Portal Berita Ekonomi Minggu, 15 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:55 WIB. Peringkat Anti Korupsi - Singapura (3), Malaysia (61), India (78), China (87), Indonesia (89), Filipina (99), Thailand (99), Vietnam (117)

Industri Roti Tumbuh Hingga 15 Persen Per Tahun

Industri Roti Tumbuh Hingga 15 Persen Per Tahun - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT SMART Tbk memamerkan rangkaian bahan baku inovatif untuk membantu produsen roti memaksimalkan peluang pasar roti yang cepat berkembang di dunia pada Pameran SIAL Interfood di Jakarta mulai tanggal 9 sampai 12 November 2016. Tema kegiatan tahun ini adalah "A Taste of Spring" yang terinspirasi dari roti, pastry dan kue ala Korea dan Jepang yang saat ini sangat digemari masyarakat Indonesia. 

Industri roti di Indonesia belakangan berkembang dengan sangat baik dan hal ini dipicu oleh meningkatnya populasi kelas menengah, pendapatan kelompok muda yang semakin tinggi, dan berubahnya pola konsumsi masyarakat yang mengadopsi gaya hidup perkotaan. Data terbaru dari Asosiasi Pengusaha Bakery (APEBI) menunjukkan bahwa industri roti Indonesia tumbuh antara 10-15% per tahun, dengan pangsa pasar terbesar didominasi oleh produksi roti lembut dan segar dengan kadar gula tinggi.

General Manager Marketing, Indonesia Industrial Eksports PT. SMART Tbk, Davy Johan mengatakan “Kami sangat senang dapat menyajikan tren paling menarik di pasar roti Indonesia saat ini dengan serangkaian kegiatan baking demo dari para chef profesional dan dengan menyelenggarakan pameran produk,” katanya.

"Program edukasi konsumen terbaru kami, "Taste Spring" terinspirasi oleh roti dan kue-kue ala Jepang dan Korea," imbuhnya.

Program ini sebelumnya dilaksanakan di kota-kota besar di Indonesia dari bulan Maret hingga September 2016 dan ditandai dengan baking demo di Bandung, Semarang, Medan dan Jakarta. Lebih dari 600 peserta dari industri skala kecil, menengah dan toko roti modern mengikuti program ini.

Industri roti di Indonesia terus mengalami kemajuan pesat. Permintaan untuk portofolio margarin dan shortening terus meningkat karena didukung oleh meningkatnya makanan ringan dalam kemasan dan roti-roti segar. Karena Tren urbanisasi yang diikuti dengan pendapatan masyarakat yang lebih tinggi, konsumen mengungkapkan preferensi mereka yang meningkat terhadap produk roti segar yang sangat berbeda dari kebutuhan mereka terhadap bahan-bahan kebutuhan pokok seperti beras.

Menurut Euromonitor, produk roti artisan terus memimpin kategori produk bakery di Indonesia pada tahun 2015, dengan pangsa pasar sebesar 49%. Penelitian lebih lanjut dari APEBI menekankan bahwa jenis roti yang paling disukai adalah roti manis dengan berbagai variasi isian. Jenis bakery kedua yang paling digemari dan hamper ada di setiap toko roti adalah roti tawar. Secara kolektif produk ini mendorong berkembangnya toko roti ala barat yang menjual roti yang lebih lembut dan manis yang sangat digemari masyarakat Indonesia.

Baca Juga

Tag: smart

Penulis/Editor: Leli Nurhidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,747.08 3,709.59
British Pound GBP 1.00 18,951.81 18,757.67
China Yuan CNY 1.00 2,014.21 1,993.88
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,051.91 13,912.09
Dolar Australia AUD 1.00 9,726.73 9,622.99
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.56 1,782.46
Dolar Singapura SGD 1.00 10,394.96 10,285.44
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,708.63 15,550.93
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.00 3,357.16
Yen Jepang JPY 100.00 12,830.45 12,701.63

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6197.318 57.921 668
2 Agriculture 1424.860 10.203 20
3 Mining 1528.809 26.762 50
4 Basic Industry and Chemicals 976.378 16.198 77
5 Miscellanous Industry 1215.025 42.951 50
6 Consumer Goods 2023.673 9.223 56
7 Cons., Property & Real Estate 506.323 -1.997 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1122.442 14.680 76
9 Finance 1313.749 10.641 90
10 Trade & Service 768.113 0.709 166
No Code Prev Close Change %
1 ZBRA 72 97 25 34.72
2 IFII 300 374 74 24.67
3 TAMU 260 324 64 24.62
4 DWGL 180 218 38 21.11
5 UNIT 153 182 29 18.95
6 TIRA 214 252 38 17.76
7 MEGA 5,750 6,750 1,000 17.39
8 BIRD 2,470 2,890 420 17.00
9 NICK 260 300 40 15.38
10 SINI 1,200 1,350 150 12.50
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 79 52 -27 -34.18
2 IBFN 318 246 -72 -22.64
3 YULE 199 154 -45 -22.61
4 AMAG 302 234 -68 -22.52
5 LMSH 398 310 -88 -22.11
6 BIKA 197 160 -37 -18.78
7 BVIC 119 98 -21 -17.65
8 BKSW 172 142 -30 -17.44
9 PEGE 230 190 -40 -17.39
10 HERO 875 725 -150 -17.14
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,485 1,590 105 7.07
2 IPTV 505 510 5 0.99
3 TLKM 3,950 3,990 40 1.01
4 BNLI 1,310 1,275 -35 -2.67
5 TCPI 6,175 6,200 25 0.40
6 REAL 266 298 32 12.03
7 ADRO 1,475 1,590 115 7.80
8 BBRI 4,250 4,280 30 0.71
9 ASII 6,550 6,850 300 4.58
10 ACES 1,590 1,550 -40 -2.52