Portal Berita Ekonomi Jum'at, 22 September 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 11:27 WIB. Korea Utara - Warga Korea Selatan acuh terhadap ancaman nuklir Korea Utara.
  • 11:26 WIB. Suriah - Otoritas Turki akan kerahkan pasukan ke wilayah Suriah.
  • 11:25 WIB. Korea Utara - Korea Utara ancam akan ledakkan bom hidrogen di Samudera Pasifik.
  • 11:24 WIB. Korea Utara - Donald Trump salahkan Clinton terkait krisis nuklir Korea Utara.
  • 11:23 WIB. Rohingya - PM Bangladesh usulkan zona aman bagi pengungsi Rohingya.
  • 11:21 WIB. Badai Maria - 15 tewas dan 20 orang hilang akibat terjangan Badai Maria di Dominika.
  • 11:02 WIB. Liliane Bettencourt - Wanita terkaya di dunia, Liliane Bettencourt, meninggal dunia pada umur 94 tahun.
  • 10:58 WIB. Korea Utara - Otoritas Jepang nyatakan sikap Korea Utara tidak bisa ditolerir.
  • 10:35 WIB. eStore - Acer buka Official eStore, saluran belanja online untuk segala produknya.
  • 10:33 WIB. Gadget - Google akan meluncurkan headset VR terbaru, yakni Daydream View VR.
  • 10:32 WIB. Gim - Situs web distributor gim online, Steam dibanjiri dengan Review Bombing.
  • 10:30 WIB. Apps -  Google dilaporkan berencana untuk memperluas kehadiran layanan Tez di negara Asia lain, termasuk Indonesia dan Filipina.
  • 10:29 WIB. Apps - Aplikasi besutan Google, Tez baru diluncurkan di India.
  • 10:27 WIB. Apps - Google luncurkan sebuah aplikasi sejenis dompet digital yang bernama Tez.
  • 10:24 WIB. Gadget - Baterai iPhone 8 dikabarkan lebih kecil dari iPhone 7.

HNSI Minta Ikut dalam Seleksi Asuransi Nelayan

Foto Berita HNSI Minta Ikut dalam Seleksi Asuransi Nelayan
Warta Ekonomi.co.id, Medan -

Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Sumatera Utara meminta Dinas Kelautan dan Perikanan di provinsi itu agar dapat dilibatkan dalam penyeleksian pemberian asuransi terpadu terhadap nelayan tradisional.

"Sebab, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) yang selama ini dianggap mengetahui mana berprofesi nelayan atau bukan nelayan," kata Sekretaris DPD HNSI Sumut Pendi Pohan di Medan, Minggu (8/1/2017).

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumut, menurut dia, jangan sampai terkecoh dengan orang yang tidak bertanggung jawab dan mengaku-ngaku sebagai nelayan tradisional untuk mendapatkan bantuan asuransi.

"Padahal mereka itu, tidak berhak disebut sebagai nelayan kecil, karena tidak pernah terlihat menangkap ikan di laut," ujar Pendi.

Ia mengatakan, dalam program pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyejahterakan kehidupan nelayan tradisional, ada-ada saja orang yang kesempatan berusaha mencari keuntungan pribadi.

Cara-cara yang licik dan tidak terpuji seperti itu harus dapat dicegah DKP, sehingga tidak merugikan keuangan negara.

"Nelayan palsu atau ilegal tersebut, harus segera dibatalkan karena mereka tidak berwenang memperoleh bantuan asuransi dari pemerintah pusat," ucapnya.

Pendi menjelaskan, mengenai nama-nama nelayan tradisional yang benar berprofesi sebagai nelayan ada datanya pada pengurus DPD HNSI Sumut.

Bahkan, data nelayan Sumut yang masih aktif, ada dalam catatan pengurus HNSI di daerah tersebut, dan tidak bisa dibohongi atau ditipu.

Oleh karena itu, kata dia, HNSI Sumut memiliki kompetensi untuk menentukan nelayan yang akan diberikan asuransi tersebut.

"Keterlibatan HNSI Sumut itu, untuk mencegah nelayan yang tidak jelas atau 'abal-abal' dan juga untuk menyelamatkan uang negara," kata mantan Ketua DPC HNSI Kota Medan itu.

Sementara itu, jumlah nelayan tradisional yang mendapatkan bantuan asuransi dari DKP Sumut tahun 2016, tercatat 10 ribu orang.

Diharapkan pada tahun 2017, 20 ribu lagi nelayan tradisional Sumut dapat bantuan asuransi. Jumlah nelayan tradisional tercatat di DKP Sumut tercatat 250 ribu orang. (Ant)

Tag: Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Nelayan, Asuransi

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,571.10 3,535.18
British Pound GBP 1.00 18,194.37 18,008.34
China Yuan CNY 1.00 2,033.37 2,013.03
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,392.00 13,258.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,613.16 10,504.31
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,715.14 1,697.94
Dolar Singapura SGD 1.00 9,927.35 9,824.38
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,008.80 15,845.96
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,191.61 3,156.67
Yen Jepang JPY 100.00 11,967.83 11,844.90

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Mar
3 href="MockTestReporting/" />MockTestReporting/ - Feb
4 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Jun
5 href="mock_isuite/" />mock_isuite/ - Dec
6 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10