Portal Berita Ekonomi Sabtu, 21 Oktober 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 20:50 WIB. Mesir - Sedikitnya 52 polisi Mesir tewas dalam bentrokan dengan pegaris keras di gurun barat.
  • 18:16 WIB. Nasional - Puan: Kaluarga cegah radikalisme.
  • 18:13 WIB. Densus Tipikor - DPR: Densus Tipikor untuk kembalikan kepercayaan publik terhadap Polisi.
  • 18:13 WIB. Susi - Menteri Susi ingin punya stasiun TV sendiri.
  • 18:12 WIB. Politik - SBY: Nilai kinerja Jokowi jangan berlebihan.
  • 18:11 WIB. Pilpres - Budi Arie Setiadi: Hanya Prabowo yang bisa lawan Jokowi di Pilpres 2019.
  • 18:10 WIB. Pilpres - Nama Ahok, Gatot, Jokowi dan Tito masuk simulasi Pilpres.
  • 18:09 WIB. Jakarta - PDIP: Tak perlu ada paripurna untuk Anies.

Dinas Pertanian Cianjur Targetkan Produksi Beras 883.281 Ton Tiap Tahun

Foto Berita Dinas Pertanian Cianjur Targetkan Produksi Beras 883.281 Ton Tiap Tahun
Warta Ekonomi.co.id, Cianjur -

Dinas Pertanian Perkebunan Pangan dan Hortikultura Cianjur, Jabar, menargetkan produksi beras tahun ini sebanyak 883.281 ton, melalui penambahan lahan pertanian dan pencegahan alih fungsi lahan menjadi modal utama untuk mencapai target tersebut.

Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Pangan dan Horikultura Cianjur, Mamad Nano, di Cianjur Kamis Bertambah 52.000 (12/1/2017) mengatakan, target tersebut dapat tercapai dengan memaksimalkan luas lahan tanam sebanyak 156.652 hektare dengan perkiraan panen sebanyak 150.784 hektare dan produktivitas rata-rata 5,86 ton/hektare.

"Tahun lalu produktivitas bisa mencapai 903.621 ton beras dari 136.763 hektar lahan tanam padi sawah dan 15.092 hektar lahan padi ladang. Sehingga tahun ini, kita targetkan bisa mencapai 100.88 persen dan tahun depan dapat lebih tinggi," katanya.

Dia menjelaskan, untuk mencapai target tersebut, pihaknya akan membuat 51,1 hektare sawah baru yang tersebar di sejumlah wilayah produktif di Cianjur, ditambah penyuluhan untuk petani dan pemilik sawah akan lebih ditingkatkan.

"Beberapa lahan aset pemkab akan diberikan ke penggarap dengan sistem bagi hasil, sedangkan lahan milik pribadi akan dikembalikan pada pemiliknya untuk dikelola, pemkab hanya membantu mengubah lahan kebun menjadi sawah," katanya.

Bahkan tambah dia, pihaknya akan melakukan perlindungan lahan pertanian dari alih fungsi lahan, setelah Peraturan Daerah tentang Lahan Pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) optimal, pengendaliannya akan maksimalkan.

"Kami akan tegas menolak alih fungsi lahan produktif di berbagai wilayah di Cianjur, untuk mendukung program peningkatan produksi. Tahun ini LP2B baru berjalan 40 persen dan akan terus dioptimalkan," katanya.

Termasuk tahun ini, ungkap dia, penggantian lahan yang menjadi sanksi alih fungsi lahan akan dioptimalkan, tidak hanya berupa peningkatan produksi namun penambahan lahan baru. Pasalnya selama ini hanya peningkatan produksi yang digiatkan tanpa menambah sawah baru, sehingga hasilnya tidak maksimal.

"Cianjur akan membuktikan pada Pemerintah RI kalau selama ini ikut berperan besar dalam mendukung program swasembada pangan. Pemerintah pusat punya program Indonesia jadi lumbung pangan dunia di 2025. Itu merupakan program yang lebih dulu diusulkan Cianjur, kita akan membuktikan Cianjur mampu dengan meningkatkan produksi pangan," katanya.

Tag: Beras, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog)

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,622.47 3,586.11
British Pound GBP 1.00 17,819.44 17,635.67
China Yuan CNY 1.00 2,055.47 2,034.89
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,585.00 13,449.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,652.00 10,542.67
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,741.38 1,723.90
Dolar Singapura SGD 1.00 9,998.53 9,896.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,058.83 15,892.68
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,215.77 3,181.31
Yen Jepang JPY 100.00 12,005.13 11,881.79

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5929.549 19.019 564
2 Agriculture 1754.087 -2.560 18
3 Mining 1527.878 5.182 45
4 Basic Industry and Chemicals 634.942 2.086 68
5 Miscellanous Industry 1351.937 10.222 43
6 Consumer Goods 2506.331 7.379 45
7 Cons., Property & Real Estate 504.424 4.833 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1160.979 7.471 59
9 Finance 1030.441 4.914 90
10 Trade & Service 913.092 -9.075 131
No Code Prev Close Change %
1 ZINC 462 575 113 24.46
2 AKSI 442 545 103 23.30
3 BACA 193 220 27 13.99
4 TRAM 135 152 17 12.59
5 WTON 575 635 60 10.43
6 NIPS 428 470 42 9.81
7 GPRA 143 157 14 9.79
8 BPFI 450 490 40 8.89
9 DSFI 119 129 10 8.40
10 BRAM 7,200 7,775 575 7.99
No Code Prev Close Change %
1 TRUS 195 127 -68 -34.87
2 HOME 272 214 -58 -21.32
3 TIFA 244 197 -47 -19.26
4 HDTX 478 390 -88 -18.41
5 BIRD 4,700 4,260 -440 -9.36
6 APII 254 234 -20 -7.87
7 MPPA 635 585 -50 -7.87
8 ADMG 224 208 -16 -7.14
9 BUVA 560 525 -35 -6.25
10 JGLE 133 125 -8 -6.02
No Code Prev Close Change %
1 HOME 272 214 -58 -21.32
2 TRAM 135 152 17 12.59
3 BUMI 204 212 8 3.92
4 TIFA 244 197 -47 -19.26
5 TLKM 4,210 4,270 60 1.43
6 PBRX 500 500 0 0.00
7 WIKA 1,810 1,900 90 4.97
8 BBCA 20,325 20,350 25 0.12
9 PGAS 1,660 1,680 20 1.20
10 SRIL 390 388 -2 -0.51