BI: Masyarakat Anggap Kartu Kredit Alat Berutang


06 Februari 2012 - 17:00:00 WIB
Rubric :  Finansial
Diposting oleh : Foenya Dransyalia (foenya@wartaekonomi.com)






Kartu kredit hari ini telah menjadi alat transaksi yang sangat signifikan, akhir tahun kemarin menurut General Manager Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) Steve Martha, jumlahnya mencapai Rp189 riliun.

Jika dibandingkan dengan pembiayaan yang dilakukan lembaga finansial leasing saja, selisihnya tak kurang dari Rp36 triliun. Namun demikian, Bank Indonesia menilai bahwa peningkatan alat kartu kredit telah bergeser sebagai alat untuk berutang.

Dalam penuturannya, Ketua Tim Pengawasan Sistem Pembayaran BI, Puji Atmoko mengatakan bahwa dengan kartu kredit masyarakat merasa memperoleh pendapatan tambahan.

Atas asumsi itu, kini BI mengeluarkan beleid nomor 14/2/PBI/2012 tertanggal 6 Januari untuk menggantikan PBI APMK yang diterbitkan 2009. Dalam ketentuan yang akan berlaku pada 2013 itu, kurang lebih BI akan menetapkan peraturan yang lebih ketat, seperti penetapan jumlah kepemilikan kartu kredit.

Jajang (jajang@wartaekonomi.com)


.



counter widget


 

 

 

 




Event WE