleh W. Edwards Deming) sangat efektif untuk perbaikkan kinerja di shop floor. PDCA Cycle dijalankan melalui organisasi struktural, baik perorangan maupun kelompok yang biasa disebut Small Group Activity (SGA) atau Aktivitas Kelompok Kecil (AKK). Yang menggunakan tool/alat: 5R, Perbaikkan melalui Sistem Saran (PSS), Delapan Langkah Tujuh Alat (DELTA), Tujuh Langkah Tujuh Alat (TULTA), dan lain sebagainya, untuk melakukan improvement sehingga kinerja yang dicapai dapat meningkat secara berkesinambungan.
Langkah serius dalam pengendalian mutu ini telah menuai hasil di mana PT Djarum meraih penghargaan tingkat nasional yang diselenggarakan di Balikpapan pada akhir tahun 2011 yang lalu oleh Perhimpunan Manajemen Mutu Indonesia (PMMI). Dimana tim-tim Gugus Kendali Mutu (GKM) Djarum meraih penghargaan Anugerah Panca Satya, atas komitmen Djarum terhadap pengendalian mutu pada kegiatan usahanya dan partisipasinya selama 5 tahun berturut-turut mengikuti konvensi mutu.
Sebelumnya, pada bulan Oktober 2011 di Semarang PT Djarum juga meraih prestasi puncak dan mendominasi urutan lima besar pada Konvensi Mutu tingkat regional yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Produktivitas Tenaga Kerja (BPPTK)
Sufri Yuliardi