Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 Oktober 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 16:18 WIB. Wuling - Wuling bermitra dengan Arista Jaya Lestari telah resmi membuka dua diler baru di Medan, Sumatra Utara.
  • 16:14 WIB. HPM - Honda Prospect Motor melakukan serah terima Honda Civic Type R kepada 10 konsumen pertama di Indonesia.
  • 16:11 WIB. Kemenperin - Menperin Airlangga meresmikan dua fasilitas dok kapal milik Samudra Marine Indonesia di Serang, Banten.
  • 16:10 WIB. Industri Rekaman - Asosiasi Industri Rekaman meyakini segmen pasar streaming bakal mencatatkan pertumbuhan signifikan.
  • 16:08 WIB. Jepang - Pemerintah mendalami usulan Gubernur Prefektur Aichi, Jepang, untuk membuka penerbangan langsung Jakarta-Nagoya.
  • 16:07 WIB. BPJS - BPJS Ketenagakerjaan memberikan sosialisasi kepada driver online se-Pontianak agar terdaftar sebagai peserta.
  • 15:35 WIB. Taksi Online - Menhub Budi Karya menegaskan pemasangan stiker terhadap angkutan sewa khusus tidak hanya di Indonesia.
  • 14:51 WIB. Densus Tipikor - Fraksi Gerindra tolak pembentukan Densus Tipikor karena berpotensi lemahkan KPK.
  • 14:49 WIB. MotoGP - Michelin akan menjadi pemasok ban untuk MotoGP hingga 2023.
  • 14:47 WIB. Korea Selatan - LG dan Qualcomm kembangkan teknologi mobil tanpa supir.
  • 14:45 WIB. Perppu Ormas - Ketua Komisi II DPR, Zainudin Amali berharap Perppu Ormas diterima tanpa voting.
  • 14:41 WIB. Australia - Marc Marquez menjadi juara di MotoGP Australia
  • 08:58 WIB. Somalia - Somalia deklarasikan perang dengan Al-Shabaab.
  • 08:57 WIB. Filipina - Kapal perang Rusia tiba di Filipina.

BKPM: Penggunaan TKA Hanya di Awal Proses Konstruksi

Foto Berita BKPM: Penggunaan TKA Hanya di Awal Proses Konstruksi
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKMP) Thomas Lembong menegaskan penggunaan tenaga kerja asing (TKA) dalam suatu proyek investasi dilakukan dalam suatu periode tertentu terutama di awal proses konstruksi investasi.

"Penggunaan TKA tersebut cukup penting untuk menjamin kelangsungan proyek investasi yang akan dilakukan oleh investor," kata Thomas di Jakarta, Kamis (12/1/2017).

Thomas menambahkan bahwa secara kalkulasi bisnis dari sisi operational cost mendatangkan TKA jauh lebih mahal daripada menggunakan tenaga kerja lokal.

"TKA itu hanya sementara karena tingginya biaya dan beratnya upaya untuk menghadirkan TKA. Pemilik proyek atau investor itu pasti sesegera mungkin memulangkan TKA-nya ke negara asal, lebih cepat lebih baik. Jadi, kelihatan sekali di data-data yang ada di BKPM," tambahnya.

Menurutnya, penggunaan tenaga kerja asing di suatu proyek investasi itu biasanya dilakukan pada tahun pertama atau tahun kedua.

"Di tahun ketiga sudah mulai berangsur-angsur berkurang, di tahun keempat lebih banyak lagi yang dipulangkan, dan mereka mulai pelan-pelan mengalihkan kendalinya ke tenaga kerja Indonesia," paparnya.

Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menyatakan jumlah TKA di Indonesia masih bisa dikontrol. Tercatat, baru ada 850 pekerja asing yang masuk kategori ilegal.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri mengatakan bahwa secara keseluruhan TKA yang berada di Indonesia mencapai 74.000 orang. Dari jumlah itu, 21.271 orang berasal dari China. Adapun untuk TKA ilegal, sebanyak 600 orang sudah ditangani Kemenaker dan 250 orang ditangani Imigrasi.

"Dari jumlah ini, berarti kasus tenaga kerja asing yang bermasalah ini masih terkontrol," kata Hanif.

Ia membandingkan tenaga kerja Indonesia yang bekerja di negara lain. Misalnya di Malaysia yang terdapat sekitar dua juta orang.

Tag: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Trikasih Lembong, Tenaga Kerja Asing Ilegal

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,622.47 3,586.11
British Pound GBP 1.00 17,819.44 17,635.67
China Yuan CNY 1.00 2,055.47 2,034.89
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,585.00 13,449.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,652.00 10,542.67
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,741.38 1,723.90
Dolar Singapura SGD 1.00 9,998.53 9,896.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,058.83 15,892.68
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,215.77 3,181.31
Yen Jepang JPY 100.00 12,005.13 11,881.79

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5929.549 19.019 564
2 Agriculture 1754.087 -2.560 18
3 Mining 1527.878 5.182 45
4 Basic Industry and Chemicals 634.942 2.086 68
5 Miscellanous Industry 1351.937 10.222 43
6 Consumer Goods 2506.331 7.379 45
7 Cons., Property & Real Estate 504.424 4.833 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1160.979 7.471 59
9 Finance 1030.441 4.914 90
10 Trade & Service 913.092 -9.075 131
No Code Prev Close Change %
1 ZINC 462 575 113 24.46
2 AKSI 442 545 103 23.30
3 BACA 193 220 27 13.99
4 TRAM 135 152 17 12.59
5 WTON 575 635 60 10.43
6 NIPS 428 470 42 9.81
7 GPRA 143 157 14 9.79
8 BPFI 450 490 40 8.89
9 DSFI 119 129 10 8.40
10 BRAM 7,200 7,775 575 7.99
No Code Prev Close Change %
1 TRUS 195 127 -68 -34.87
2 HOME 272 214 -58 -21.32
3 TIFA 244 197 -47 -19.26
4 HDTX 478 390 -88 -18.41
5 BIRD 4,700 4,260 -440 -9.36
6 APII 254 234 -20 -7.87
7 MPPA 635 585 -50 -7.87
8 ADMG 224 208 -16 -7.14
9 BUVA 560 525 -35 -6.25
10 JGLE 133 125 -8 -6.02
No Code Prev Close Change %
1 HOME 272 214 -58 -21.32
2 TRAM 135 152 17 12.59
3 BUMI 204 212 8 3.92
4 TIFA 244 197 -47 -19.26
5 TLKM 4,210 4,270 60 1.43
6 PBRX 500 500 0 0.00
7 WIKA 1,810 1,900 90 4.97
8 BBCA 20,325 20,350 25 0.12
9 PGAS 1,660 1,680 20 1.20
10 SRIL 390 388 -2 -0.51