Portal Berita Ekonomi Jum'at, 22 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:33 WIB. IHSG - Jeda siang, IHSG ditutup merah 0,06% ke level 6.497,88. 

Kopi Lampung, Menjawab Harapan dari Pak Wapres (Bagian I)

Kopi Lampung, Menjawab Harapan dari Pak Wapres (Bagian I) - Warta Ekonomi

WE Online, Jakarta- Kejayaan kopi dari Tanah Air terusik, menyusul produksi kopi nasional saat ini kalah dari Vietnam, padahal sebelumnya produksi dari negara itu berada di bawah Indonesia. Karena itu, berbagai pihak perlu mendorong kembali agar produksi dan produktivitas petani kopi di Indonesia, termasuk dari Provinsi Lampung, terus ditingkatkan, agar dapat mengejar lagi keunggulan dan kejayaan tersebut.

Wakil Presiden Jusuf Kalla telah meminta Pemerintah Provinsi Lampung dapat mendorong para petani kopi di daerah ini terus meningkatkan produksi dan produktivitas kopi yang dihasilkan, mengingat Lampung merupakan produsen terbesar kopi robusta secara nasional.

"Petani kopi Lampung harus bisa meningkatkan produksi dan produktivitasnya, bagaimana caranya, dengan membantu petani baik itu dari teknologi maupun pupuk yang diperlukan," kata Jusuf Kalla, usai memimpin langsung Rapat Pengembangan Kopi Nasional, di Mahan Agung (rumah dinas gubernur Lampung), di Bandarlampung, Sabtu (13/2).

Usai pertemuan itu, Jusuf Kalla menyatakan bahwa Provinsi Lampung merupakan penghasil kopi robusta terbesar di Tanah Air, sehingga diharapkan dapat terus meningkatkan produksi dan produktivitasnya.

"Upaya lain yang perlu dilakukan untuk meningkatkan produktivitas petani kopi Lampung yakni dengan memberikan pelatihan bercocok tanam bagi petani, agar kualitas hasil perkebunan ini lebih baik dari wilayah lain," kata Kalla.

Nilai ekspor biji kopi robusta Lampung selama tahun 2015 mencapai 582,5 juta dolar Amerika Serikat dengan volume 315.276 ton. Tahun 2015 ekspor biji kopi tertinggi terjadi di bulan Agustus sebesar 40.358 ton senilai 70,6 juta dolar AS. Saat ini harga biji kopi kering sekitar Rp21.000/kg di tingkat pedagang pengepul. Sedangkan di tingkat pengekspor sebesar Rp22.800/kg.

Produksi kopi Lampung mencapai 100.000 ton hingga 131.000 ton per tahun, dengan luas areal kopi mencapai 173.670 hektare. Sedangkan produktivitas kopi Lampung mencapai 800 kilogram hingga 900 kilogram per hektare, dengan sentra produksi tersebar di Kabupaten Lampung Barat 65.010 hektare, Tanggamus 43.897 hektare, serta 22.594 hektare lainnya tersebar di Kabupaten Waykanan, Lampung Utara, Pringsewu, dan Pesawaran.

Menurut Wapres Jusuf Kalla, petani kopi secara nasional akan mendapatkan pelatihan dan bantuan peralatan untuk menunjang peningkatan produksinya.

"Produksi kopi Indonesia sampai dengan hari ini memang stagnan hanya sekitar 500 ribu ton untuk tahun lalu, dengan kenaikan mencapai satu persen," katanya.

Kalla mengatakan, untuk meningkatkan produktivitas kopi secara nasional itu, upaya pemerintah adalah dengan memberikan pelatihan dan pembinaan cara bertani kopi, sehingga petani akan mendapatkan hasil yang lebih tinggi dengan kualitas terbaik. (Bersambung)

Tag: Muhammad Jusuf Kalla (JK), Lampung

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,794.23 3,755.47
British Pound GBP 1.00 18,692.75 18,500.55
China Yuan CNY 1.00 2,125.36 2,104.15
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,228.00 14,086.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,103.30 10,001.06
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,813.38 1,795.26
Dolar Singapura SGD 1.00 10,546.29 10,439.49
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,182.93 16,018.60
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,506.16 3,466.90
Yen Jepang JPY 100.00 12,850.43 12,718.74

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6501.776 19.066 629
2 Agriculture 1481.617 -16.726 21
3 Mining 1884.733 2.495 47
4 Basic Industry and Chemicals 915.611 21.878 71
5 Miscellanous Industry 1284.362 -1.211 46
6 Consumer Goods 2659.055 -8.500 52
7 Cons., Property & Real Estate 466.708 6.035 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1164.975 0.327 72
9 Finance 1250.875 2.809 91
10 Trade & Service 827.602 -0.578 155
No Code Prev Close Change %
1 CAKK 216 270 54 25.00
2 COCO 336 420 84 25.00
3 STAR 88 106 18 20.45
4 GAMA 52 62 10 19.23
5 BACA 266 304 38 14.29
6 INPP 735 840 105 14.29
7 DART 300 336 36 12.00
8 SKBM 412 460 48 11.65
9 VRNA 125 137 12 9.60
10 YULE 183 200 17 9.29
No Code Prev Close Change %
1 ECII 1,100 825 -275 -25.00
2 SIMA 298 224 -74 -24.83
3 PNSE 760 575 -185 -24.34
4 TGKA 3,660 3,010 -650 -17.76
5 GLOB 416 352 -64 -15.38
6 PUDP 424 370 -54 -12.74
7 ITMA 765 700 -65 -8.50
8 MINA 870 800 -70 -8.05
9 BBLD 496 458 -38 -7.66
10 TFCO 680 630 -50 -7.35
No Code Prev Close Change %
1 HOME 100 102 2 2.00
2 NUSA 101 101 0 0.00
3 MNCN 825 795 -30 -3.64
4 PWON 685 705 20 2.92
5 FREN 324 308 -16 -4.94
6 STAR 88 106 18 20.45
7 CTRA 930 975 45 4.84
8 BBTN 2,390 2,520 130 5.44
9 BMRI 7,450 7,500 50 0.67
10 UNTR 27,825 27,800 -25 -0.09