Portal Berita Ekonomi Senin, 26 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:52 WIB. China - Xiaomi, Vivo,ndan Oppo membuat 'Air Drop' yang bersifat cross-platform.
  • 06:29 WIB. Pin Emas - Ketum PSI minta anggotanya tolak Pin Emas.
  • 06:10 WIB. Retaliasi - Global Times: China sedang mempersiapkan secara serius perang tarif dengan AS.
  • 03:12 WIB. G7 Perancis - AS dan Jepang akan kerjasama jangka panjang yang akan membuka pasar hingga USD7 M
  • 03:05 WIB. Mobil Listrik - Israel akan impor mobil listrik China dari JAC Motors dan National Electric Vehicle Sweden
  • 22:47 WIB. Brexit - Komentar Trump terhadap Johnson: “He needs no advice, he is the right man for the job”.
  • 22:33 WIB. Kulonprogo - Menhub: Progres pembangunan YIA  sekitar 60% sampai 70% pada Minggu (25/8).
  • 22:07 WIB. China - People' Daily (milik Partai Komunis): China akan membalas tindakan AS menaikan tarif (25/8).
  • 20:46 WIB. G7 - Prancis menginginkan raksasa sosial media menandatangani  “Charter for an Open, Free, and Safe Internet”
  • 19:13 WIB. Properti - China memutuskan suku bunga pinjaman  perumahan individu komersial akan lebih berbasis pasar
  • 19:07 WIB. Provokasi - Korsel memulai latihan perang di pulau yang sedang jadi sengketa dengan Jepang.

Tumbuh pesat, industri pendidikan Indonesia peluang pasar dunia

Jakarta (ANTARA) – Pertumbuhan sekolah negeri dan swasta di Indonesia begitu pesat. Mengutip dari Pusat Data dan Statistik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (Kemendikbud), terdapat peningkatan jumlah sekolah negeri sebesar 0,47 persen dan sekolah swasta meningkat 3,44 persen. Pada tahun 2016/2017 terdapat 168.578 sekolah negeri dan 133.519 sekolah swasta. Sedangkan di periode 2017/2018 terdapat pertumbuhan yang cukup sigifikan menjadi 169.378 sekolah negeri dan 138.277 sekolah swasta. Hal tersebut membuka peluang besar bagi para penyedia solusi dan produk pendidikan di Indonesia.

"Sekolah nasional terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikannya melampaui standar minimum. Sekolah-sekolah tersebut mencoba mewujudkannya melalui investasi besar-besaran di sektor infrastruktur maupun fasilitas sekolah, serta mengadopsi kurikulum dan materi pembelajaran internasional, untuk menawarkan pengalaman belajar dan mengajar yang lebih baik bagi siswa dan guru," ujar Tri Turturi Managing Director Tarsus Indonesia selaku penyelenggara Global Educational Supplies & Solutions (GESS) yang digelar pada tanggal 18-20 September 2019 di Jakarta.

GESS Indonesia merupakan event pameran industri pendidikan terbesar di Asia Tenggara, yang ribuan penyedia solusi dan produk pendidikan terkemuka di dunia. Setidaknya terdapat 80 brand dalam dan luar negeri akan memamerkan berbagai solusi pendidikan inovatifnya, mulai dari educational toys, ICT hardware, e-learning platform, AI, STEM, dll.

“Melalui penyelenggaraan GESS, kami juga ingin mendukung pengembangan pendidikan di Indonesia dengan menggelar konferensi yang menghadirkan beberapa ahli terkemuka di sector pendidikan, untuk berbagi wawasan mereka mengenai tren pendidikan terkini.” tutup Tri Turturi.

Selain menghadirkan pameran, GESS 2019 juga akan diramaikan oleh serangkaian diskusi panel yang diisi oleh sejumlah pembicara terkemuka di bidang pendidikan nasional dan internasional, diantaranya adalah Prof.Dr. H. Arief Rachman, M.Pd dan Dr.Munif Chatib, GESS Indonesia, Dr. Richard Churches, FRSA (Lead Advisor for Education Reform and Evidence Based Practice, Education Development Trust), Prof.Dr.Ger Kraus, OBE (Global Director of Education, Kidzania) dan Magdalena Matulewicz (President and Co-Founder, Natural Born Leaders),
,


Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,818.36 3,780.40
British Pound GBP 1.00 17,524.82 17,349.62
China Yuan CNY 1.00 2,029.13 2,009.01
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,320.00 14,178.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,680.32 9,581.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,826.86 1,808.70
Dolar Singapura SGD 1.00 10,334.13 10,225.75
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,859.40 15,699.30
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,420.11 3,382.16
Yen Jepang JPY 100.00 13,444.75 13,307.68

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6255.597 16.352 650
2 Agriculture 1368.973 -5.285 21
3 Mining 1590.040 13.201 49
4 Basic Industry and Chemicals 841.616 6.098 72
5 Miscellanous Industry 1172.077 33.290 49
6 Consumer Goods 2403.300 9.451 53
7 Cons., Property & Real Estate 498.204 1.562 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1216.314 -8.753 74
9 Finance 1252.950 0.692 90
10 Trade & Service 785.361 -0.724 162
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 366 456 90 24.59
2 FIRE 2,100 2,440 340 16.19
3 ANDI 1,950 2,250 300 15.38
4 AKPI 412 472 60 14.56
5 POLL 3,560 4,000 440 12.36
6 KBLM 310 348 38 12.26
7 ALKA 434 486 52 11.98
8 PORT 565 630 65 11.50
9 LPLI 119 132 13 10.92
10 CCSI 292 322 30 10.27
No Code Prev Close Change %
1 AGRS 330 248 -82 -24.85
2 APEX 640 530 -110 -17.19
3 CANI 190 161 -29 -15.26
4 SSTM 500 426 -74 -14.80
5 ARTA 380 330 -50 -13.16
6 FOOD 170 151 -19 -11.18
7 NELY 155 138 -17 -10.97
8 OKAS 104 93 -11 -10.58
9 ERAA 1,655 1,480 -175 -10.57
10 GTBO 177 159 -18 -10.17
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,655 1,480 -175 -10.57
2 ADRO 1,020 1,085 65 6.37
3 BBRI 4,070 4,080 10 0.25
4 MNCN 1,260 1,255 -5 -0.40
5 ASII 6,325 6,575 250 3.95
6 UNTR 19,975 20,500 525 2.63
7 TLKM 4,450 4,380 -70 -1.57
8 MAMI 89 89 0 0.00
9 BBCA 30,000 29,975 -25 -0.08
10 PGAS 1,805 1,830 25 1.39