Portal Berita Ekonomi Kamis, 20 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:24 WIB. BTN - BTN mengaku sedang melakukan penjajakan untuk mengakuisisi Bank Syariah Bukopin.
  • 14:49 WIB. Miliarder - Bernard Arnault masuk ke dalam klub eksklusif miliarder centibillionaires.
  • 14:38 WIB. China - Dell, Microsoft, dan Intel tolak proposal tarif untuk laptop China.
  • 14:27 WIB. Facebook - Parlemen AS panggil Facebook terkait Libra.
  • 14:04 WIB. Youtube - Perangi konten nakal, Youtube hapus 9 juta video.

Lewat ALFED, HSBC-PSF Gerakkan Edukasi Keuangan dari Daerah

Lewat ALFED, HSBC-PSF Gerakkan Edukasi Keuangan dari Daerah - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Association of Lecturers for Financial and Economic Development (ALFED), sebuah asosiasi bagi para dosen di seluruh Indonesia yang fokus ke pengembangan keuangan dan ekonomi daerah menyelenggarakan Program Pemberdayaan Komunitas di daerah yang fokus pada edukasi keuangan. ALFED menyadari bahwa tantangan edukasi sebagai isu utama inklusi keuangan di Indonesia selayaknya menjadi perhatian para dosen sebagai salah satu ujung tombak dunia pendidikan.

ALFED merupakan asosiasi yang diinisiasi oleh HSBC Indonesia dan Putera Sampoerna Foundation (PSF) melalui Sampoerna University (SU). Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama strategis jangka panjang antara HSBC dan PSF dalam program Pendidikan Perbankan dan Keuangan.

 “Dosen adalah tulang punggung pemacu edukasi keuangan di daerah. Dengan peran Tri Dharmanya, mereka dapat membantu meneliti dan memetakan kebutuhan masyarakat di daerah, melihat peluang intervensi dari hasil penelitian tersebut dan melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat tersebut,” ujar Bambang Setiono Ph.D., Ketua Umum ALFED yang juga dosen di Sampoerna University dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (29/11/2016).

Nuni Sutyoko, Senior Vice President and Head of Corporate Sustainability HSBC Indonesia, mengutarakan, “Selama ini, kita kerap melihat tantangan edukasi keuangan dari kacamata Jakarta. Padahal, banyak tantangan unik di setiap daerah. Kami berharap, ALFED bisa menawarkan solusi edukasi keuangan dan perbankan dari daerah untuk daerah. Solusi-solusi yang tepat sasaran, kemudian turun seperti bola salju kepada lapisan masyarakat yang lain.” katanya.

Sebagai bagian dari inisiatifnya, ALFED mendorong para dosen mengadakan Program Pemberdayaan Komunitas di daerah masing-masing. Meski ALFED baru diluncurkan 21 Oktober 2016, tercatat sampai saat ini sudah tersusun delapan  program dari enam daerah di Indonesia. Salah satu program menarik datang dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Di sana, salah satu tantangan utama adalah rendahnya ketertarikan warga usia produktif untuk berkarya di daerah asalnya dan justru memilih untuk merantau ke kota besar. Maka, program yang dicanangkan ALFED NTT adalah pelatihan pemberdayaan usaha mikro agar masyarakat bisa menjadi lebih produktif di wilayahnya sendiri. 

“Produktivitas adalah kunci untuk meningkatkan inklusi keuangan warga, yang sekaligus mengarah pada peningkatan  kesejahteraan mereka. Melalui program pelatihan yang kami susun, kami berharap warga NTT dapat lebih termotivasi untuk membuka peluang usaha di daerahnya sendiri, misalnya di bidang pariwisata, perkebunan asam, kemiri, ataupun jagung,” ujar Enos Kabu, Koordinator Wilayah ALFED NTT yang juga dosen di Politeknik Negeri Kupang. Enos menyasar komunitas mahasiswa dan gereja untuk programnya. 

Di antara rangkaian program yang direncanakan, salah satu pelatihan yang telah dilakukan adalah mengenai pengembangan usaha mikro, serta cara mendapatkan pinjaman dana dari lembaga keuangan. “Pengetahun dan keterampilan yang kami ajarkan termasuk menyusun laporan keuangan, karena ini merupakan komponen penting yang mampu mendukung usaha mikro mendapatkan kepercayaan dari pihak lain. Laporan yang tersusun jelas dan tepat juga akan mempermudah proses pendanaan, yang berdampak jangka panjang terhadap kelangsungan usaha,” cerita Enos yang dalam menjalankan program ini juga mendapatkan banyak bantuan dari Otoritas Jasa Keuangan. 

Melalui pelatihan tersebut, Enos menyebutkan sudah ada sekitar 100 orang yang kini memahami cara menyusun laporan keuangan. “Untuk di daerah seperti NTT, kemampuan menyusun laporan keuangan itu belum banyak dimiliki pebisnis mikro. Kami berusaha terus menumbuhkan semangat wirausaha agar mereka bisa berkarya di NTT, yang ujungnya adalah peningkatan inklusi keuangan. Kami juga akan terus melakukan pendampingan dan rangkaian pelatihan lain, agar sifat kegiatan ini berkelanjutan,” ceritanya. 

Tag: The Hongkong-Shanghai Banking Corporation (HSBC) Indonesia, Perbankan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Penulis/Editor: Vicky Fadil

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,814.89 3,776.33
British Pound GBP 1.00 18,144.14 17,956.97
China Yuan CNY 1.00 2,079.35 2,058.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,307.00 14,165.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,856.09 9,751.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,829.80 1,811.57
Dolar Singapura SGD 1.00 10,506.72 10,400.91
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,112.54 15,946.96
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,439.18 3,401.78
Yen Jepang JPY 100.00 13,277.96 13,142.51

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6335.698 -3.564 636
2 Agriculture 1412.814 5.106 21
3 Mining 1618.711 2.675 46
4 Basic Industry and Chemicals 770.641 11.276 71
5 Miscellanous Industry 1309.244 -10.662 47
6 Consumer Goods 2443.659 -20.168 52
7 Cons., Property & Real Estate 498.736 6.765 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1196.374 -1.489 74
9 Finance 1290.556 -2.124 90
10 Trade & Service 804.307 -0.238 159
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 189 254 65 34.39
2 MTPS 1,010 1,260 250 24.75
3 SFAN 318 396 78 24.53
4 GLOB 258 318 60 23.26
5 SRAJ 222 270 48 21.62
6 INKP 8,175 9,900 1,725 21.10
7 SIMA 87 104 17 19.54
8 POLL 1,560 1,850 290 18.59
9 CNTX 490 580 90 18.37
10 SDMU 58 68 10 17.24
No Code Prev Close Change %
1 BRAM 12,500 10,000 -2,500 -20.00
2 NICK 274 230 -44 -16.06
3 PNSE 600 525 -75 -12.50
4 BOLA 422 376 -46 -10.90
5 MNCN 1,125 1,015 -110 -9.78
6 SIPD 890 805 -85 -9.55
7 SSTM 400 362 -38 -9.50
8 ZONE 600 550 -50 -8.33
9 TFCO 510 470 -40 -7.84
10 MFMI 525 486 -39 -7.43
No Code Prev Close Change %
1 INKP 8,175 9,900 1,725 21.10
2 CSIS 97 103 6 6.19
3 MNCN 1,125 1,015 -110 -9.78
4 BMTR 400 376 -24 -6.00
5 TKIM 11,075 12,725 1,650 14.90
6 BBRI 4,290 4,310 20 0.47
7 TLKM 4,100 4,040 -60 -1.46
8 BTPS 3,050 2,860 -190 -6.23
9 BBCA 29,700 29,550 -150 -0.51
10 APLN 234 226 -8 -3.42