Edukasi Keuangan Wealth on Wealth (WOW) 2012
16 Februari 2012 - 16:00:00 WIB Rubric : Finansial
Diposting oleh : Foenya Dransyalia (foenya@wartaekonomi.com) 
Pada awal tahun 2012, Indonesia kembali memperoleh peningkatan peringkat investasi peringkat Ba1 menjadi Baa3 menurut agen peringkat Moody’s dengan outlook stabil. Kondisi ini semakin menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang paling diminati oleh para investor yang ingin berinvestasi di Indonesia.
Tahun 2012, Indonesia memberikan kekuatan pertumbuhan ekonomi dan diharapkan inflasi masih rendah hingga akhir tahun sehingga investasi Indonesia terus berkembang. Apalagi Indonesia masih bertahan dari dampak krisis eropa yang hampir melanda perekonomian dunia, namun untuk sektor perdagangan luar negeri (ekspor-impor) sedikit mengalami penurunan akibat guncangan krisis tersebut.
Maka diharapkan investasi yang saat ini dinikmati ialah market money (pasar uang) seperti obligasi. Pasar obligasi Indonesia dengan tingkat resiko yang rendah, berdampak kucuran dana dari negara Amerika Serikat semakin meningkat ke Indonesia. Hal ini disebabkan negara AS masih mengalami ketakutan yang cukup besar untuk berinvestasi di pasar uang negara Eropa yang diakibatkan krisis tersebut.
Selain itu pasar obligasi di Indonesia tidak dikenakan pajak (non-tax) dibandingkan pembelian obligasi dari negara Brazil. Maka ini menjadikan faktor utama bagi masyarakat untuk berinvestasi di money market yaitu obligasi.
Perkembangan investasi Indonesia yang semakin baik harus diikuti dengan kondisi politik saat ini. Dinamika politik Indonesia saat ini masih cukup membingungkan, apalagi masyarakat kurang percaya terhadap partai politik di Indonesia. Di tambah lagi, momentum pemilu 2014 menghasilkan opsi-opsi yang berbeda dari kalangan parpol yang koalisi atau oposisi partai pemerintah.
Maka tahun 2014 dapat dijuluki “The Years of Voting Dangerously”, dikarenakan masyarakat Indonesia belum percaya terhadap calon pemimpin presiden maupun partai politik yang semakin giat mencanangkan perubahan-perubahan yang dijanjikan. Diharapkan tahun 2014 menjadikan dinamika politik Indonesia tidak berpengaruh besar terhadap investasi yang masuk ke Indonesia. Apabila terjadi guncangan politik pemilu 2014 akan dapat menurunkan investasi dan selanjutnya penurunan pertumbuhan ekonomi. Sehingga diharapkan kondisi politik saat ini tidak berpengaruh besar terhadap kestabilan perekonomian Indonesia.
Alnisa Septya Ratu (nisa@wartaekonomi.com)
Sumber Gambar : Google