Portal Berita Ekonomi Rabu, 20 September 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 09:09 WIB. CCleaner - Peneliti temukan malware berbahaya di aplikasi CCleaner.
  • 08:43 WIB. JK - Wapres JK sebut Trump tidak berniat selesaikan Rohingya.
  • 09:07 WIB. Rohingya - BNPT menilai kasus Rohingya bisa menjadi magnet bagi teroris.
  • 09:06 WIB. Jepang - Pemain tunggal putri Taiwan, Tai Tzu Ying mengundurkan diri dari turnamen Jepang Terbuka akibat cedera.
  • 09:03 WIB. Medan - Mantan pelatih Persib, Djajang Nurjaman akan menukangi PSMS Medan.
  • 08:46 WIB. Opini WTP - Jaksa akan panggil Mendes terkait suap WTP.
  • 08:46 WIB. Film - Panglima TNI sebut pemutaran film G30S/PKI agar sejarah tidak kelam.
  • 08:45 WIB. Pil Zombie - Polisi gelar razia Apotek di Purwakarta.
  • 08:44 WIB. Agrikultur - LIPI: Masalah petani ialah pada akses pembiayaan.
  • 08:43 WIB. Jakarta - Pemprov DKI akan gencarkan program trotoarku.
  • 07:27 WIB. BBTN - BTN membuka opsi mendirikan anak usaha yang khusus bertugas mempercepat penyelesaian kredit bermasalah.
  • 07:23 WIB. Kemendag - Kemendag berupaya menarik buyer asing untuk membantu mengerek realisasi ekspor nonmigas.
  • 07:15 WIB. Transnusa - Transnusa Air akan menambah lima pesawat baru hingga 2018.
  • 06:56 WIB. BUMD - Puspa Agro pada pertengahan depan berencana memperluas bisnis dengan masuk ke pasar grosir.
  • 05:11 WIB. Liga Jerman (20/9) - Wolsburg 1 - 1 Werder Bremen

BI Maluku Kembali Gelar Sosialisasi Uang NKRI

Foto Berita BI Maluku Kembali Gelar Sosialisasi Uang NKRI
Warta Ekonomi.co.id, Ambon -

Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Maluku kembali melakukan sosialisasi uang rupiah negara kesatuan Republik Indinesia (NKRI) tahun emisi 2016 kepada sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah daerah Provinsi Maluku, Rabu (11/1/2017).

"Kami perlu memperkenalkan bentuk dan warna uang yang baru diluncurkan BI dan sudah diperkenalkan kepada masyarakat sejak 19 Desember 2016," kata Kepala BI Perwakilan Provinsi Maluku, Wuryanto di Ambon, Rabu.

Kegiatan sosialisasi kali ini merupakan yang kedua kalinya yakni pertama dilakukan kepada sejumlah media di Kota Ambon pada hari Jumat (6/1).

Ia mengatakan, sosialisasi uang emisi yang baru ini sangat penting, sebab menjelaskan tentang upaya pengamanan ciri-ciri keaslian uang rupiah seperti teknologi rectoverso, apabila diterawang akan terbentuk gambar saling berupa logo BI.

Selain itu penguatan unsur pengamanan rectoverso, dimana penyempurnaan desain rectoverso logo BI dengan pola yang lebih sulit dipalsukan, dan juga penyeragaman posisi untuk setiap pecahan.

Wuryanto mengatakan, total 11 desain bentuk baru uang NKRI 2016 yakni terdiri dari uang pecahan Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, dan Rp2.000, sedangkan uang logam terdiri dari nominal Rp100, Rp200, dan Rp1.000.

"Jadi uang baru yang diluncurkan ini terdiri dari 11 pecahan yaitu tujuh uang kertas dan empat uang logam," ujarnya.

Uang baru ini juga menampilkan gambar pahlawan Nasional, lanjutnya, selain itu ada juga gambar pemandangan, tarian nusantara sebagai wujud kecintaan dan karakteristik Indonesia.

Terkait dengan pengamanan, Wuryanto mengatakan, uang emisi baru ini menjadi salah satu mata uang yang memiliki tingkat keamanan tertinggi di dunia sehingga akan sulit untuk dipalsukan.

Dia menambahkan, Gubernur BI Agus D.W Martowardojo dalam siaran persnya juga menegaskan kembali bahwa uang rupiah tidak memuat simbol terlarang palu dan arit.

Hal tersebut disampaikan menanggapi informasi dan penafsiran yang berkembang di media yang menyatakan bahwa uang rupiah memuat simbol terlarang palu dan arit.

"Gambar yang dipersepsikan oleh sebagian pihak sebagai simbol palu dan arit merupakan logo BI yang dipotong secara diagonal sehingga membentuk ornamen yang tidak beraturan," ujarnya.

Gambar tersebut merupakan gambar saling isi (rectoverso) yang merupakan bagian dari unsur pengaman uang rupiah. Unsur pengaman dalam uang rupiah bertujuan agar masyarakat mudah mengenali ciri-ciri keaslian uang , sekaligus menghindari pemalsuan. (ANT)

Tag: Bank Indonesia (BI), Rupiah, Agus Dermawan Wintarto Martowardojo

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,552.97 3,517.59
British Pound GBP 1.00 18,004.72 17,821.07
China Yuan CNY 1.00 2,033.27 2,013.12
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,324.00 13,192.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,611.23 10,503.47
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,707.92 1,690.94
Dolar Singapura SGD 1.00 9,890.88 9,788.53
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,942.17 15,778.95
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,181.47 3,146.95
Yen Jepang JPY 100.00 11,941.21 11,821.85

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5901.326 16.715 559
2 Agriculture 1783.327 -0.607 18
3 Mining 1475.072 19.006 44
4 Basic Industry and Chemicals 607.623 -2.002 67
5 Miscellanous Industry 1335.079 9.143 41
6 Consumer Goods 2548.786 -5.073 45
7 Cons., Property & Real Estate 507.574 5.183 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1227.754 -0.972 60
9 Finance 990.156 3.005 89
10 Trade & Service 920.632 9.128 130
No Code Prev Close Change %
1 DGIK 67 79 12 17.91
2 MEDC 740 845 105 14.19
3 SONA 1,850 2,100 250 13.51
4 BSWD 1,540 1,745 205 13.31
5 INCF 190 214 24 12.63
6 BUMI 202 224 22 10.89
7 MCOR 204 226 22 10.78
8 APII 234 258 24 10.26
9 BMTR 496 545 49 9.88
10 LPLI 175 192 17 9.71
No Code Prev Close Change %
1 HDTX 420 318 -102 -24.29
2 AHAP 195 160 -35 -17.95
3 VINS 167 146 -21 -12.57
4 BBMD 1,400 1,225 -175 -12.50
5 RMBA 428 380 -48 -11.21
6 MICE 400 368 -32 -8.00
7 ALKA 450 418 -32 -7.11
8 ASMI 980 915 -65 -6.63
9 PKPK 86 81 -5 -5.81
10 IGAR 418 394 -24 -5.74
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 342 356 14 4.09
2 WAPO 126 123 -3 -2.38
3 PGAS 1,715 1,620 -95 -5.54
4 SSMS 1,450 1,490 40 2.76
5 LEAD 102 112 10 9.80
6 ASRI 364 402 38 10.44
7 PBRX 462 464 2 0.43
8 TRAM 160 168 8 5.00
9 VRNA 102 100 -2 -1.96
10 WSKT 1,815 1,905 90 4.96