Portal Berita Ekonomi Selasa, 24 Oktober 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 22:15 WIB. Apple - Apple melihat perangkat 'mobile'-nya sebagai sebuah 'platform' untuk kecerdasan buatan.
  • 22:13 WIB. China - Donald Trump desak China agar dapat menekan Korea Utara.
  • 22:12 WIB. Jepang - Jepang ke AS dan Korea Selatan: ancaman nuklir Korea Utara kritis dan sudah dekat.
  • 22:09 WIB. Hollywood - Director Film Hollywood, James Toback, hadapi beberapa laporan terkait tindak pelecehan seksual.
  • 22:05 WIB. Rohingya - PBB buka forum penggalangan dana untuk Rohingya.
  • 22:01 WIB. Nuklir - AS dikabarkan menempatkan pembom nuklir dengan level siaga tinggi.
  • 21:31 WIB. Bank Jateng - Bank Jateng direncanakan akan membuka kantor cabang di wilayah Yogyakarta.
  • 21:31 WIB. Daihatsu - Astra Daihatsu Motor Balikpapan optimistis peluncuran unit baru akan menggairahkan penjualan otomotif.
  • 21:29 WIB. Energi - Nebras Power menggandeng PLN akan membangun pembangkit listrik tenaga gas uap senilai US$1 miliar.
  • 21:27 WIB. MEDC - Mitsubishi Corporation resmi hengkang dari Medco Energi Internasional.
  • 21:26 WIB. GMFI - Garuda Maintenance Facility Aero Asia membukukan pendapatan US$310,5 juta pada kuartal III-2017.
  • 21:25 WIB. NTB - Pemprov Nusa Tenggara Barat mengklaim telah melakukan berbagai perbaikan akuntabilitas kinerja instansi.
  • 21:25 WIB. Zurich - Zurich Topas Life menargetkan tambahan 800 agen sampai dengan akhir tahun ini.
  • 21:24 WIB. ADHI -  Adhi Persada Properti menargetkan pelaksanaan tutup atap menara ketiga Taman Melati Margonda pada November mendatang.
  • 21:22 WIB. KAI - KAI mengeluarkan boarding pass elektronik guna memudahkan masyarakat dalam menggunakan moda kereta api.

Takeda Akuisisi Ariad Senilai US$ 5,2 Miliar

Foto Berita Takeda Akuisisi Ariad Senilai US$ 5,2 Miliar
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Raksasa farmasi Jepang, Takeda sepakat mengakuisisi produsen obat Amerika Serikat, Ariad dengan nilai kesepatakan US$ 5,2 miliar. Ariad adalah perusahaan farmasi khusus pembuat obat-obatan untuk  penyakit leukimia dan kanker.

Mengutip BBC di Jakarta, Selasa (10/1/2017) akuisisi telah disepakati oleh perusahaan tapi masih menunggu lampu hijau dan regulator AS. Nilai penawaran Takeda bernilai 75%, di atas penutupan harga saham Ariad pada Jumat. Kendati demikian,  beberapa analis menilai tawaran dari pesaing lain tidak boleh dianggap remeh.

Belakangan ini, obat kanker begitu menarik perhatian perusahaan-perusahaan farmasi sehingga perusahaan berani membeli dengan harga tinggi untuk produk yang menjajikan.  Fenomena ini telah terbukti ketika perusahaan farmasi Medivation membeli Pfizer senilai US$ 14 miliar pada Agustus lalu. Kesepakatan tersebut muncul empat bulan setelah Pfizer dan Alergan Plc, –perusahan farmasi asal Irlandia– membatalkan kesepakatan merger senilai US$ 160 miliar.

Sebelumnya, Pfizer telah mengakuisisi Anacor Pharmaceuticals Inc, yakni produsen obat eksim dengan kesepakatan senilai US$ 5,2 miliar. Perusahan juga berusaha untuk mengejar ketertinggalan dengan Merck & Co dan Bristol-Myers Squibb Co yang sedang mengembangkan obat imuno-onkologi yang bekerja mempertahankan sistem kekebalan tubuh untuk melawan kanker.
Pendorong pertumbuhan terbesar bagi Pfizer adalah obat kanker payudara terbaru yang disebut Ibrance.

Takeda saat ini sedang mencari obat terbaru untuk membantu penjualan di masa depan. Kesepakatan dengan Ariad akan memberikan Takeda akses untuk obat leukemia seperti Iclusig dan dan obat kanker paru-paru, Brigatinib.

Kesepakatan ini akan memberikan Takeda pasar yang lebih luas di Amerika Serikat, bahkan di Asia.  Tingginya permintaan obat kanker oleh produsen membuat obat ini begitu mahal di pasaran.

Ariad pernah mendapatkan kritikan dari politisi Amerika Serikat, Bernie Sanders karena menaikan  harga obat Iclusing selama empat kali tahun dalam setahun.

Tingginya nilai akuisisi membuat Takeda akan terus dipantau oleh regulator AS, karena ada kekhawatiran perusahaan akan menaikan harga obat untuk menutupi pengeluaran.

Tag: Jepang, farmasi

Penulis: Gregor Samsa

Editor: Sucipto

Foto: Takeda.com

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,627.27 3,590.91
British Pound GBP 1.00 17,951.88 17,767.01
China Yuan CNY 1.00 2,054.68 2,034.14
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,603.00 13,467.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,638.91 10,529.85
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,743.55 1,726.01
Dolar Singapura SGD 1.00 9,987.52 9,885.49
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,012.09 15,850.66
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,215.84 3,181.43
Yen Jepang JPY 100.00 11,957.63 11,837.04

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5950.026 20.477 563
2 Agriculture 1751.129 -2.958 18
3 Mining 1552.962 25.084 45
4 Basic Industry and Chemicals 640.078 5.136 68
5 Miscellanous Industry 1356.573 4.636 43
6 Consumer Goods 2515.806 9.475 45
7 Cons., Property & Real Estate 505.801 1.377 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1160.060 -0.919 58
9 Finance 1032.495 2.054 90
10 Trade & Service 916.336 3.244 131
No Code Prev Close Change %
1 ENRG 76 102 26 34.21
2 ZINC 575 715 140 24.35
3 RIMO 496 615 119 23.99
4 AKKU 51 62 11 21.57
5 BRMS 58 70 12 20.69
6 TRAM 152 183 31 20.39
7 IMAS 900 1,050 150 16.67
8 ALTO 358 410 52 14.53
9 BYAN 8,000 9,000 1,000 12.50
10 BUMI 212 236 24 11.32
No Code Prev Close Change %
1 MTWI 685 515 -170 -24.82
2 HOME 214 170 -44 -20.56
3 HDTX 390 312 -78 -20.00
4 FMII 540 454 -86 -15.93
5 MREI 4,500 3,860 -640 -14.22
6 INTD 420 366 -54 -12.86
7 MDKI 284 250 -34 -11.97
8 CANI 336 296 -40 -11.90
9 VICO 292 262 -30 -10.27
10 BRAM 7,775 7,000 -775 -9.97
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 152 183 31 20.39
2 HOME 214 170 -44 -20.56
3 BUDI 98 96 -2 -2.04
4 BUMI 212 236 24 11.32
5 RIMO 496 615 119 23.99
6 TLKM 4,270 4,250 -20 -0.47
7 WIKA 1,900 1,990 90 4.74
8 PGAS 1,680 1,745 65 3.87
9 PBRX 500 494 -6 -1.20
10 LEAD 103 108 5 4.85