Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 Oktober 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 08:58 WIB. Somalia¬†- Somalia deklarasikan perang dengan Al-Shabaab.
  • 08:57 WIB. Filipina - Kapal perang Rusia tiba di Filipina.
  • 08:54 WIB. Malaysia - Dua WNI tewas setelah longsor terjang wilayah di Tanjung Bungah, Penang, Malaysia.
  • 08:53 WIB. Korea Selatan - Dua pesawat supersonik B-1B AS terbang rendah di langit Korea Selatan.
  • 08:51 WIB. Trump - Donald Trump hendak beberkan dokumen rahasia pembunuhan Joh F. Kennedy.
  • 08:50 WIB. Catalonia - Ambil alih Bacelona, Spanyol dicap lakukan 'kudeta' terhadap Catalonia.
  • 08:49 WIB. Korea Utara - Kapal induk AS mampir ke Korea Selatan pasca 'unjuk gigi' kekuatan pada Korea Utara.
  • 08:48 WIB. Nuklir - Vladimir Putin yakin tekonologi masa depan akan lebih ngeri dari bom nuklir.
  • 08:47 WIB. Duterte - Rodrigo Duterte: kalau polisi tidak berani, saya yang akan tembak penjahat.
  • 08:46 WIB. Catalonia - Otoritas Madrid siap ambil Barcelona, pemimpin Catalonia siap melawan.
  • 04:44 WIB. Liga Belanda (22/10) - FC Twente 3 - 0 Roda JC Kerkrade
  • 04:42 WIB. Liga Prancis (22/10) - Monaco 2 - 0 Caen
  • 04:40 WIB. Liga Jerman (22/10) - Hamburg SV 0 - 1 Bayern Muenchen
  • 04:40 WIB. Liga Jerman (22/10) - Eintrach Frankfurt 2 - 2 Dortmund
  • 04:38 WIB. Liga Spanyol (22/10) - Barcelona 2 - 0 Malaga

Pemerintah Lelang SBSN Serap Rp6,57 Triliun

Foto Berita Pemerintah Lelang SBSN Serap Rp6,57 Triliun
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pemerintah menyerap dana sebesar Rp6,57 triliun dari lelang lima seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada Selasa (10/1), dengan total penawaran yang masuk sebesar hampir Rp24 triliun.

Keterangan pers tertulis Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko yang diterima di Jakarta, Rabu (11/2/1017), menyebutkan jumlah diserap Rp6,57 triliun itu berasal dari seri SPNS11072017, PBS013, PBS014, PBS011 dan PBS012.

Jumlah dimenangkan untuk seri SPNS11072017 mencapai Rp2 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,85625 persen dan imbalan secara diskonto. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 11 Juli 2017 sebesar Rp17,89 triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk 5,84375 persen dan tertinggi 7,0 persen.

Jumlah dimenangkan untuk seri PBS013 sebesar Rp2,19 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,15391 persen dan tingkat imbalan 6,25 persen.Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Mei 2019 ini mencapai Rp3,49 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,09375 persen dan tertinggi 7,625 persen.

Selain itu, jumlah dimenangkan untuk seri PBS014 sebesar Rp0,73 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,62604 persen dan tingkat imbalan 6,5 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Mei 2021 ini mencapai Rp0,76 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,5625 persen dan tertinggi 7,6875 persen.

Untuk seri PBS011, jumlah dimenangkan mencapai Rp0,79 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,96955 persen dan tingkat imbalan 8,75 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Agustus 2023 ini mencapai Rp0,97 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,8125 persen dan tertinggi 8,15625 persen.

Sedangkan, jumlah dimenangkan untuk seri PBS012 sebesar Rp0,86 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,36301 persen dan tingkat imbalan 8,875 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 November 2031 ini mencapai Rp0,89 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 8,25 persen dan tertinggi 8,5 persen.

Jumlah dimenangkan sebesar Rp6,57 triliun ini melebihi target indikatif yang ditetapkan sebelumnya yaitu Rp6 triliun. Penjualan Sukuk itu ditujukan untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2017. (Ant)

Tag: sukuk negara ritel, Sukuk

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,622.47 3,586.11
British Pound GBP 1.00 17,819.44 17,635.67
China Yuan CNY 1.00 2,055.47 2,034.89
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,585.00 13,449.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,652.00 10,542.67
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,741.38 1,723.90
Dolar Singapura SGD 1.00 9,998.53 9,896.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,058.83 15,892.68
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,215.77 3,181.31
Yen Jepang JPY 100.00 12,005.13 11,881.79

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5929.549 19.019 564
2 Agriculture 1754.087 -2.560 18
3 Mining 1527.878 5.182 45
4 Basic Industry and Chemicals 634.942 2.086 68
5 Miscellanous Industry 1351.937 10.222 43
6 Consumer Goods 2506.331 7.379 45
7 Cons., Property & Real Estate 504.424 4.833 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1160.979 7.471 59
9 Finance 1030.441 4.914 90
10 Trade & Service 913.092 -9.075 131
No Code Prev Close Change %
1 ZINC 462 575 113 24.46
2 AKSI 442 545 103 23.30
3 BACA 193 220 27 13.99
4 TRAM 135 152 17 12.59
5 WTON 575 635 60 10.43
6 NIPS 428 470 42 9.81
7 GPRA 143 157 14 9.79
8 BPFI 450 490 40 8.89
9 DSFI 119 129 10 8.40
10 BRAM 7,200 7,775 575 7.99
No Code Prev Close Change %
1 TRUS 195 127 -68 -34.87
2 HOME 272 214 -58 -21.32
3 TIFA 244 197 -47 -19.26
4 HDTX 478 390 -88 -18.41
5 BIRD 4,700 4,260 -440 -9.36
6 APII 254 234 -20 -7.87
7 MPPA 635 585 -50 -7.87
8 ADMG 224 208 -16 -7.14
9 BUVA 560 525 -35 -6.25
10 JGLE 133 125 -8 -6.02
No Code Prev Close Change %
1 HOME 272 214 -58 -21.32
2 TRAM 135 152 17 12.59
3 BUMI 204 212 8 3.92
4 TIFA 244 197 -47 -19.26
5 TLKM 4,210 4,270 60 1.43
6 PBRX 500 500 0 0.00
7 WIKA 1,810 1,900 90 4.97
8 BBCA 20,325 20,350 25 0.12
9 PGAS 1,660 1,680 20 1.20
10 SRIL 390 388 -2 -0.51