Portal Berita Ekonomi Sabtu, 06 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:58 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 2,06% pada level 9.814.
  • 10:57 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 3,15% pada level 27.110.
  • 10:56 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 2,64% pada level 3.193.
  • 10:55 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.685 USD/troy ounce.
  • 10:54 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,30 USD/barel.
  • 10:53 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 39,55 USD/barel.

SWI Biomass Energindo: Karbonisasi Indonesia Menuju Dunia

SWI Biomass Energindo: Karbonisasi Indonesia Menuju Dunia

WE Online,Jakarta - Shodensya Co.,Ltd. dan PT World One Indonesia-WOI  (anak usaha World One Co.,Ltd., Jepang) mengumumkan membentuk perusahaan joint vanture  PT SWI Biomass Energindo  (SWI) yang kelak akan memproduksi arang sawit. SWI rencananya akan  membangun pabrik pengolahan arang dari limbah kelapa sawit (Palm Karnel Shell/PKS) di Dumai, Riau sebagai sumber energy terbarukan. Pembangunan pabrik yang diperkirakan menelan investasi antara  Rp 20 miliar – Rp 50 miliar ini diperkirakan akan mulai beroperasi pada akhir tahun 2014.

Takashi Nakamura, Presdir Shodensya Co.,Ltd. mengatakan, Indonesia merupakan sumber biomass yang luar biasa, dimana cangkang sawit sangat melimpah dan belum diolah secara maksimal, “kami bisa membuat potensi ini menjadi bernilai dengan membuat arang dari limbah kelapa sawit yang kelak akan di ekspor ke Jepang. Teknologi yang  kami miliki dapat memaksimalkan kualitas dengan mengurangi energy yang hilang, sehingga lebih efisien yang berdampak pada harga yang lebih baik karena arang sawit yang dihasilkan  berkualiatas tinggi sesuai dengan standar Jepang, bahkan kualitas kalorinya setara dengan batu bara, 7000 kalori,” ujar Nakamura yang didampingi antara lain  oleh Naoki Yoshida , Presdir World One Indonesia (WOI), Agus Budiman, Komisaris WOI dan Syahriar Syarif, Praktisi Agri Bisnis.

Lebih lanjut Takashi Nakamura mengatakan, tidak hanya sebatas menghasilkan arang, SWI kelak juga akan memproses arang menjadi karbon aktif dan berbagai produk turunan yang memiliki potensi tak terbatas  dengan nilai tambah lebih baik lagi seperti bahan baku untuk stainless steel yang sangat dibutuhkan pabrik baja. “Namun tentu kami akan bangun pabrik setahap demi setahap,” ujarnya.

Sementara itu Naoki Yoshida , Presdir World One Indonesia (WOI) menguraikan,  pihaknya sengaja membangun pabrik pengolahan arang sawit langsung di Indonesia, guna memberikan nilai tambah bagi Indonesia  “Proses pengolahan merupakan bagian yang terpenting untuk memberikan nilai tambah bagi Indonesia, oleh sebab itu sengaja kami memproduksi bahan baku PKS langsung di Indonsia tidak dengan cara mengekspor bahan bakunya.”

Yoshida  sangat yakin dengan pabrik yang akan mulai dibangun pada kuartal ke dua dan diperkirakan dapat selesai pada akhir tahun ini dapat berproduksi secara berkesinambungan, pasalnya ketersediaan bahan baku biomass yang melimpah dan stabil, bahkan PTPN 1,2, dan 3 yang ada di Sumatera dari Aceh – Sumatera Utara dan Riau telah  berkomitmen memberikan jaminan ketersediaan pasokan bahan baku biomass dengan stabil. “Saat ini kami umumkan proyek karbonisasi di Indonesia menuju dunia dengan kualitas yang stabil,” ucap Yoshida.

Sufri Yuliardi

Foto: SY

Baca Juga

Penulis/Editor: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,774.27 3,735.72
British Pound GBP 1.00 17,840.66 17,661.74
China Yuan CNY 1.00 1,992.25 1,972.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,170.50 14,029.50
Dolar Australia AUD 1.00 9,848.50 9,749.10
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,828.43 1,810.21
Dolar Singapura SGD 1.00 10,141.34 10,035.41
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,050.93 15,889.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,317.06 3,277.92
Yen Jepang JPY 100.00 12,990.92 12,860.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4947.782 31.078 693
2 Agriculture 1005.979 2.246 22
3 Mining 1279.030 9.869 49
4 Basic Industry and Chemicals 756.813 -4.797 78
5 Miscellanous Industry 899.382 35.666 52
6 Consumer Goods 1816.718 -5.780 58
7 Cons., Property & Real Estate 342.717 5.540 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 906.783 3.973 78
9 Finance 1031.378 8.454 93
10 Trade & Service 615.344 6.666 173
No Code Prev Close Change %
1 JAST 102 137 35 34.31
2 FOOD 85 114 29 34.12
3 MTSM 138 185 47 34.06
4 CMNP 1,500 1,875 375 25.00
5 SAPX 1,460 1,825 365 25.00
6 TECH 216 270 54 25.00
7 IMAS 520 645 125 24.04
8 TPMA 226 276 50 22.12
9 OASA 318 386 68 21.38
10 INPP 705 855 150 21.28
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 100 93 -7 -7.00
2 NATO 432 402 -30 -6.94
3 JAWA 73 68 -5 -6.85
4 INPS 2,920 2,720 -200 -6.85
5 KBLV 470 438 -32 -6.81
6 MPRO 890 830 -60 -6.74
7 TMPO 149 139 -10 -6.71
8 NIRO 150 140 -10 -6.67
9 MARI 135 126 -9 -6.67
10 INCI 394 368 -26 -6.60
No Code Prev Close Change %
1 PURA 77 74 -3 -3.90
2 BBRI 3,060 3,110 50 1.63
3 TLKM 3,300 3,230 -70 -2.12
4 PWON 414 462 48 11.59
5 BBCA 28,950 28,625 -325 -1.12
6 BBTN 975 1,055 80 8.21
7 BMRI 4,730 4,850 120 2.54
8 TOWR 1,015 1,065 50 4.93
9 PGAS 955 1,030 75 7.85
10 BBNI 4,140 4,250 110 2.66