Portal Berita Ekonomi Senin, 17 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:20 WIB. Samsung - Samsung Galaxy S10 bakal punya lubang kecil di layar.
  • 22:18 WIB. Steve Jobs - Kartu nama Steve Jobs laku Rp91 juta.
  • 22:17 WIB. Twitter - Twitter hapus ratusan ribu akun terorisme.
  • 22:15 WIB. Airpods - Google dan Amazon diprediksi bakal luncurkan pesaing Airpods.
  • 22:14 WIB. XL - Trafik layanan data XL Axiata naik 58%.
  • 16:34 WIB. BM - Distributor ponsel lokal keluhkan rugi akibat ponsel BM.
  • 16:33 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo ungkap aduan pornografi tembus 868 ribu.
  • 16:32 WIB. Youtube - Youtube Rewind 2018 jadi video dengan dislike terbanyak.
  • 16:31 WIB. Mobile Legends - Mobile Legends siap rilis hero baru Kadita yang mirip Nyi Roro Kidul.
  • 16:30 WIB. Grab - Grab punya 220 engineer di pusat riset Jakarta.

Teknologi persinyalan Indonesia raih penghargaan ASEAN Outstanding Engineering Award 2018

Singapura (ANTARA News) – Teknologi Persinyalan Indonesia Raih Penghargaan ASEAN Outstanding Engineering Award 2018 Kategori Proyek pada ajang CAFEO 2018 atau Conference of the ASEAN Federation of Engineering Organisations ke-36 yang diselenggarakan di Resorts World Sentosa, Singapura pada 12-14 November 2018. Adalah Len Electronic Interlocking yang merupakan produk andalan PT Len Industri (Persero) di bidang persinyalan kereta api.

Penghargaan diserahkan kepada Direktur Utama PT Len Industri, Zakky Gamal Yasin dan disaksikan oleh Menteri Negara, Nasional Development & Ketenagakerjaan Singapura Zaqy Mohamad dan Menteri Pariwisata RI Arief Yahya, Rabu malam (14/11). Penghargaan ASEAN Outstanding Engineering Award merupakan sebuah pengakuan prestasi rekayasa yang luar biasa kepada organisasi atau individu yang bertanggung jawab untuk proyek rekayasa di kawasan ASEAN. 

Even tahunan CAFEO-36 dihadiri oleh sekitar 1000 insinyur lebih yang terdaftar di 24 negara, dengan mengusung tema Engineering Rail Connectivity and Fostering Excellence in Engineering Education. CAFEO merupakan hasil afiliasi antara ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO) dan Federation of Engineering Institutions in Asia & Pacific (FEIAP), serta dituan rumahi secara bergantian oleh 10 negara ASEAN. Indonesia dalam ajang ini diwakili oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII).

Direktur Utama Len Industri, Zakky Gamal Yasin menjelaskan, “Semoga produk kita dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan sarana transportasi di Indonesia, bahkan di level internasional. Terima kasih kepada PII (Persatuan Insinyur Indonesia) yang sudah selalu mendukung kita. Kita mendapatkan penghargaan ini setelah Len Electronic Interlocking masuk dalam Buku 100 Karya Keinsinyuran Indonesia 2007-2017 yang diterbitkan oleh PII. Di ajang CAFEO ini juga 20 personil PT Len Industri dan PT Len Railway Systems kemarin menerima sertifikasi ASEAN Engineer Register (AER).”

Direktur Operasi I Len Industri, Linus Andor Mulana S. menambahkan, “Kita sudah berkecimpung dalam teknologi perkeretaapian sejak era tahun 80-an. Hingga kini satu-satunya perusahaan di dalam negeri maupun ASEAN yang mampu menghasilkan produk persinyalan sendiri. Kini saatnya kita go regional, setelah Bangladesh saya harap kita bisa masuk di Filiphina.”

Implementasi pertama Len Electronic Interlocking dilakukan di Stasiun Slawi, Tegal, Jawa Tengah pada tahun 2004 yang diresmikan oleh Menteri Perhubungan saat itu. Selanjutnya PT Len Industri berhasil menerapkan Len Electronic Interlocking di Jalur Utara Pulau Jawa Cirebon-Surabaya sepanjang 433 Km melintasi lebih dari 54 stasiun dengan sistem telekomunikasi fiber optic. Peresmian di Slawi tersebut menjadi tonggak sejarah dimulainya perkembangan produk persinyalan kereta api dalam negeri.

Bagi PT Len Industri, sebenarnya ada 2 produk lagi yang masuk dalam Buku 100 Karya Keinsinyuran Indonesia, yaitu IPP PLTS Kupang 5 MWp dan produk pertahanan CMS (Combar Management System) yang sudah diterapkan di 8 buah Kapal KRI.

Tentang Sistem Persinyalan Len Electronic Interlocking

Pengembangan sistem persinyalan dilakukan PT Len Industri pertama kali dengan penguasaan teknologi sistem (system integration) terlebih dahulu. Kemudian pengembangan perangkat utama pengontrol (electronic interlocking) dan berikutnya adalah pengembangan perangkat lainnya untuk mensubstitusi perangkat yang masih diproduksi di luar negeri.

Penguasaan teknologi sistem persinyalan kereta api dilakukan dengan mengoptimalkan ToT (Transfer of Technology) yang didapat sejak 1983. Ini dilakukan dengan cara melibatkan para insinyurnya dalam tahap perencanaan, engineering, instalasi, testing dan commissioning sistem persinyalan dari luar berbasis teknologi electronic interlocking di Indonesia.

Pada pengembangan pengontrol utama, setelah berhasil mengimplementasikan sistem interlocking Len generasi pertama berbasis elektro-mekanik di Stasiun Tagogapu pada 2001, PT Len Industri memulai proses pengembangan sistem persinyalan generasi ke-2 berbasis teknologi electronic interlocking yang diberi nama “Len Electronic Interlocking". Pada saat yang sama PT Len Industri juga mengembangkan lampu sinyal kereta api dengan teknologi LED. Len Electronic Interlocking dikembangkan dengan menggunakan Electronic Programmable Controller yang dikonfigurasi sedemikian rupa sehingga memenuhi standar persyaratan safety pada electronic interlocking.

Implementasi pertama Len Electronic Interlocking dilakukan di Stasiun Slawi, Tegal, Jawa Tengah pada tahun 2004 yang diresmikan oleh Menteri Perhubungan pada saat itu. Di samping sistem interlocking, pada saat yang sama juga digunakan produk lampu sinyal PT Len Industri yang berbasis teknologi LED. Selanjutnya PT Len Industri berhasil menerapkan Len Electronic Interlocking di Jalur Utara Pulau Jawa Cirebon-Surabaya sepanjang 433 Km melintasi lebih dari 54 stasiun dengan sistem telekomunikasi fiber optic.

Peresmian di Slawi tersebut menjadi tonggak sejarah dimulainya perkembangan produk persinyalan kereta api dalam negeri yang diharapkan bisa mengurangi ketergantungan kepada asing dalam pembangunan sistem persinyalan kereta api Indonesia baik dalam bidang kompetensi engineering, konstruksi dan juga perawatan yang pada ujungnya akan menghemat devisa negara.

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00