Portal Berita Ekonomi Selasa, 01 Desember 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 1,46% pada level 6.357.
  • 16:01 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,07% terhadap Yen pada level 104,24 JPY/USD.
  • 16:00 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.793 USD/troy ounce.
  • 16:00 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,14% terhadap Yuan pada level 6,5700 CNY/USD.
  • 15:59 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,07% terhadap Dollar AS pada level 14.130 IDR/USD.
  • 15:03 WIB. IHSG - IHSG menguat 1,91% pada penutupan sesi II. 

Nasib Rakyat Indonesia Mirip Suku Aborigin di Australia

Nasib Rakyat Indonesia Mirip Suku Aborigin di Australia
WE Online, Jakarta -

Proklamasi Indonesia merupakan suatu keajaiban karena mampu menyatukan ribuan pulau, 700 lebih etnik grup, dan 360-an bahasa, yang dipisahkan oleh lautan. Di belahan bumi lain bangsa-bangsa di daratan Afrika Utara dan Amerika Latin merdeka dan saling terpecah menjadi puluhan negara.

Tokoh gerakan rakyat Jumhur Hidayat mengatakan persatuan Indonesia merupakan buah hasil dari kebesaran jiwa kaum pribumi di daerah-daerah, yakni para pemimpin dan pemangku adat.

"Para pemimpin dan pemangku adat yang sesungguhnya sudah berkuasa dan berpemerintahan. Ada ungkapan '1 untuk semua, semua untuk 1' di awal kemerdekaan dulu. Semua suku-suku bangsa merelakan ikut dalam negara proklamasi menjadi satu Indonesia," katanya dalam rilis pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (20/8/2016).

Jumhur Hidayat menjelaskan bahwa pada saat ini satu Indonesia tak lagi untuk semua suku, tapi Indonesia telah memberikan kekayaan dan kemampuannya untuk Amerika, Inggris, Tiongkok, Jepang, dan Korea, sehingga rakyat yang tersebar di berbagai daerah yang berjasa menjadikan Indonesia merdeka malah terpinggirkan tersuruk dalam kemiskinan.

"Ironisnya, ketika ada yang menyatakan pribumi harus bangkit akan dituduh rasis. Padahal, perjuangan golongan dibenarkan dalam konstitusi, seperti dulu ada Partai Tionghoa, Partai Arab Indonesia. Sekarang kita harus memperjuangkan diri kita karena kita sudah tidak lagi jadi tuan di negeri sendiri. Saudara-saudara berkumpul merasa senasib, seolah menjadi warga Aborigin, suku asli di Australia yang secara sistematik dihancurkan," ujarnya.

Ia mengatakan telah terjadi aboriginisasi kaum pribumi di Indonesia karena sumber daya alam di tanah air dipersembahkan buat kepentingan asing.

"Tidak ada kata tidak, aboriginisasi kaum pribumi harus dilawan," serunya.

Secara khusus, mantan Kepala BNP2TKI itu mengecam kebijakan datangnya tenaga kerja asing (TKA) Tiongkok. Ia menilai hal tersebut bukanlah keputusan bisnis karena tak menguntungkan secara ekonomi. Ia meyakini ada misi besar untuk mengolonisasi seperti dalam kasus Reklamasi Jakarta untuk tempat tinggal 1,5 juta orang yang sudah mulai dipasarkan di Tiongkok, kasus enclave Walini di Jawa Barat, di Papua, Kalimantan, hingga Sulawesi.

"Pada saatnya nanti kita akan jadi satelitnya negeri Tiongkok. Kita sedang disiasati oleh banyak negara karena keluguan, kebodohan, dan kesalahan kita khususnya para pemimpin dan korbannya adalah kaum pribumi. Tahun '98 katanya terjadi kerusuhan etnis dengan tingkat ketimpangan 0,308. Output-nya kaum pribumi jadi terdakwa karena dituduh rasis, brutal, dan tak tahu diri. Saat ini ketimpangan sosial sudah 0,41 dan di beberapa tempat sudah 0,45. Banyak revolusi terjadi di indeks ketimpangan 0,4," paparnya.

Jumhur mengaku heran karena tak ada koreksi atas ketimpangan atau pemerataan pendapatan dan kesempatan malah kesenjangan di tanah air makin melebar.

"Namun begitu, saya pesan, Partai Priboemi harus pastikan tak boleh ada setetespun darah warga nonpribumi tumpah. Ini tugas besar kita dan Partai Priboemi tak boleh rasis. Kata pribumi harus jadi kata sifat, siapa yang berjuang memajukan rakyat miskin dan yang tersingkirkan itulah jiwa pribumi. Bila berkuasa, keluarkan kebijakan agar rakyat banyak yang mayoritas pribumi harus ikut dalam berbagai kegiatan pemberdayaan diri sehingga bisa lebih sejahtera dan bermartabat," pungkasnya.

Baca Juga

Tag: Mohammad Jumhur Hidayat, Partai Priboemi

Penulis: https://www.wartaekonomi.co.id/penulis,

Editor: Cahyo Prayogo

Kredit Foto: Ricky Tamba

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,799.20 3,761.09
British Pound GBP 1.00 19,030.82 18,834.40
China Yuan CNY 1.00 2,164.93 2,142.41
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,248.89 14,107.11
Dolar Australia AUD 1.00 10,485.76 10,378.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,838.02 1,819.71
Dolar Singapura SGD 1.00 10,643.83 10,533.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,034.55 16,863.64
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,494.09 3,455.08
Yen Jepang JPY 100.00 13,654.90 13,517.74
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5612.415 -170.920 705
2 Agriculture 1317.058 28.447 24
3 Mining 1674.088 -3.374 47
4 Basic Industry and Chemicals 863.286 -28.789 80
5 Miscellanous Industry 958.275 -39.047 53
6 Consumer Goods 1839.376 -49.225 60
7 Cons., Property & Real Estate 372.398 -6.104 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 945.008 -49.687 79
9 Finance 1259.171 -43.051 93
10 Trade & Service 681.109 -16.238 174
No Code Prev Close Change %
1 TOBA 400 494 94 23.50
2 HRUM 2,290 2,780 490 21.40
3 YPAS 396 462 66 16.67
4 CLAY 1,450 1,690 240 16.55
5 FIRE 386 448 62 16.06
6 DOID 354 410 56 15.82
7 ARGO 1,730 1,990 260 15.03
8 BOSS 143 163 20 13.99
9 HITS 448 510 62 13.84
10 LPKR 206 234 28 13.59
No Code Prev Close Change %
1 CSAP 372 346 -26 -6.99
2 LPPF 1,360 1,265 -95 -6.99
3 UNTR 24,725 23,000 -1,725 -6.98
4 INKP 9,325 8,675 -650 -6.97
5 BBSS 115 107 -8 -6.96
6 BMTR 288 268 -20 -6.94
7 MAPI 865 805 -60 -6.94
8 LINK 2,600 2,420 -180 -6.92
9 ADMG 159 148 -11 -6.92
10 ANTM 1,230 1,145 -85 -6.91
No Code Prev Close Change %
1 TLKM 3,460 3,230 -230 -6.65
2 ASII 5,550 5,300 -250 -4.50
3 BBRI 4,270 4,090 -180 -4.22
4 BRIS 1,470 1,430 -40 -2.72
5 DOID 354 410 56 15.82
6 TOWR 1,125 1,095 -30 -2.67
7 BBNI 6,350 6,000 -350 -5.51
8 PGAS 1,490 1,390 -100 -6.71
9 AGRO 570 540 -30 -5.26
10 ANTM 1,230 1,145 -85 -6.91