Portal Berita Ekonomi Kamis, 04 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:09 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,11% terhadap Yuan pada level 7,12 CNY/USD.
  • 17:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,44% pada level 6.354.
  • 17:03 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,17% pada level 24.366.
  • 17:02 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,25% pada level 2.707.
  • 17:01 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,36% pada level 22.695.
  • 17:00 WIB. Bursa Indeks Shanghai ditutup negatif 0,14% pada level 2.919.
  • 16:59 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,19% pada level 2.151.

Survei Waze, Cambukan Buat Arya Bima

Survei Waze, Cambukan Buat Arya Bima
WE Online, Bogor -

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menanggapi survei aplikasi panduan berlalu lintas Waze sebagai momentum untuk melakukan percepatan reformasi transportasi.

"Kita akui, Bogor tambah macet iya, tetapi banyak timbul pertanyaan tentang survei ini, kapan dilakukan, dimana, dan apa indikatornya," kata Bima di Bogor, Selasa (20/9/2016).

Bima mengatakan, hasil survei Waze menjadi cambuk bagi pemerintahannya untuk bekerja lebih keras, menata transportasi di kota tersebut, dan melakukan percepatan reformasi transportasi.

"Konsep penataan sudah ada, tahapan juga sudah disiapkan, fokus eksekusi dan akselerasi. Bogor macet, iya. Tidak bisa dipungkiri, tetapi nomor dua di dunia ini jadi tanda tanya," katanya.

Ia mengatakan, pertumbuhan kendaraan di Kota Bogor rata-rata 13 persen per tahun, sedangkan pertumbuhan jalan kurang dari satu persen per tahun. Setiap tahun ada 800 motor baru dan 200 mobil baru.

"Setiap minggu Bogor dikunjungi 300 ribu orang, Kebun Raya Bogor tempat favorit yang setiap hari dikunjungi 1.000 orang, dan akhir pekan bisa mencapai 3.000 orang. Tidak ada tempat parkir di kebun raya," katanya.

Saat ini, lanjutnya, walau dijuliki kota sejuta angkot, tercatat jumlah angkot di Kota Bogor sebanyak 3.412 unit. Angkot tersebut terkonsentrasi di pusat kota, sehingga kepadatan menjadi terpusat.

Menurut Bima, saat ini Pemerintah Kota Bogor sudah memulai tahapan melakukan konversi angkot menjadi bus, dengan skema tiga angkot menjadi satu. Tahapan ini menunggu angkot berbadan hukum, sehingga setelah memiliki badan hukum, pemilik angkot dapat mengelola sendiri bus-bus yang dimilikinya sebagai transportasi di pusat kota.

"Angkot kita rancang sebagai 'feeder' di pinggir kota yang selama ini belum terlayani angkutan umum. Bus kita rancang sebagai transportasi utama di jalan-jalan protokol," katanya.

Terlepas dari itu, lanjut Bima, upaya yang sedang dilakukan Pemkot Bogor dalam reformasi transportasi adalah menegakkan kedisiplinan, seperti persoalan angkot yang berhenti sembarangan, mengambil dan menurunkan penumpang sembarangan, parkir sembarangan.

"Untuk menegakkan kedisplinan itu, kita mulai dari jajaran DLLAJ, akan ada perombakan total di DLLAJ, hari ini dilantik sejumlah pejabat baru yang mau turun ke lapangan dan bertindak tegas," kata Bima.

Kota Bogor dinobatkan sebagai kota dengan indikator pengalaman terburuk berkendaraan nomor dua setelah Kota Cebu, Filipina oleh aplikasi pandungan perjalanan Waze dengan indeks 2,1 dari 185 kota di dunia. (Ant)

Baca Juga

Tag: jalan, Bogor, Waze

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: bogor.kab.go.id

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,792.68 3,753.94
British Pound GBP 1.00 17,847.46 17,668.46
China Yuan CNY 1.00 1,997.28 1,977.21
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,235.83 14,094.18
Dolar Australia AUD 1.00 9,818.45 9,717.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,836.79 1,818.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,167.72 10,060.80
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,974.02 15,809.44
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,336.26 3,296.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,072.39 12,938.75
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4916.704 -24.302 693
2 Agriculture 1003.733 6.008 22
3 Mining 1269.161 -12.889 49
4 Basic Industry and Chemicals 761.610 -6.134 78
5 Miscellanous Industry 863.716 -13.173 52
6 Consumer Goods 1822.498 -15.789 58
7 Cons., Property & Real Estate 337.177 4.167 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 902.810 2.821 78
9 Finance 1022.924 -4.415 93
10 Trade & Service 608.678 -5.629 173
No Code Prev Close Change %
1 TECH 160 216 56 35.00
2 KBLV 382 470 88 23.04
3 NOBU 635 770 135 21.26
4 MASA 372 450 78 20.97
5 BOLT 665 800 135 20.30
6 BRNA 1,000 1,200 200 20.00
7 ASRM 1,685 1,985 300 17.80
8 MLPT 705 820 115 16.31
9 POLU 700 800 100 14.29
10 ZINC 148 168 20 13.51
No Code Prev Close Change %
1 DIVA 1,145 1,065 -80 -6.99
2 VICO 101 94 -7 -6.93
3 BYAN 14,450 13,450 -1,000 -6.92
4 KBLM 318 296 -22 -6.92
5 BIKA 188 175 -13 -6.91
6 NATO 464 432 -32 -6.90
7 NICK 348 324 -24 -6.90
8 SINI 725 675 -50 -6.90
9 GTBO 87 81 -6 -6.90
10 HRME 131 122 -9 -6.87
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,100 3,060 -40 -1.29
2 PURA 75 77 2 2.67
3 BBCA 28,900 28,950 50 0.17
4 PGAS 970 955 -15 -1.55
5 TLKM 3,290 3,300 10 0.30
6 BBTN 1,010 975 -35 -3.47
7 WSKT 665 705 40 6.02
8 BMRI 4,860 4,730 -130 -2.67
9 BBNI 4,130 4,140 10 0.24
10 TKIM 4,750 4,850 100 2.11