Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 Oktober 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 20:47 WIB. Bali - Bali mengekspor berbagai jenis cenderamata berbahan baku kulit sebesar US$818.566 selama bulan Agustus 2017.
  • 20:47 WIB. DPD - DPD meminta manajemen Kawasan Industri Medan menghentikan pungutan liar terhadap angkutan.
  • 20:45 WIB. KKP - KKP menyatakan berbagai regulasi yang dikeluarkan tidak berdampak buruk terhadap ekspor ikan kerapu.
  • 20:42 WIB. BTN - BTN Kendari menyatakan optimis mencapai target pembangunan 1.945 unit rumah bersubsidi pada 2017.
  • 20:41 WIB. Gezhoiba - Gezhoiba Group berminat berinvestasi di Kalimantan Utara pada sektor kelistrikan.
  • 20:39 WIB. Adira Finance - Adira Finance mengelola piutang dari 3,7 juta konsumen sebesar Rp45,6 triliun di akhir 2017.
  • 20:38 WIB. Indosat Ooredoo - Indosat Ooredoo menyasar pendukung Bali United dengan melakukan acara meet and greet.
  • 20:37 WIB. BFI Finance - BFI Finance mulai menyasar nasabah generasi millennial memasuki era digital.
  • 20:33 WIB. APHI - Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia berharap solusi terbaik menyusul SK Menteri LHK yang membatalkan RKU RAPP.
  • 20:33 WIB. AS - Pemerintah AS meminta maaf atas larangan masuk untuk Panglima TNI Jenderal Gatoto Nurmantyo.
  • 20:32 WIB. WOMF - Wahana Ottomitra Multiartha mencatatkan pertumbuhan laba bersih 78% pada akhir kuartal III-2017.
  • 20:25 WIB. Liga Spanyol (22/10) - Villareal 4 - 0 Las Palmas
  • 18:22 WIB. Liga 1 (22/10) - Persela 1 - 0 Persib
  • 18:20 WIB. Liga 1 (22/10) - Perseru 2 - 1 Persipura
  • 18:20 WIB. Riau - Gubernur Arsyad Juliandirachman meminta 6.000 lulusan ponpes di Riau untuk mengembangkan ekonomi syariah.

Ini Penyebab Gaji Habis di Tengah Bulan

Foto Berita Ini Penyebab Gaji Habis di Tengah Bulan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Baru beberapa hari lalu gajian, kok sepertinya kantong sudah kembang kempis dan kalau cek saldo ke ATM rasanya ingin nangis ya. Lalu, ada becandaan lagi gaji lima koma, maksudnya baru gajian tanggal satu, tapi tanggal lima sudah koma atau yang lebih miris lagi gajian tanggal satu, tapi lima jam kemudian sudah koma.

Kalimat di atas sudah sering dijadikan meme di berbagai media sosial dan rasa-rasanya ada benarnya juga dengan kalimat bercandaan tersebut.

Apakah Anda salah satunya? Well, terlepas Anda termasuk atau tidak dari becandaan tersebut, namun kenyataannya hal tersebut memang benar terjadi di sekitar kita. Karena sudah sangat umum terjadi, hal ini dianggap wajar oleh kebanyakan orang. Lalu apakah Anda ingin terus-menerus dalam kondisi demikian? Berikut beberapa hal yang mungkin menjadi penyebab kantong Anda sering kembang kempis di pertengahan bulan.

1. Belanja Berlebihan

Euforia ketika menerima gaji dan saking semangatnya Anda langsung memutuskan belanja di mall. Sampai di mall, tulisan diskon bertebaran di mana-mana dan setiap ada tulisan tersebut, anda pasti mampir ke toko tersebut.

Well, kalau kelakuan Anda masih seperti terus, selamat menikmati kedukaan dalam beberapa minggu lagi. Belanja bulanan memang menjadi kebiasaan rutin setiap bulan, namun apakah belanja yang berlebihan akan menjadi kebiasaan Anda?

Buatlah catatan pengeluaran setelah gajian. Lagi-lagi ini terdengar sederhana, namun akan memberi dampak besar terhadap pengeluaran Anda. Sangat disarankan Anda memiliki daftar belanja prioritas sehingga semua pengeluaran terencana dengan baik. Dengan demikian, kamu tetap dapat belanja sesuai alokasi yang sudah ditetapkan terlebih dahulu.

2. Coffee Shop

Coffee shop seakan sudah menjadi bagian dari rutinitas. Baik di siang hari saat jam makan siang atau sambil menunggu jalanan macet saat pulang, Anda mampir dulu ke coffee shop. Coba cek diri Anda, seberapa sering pergi coffee shop dalam satu bulan?

Bila memang masih batas yang wajar, okelah, tapi kalau sampai setiap hari, apa iya kantong Anda tidak jebol? Anda bisa mulai dengan membatasi pengeluaran setiap ke coffe shop atau mulai mengalokasikan budget khusus untuk ke coffee shop.

Selain itu, Anda juga diharapkan untuk dapat mengontrol diri sendiri karena yang namanya ke coffee shop pasti tidak sendiri. Besar kemungkinan Anda sering ke coffee shop karena diajak teman-teman. Tanpa bermaksud membatasi pergaulan, Anda yang menentukan sendiri bagaimana mengontrol ajakan teman.

3. Makan di Mana Ya?

Selain selfie dan wefie, makanan juga pasti dijadikan objek untuk foto lalu di-posting di media sosial. Pada akhirnya foto-foto tersebut begitu menggoda dan akhirnya anda memutuskan untuk mencari tempat makan tersebut.

Momen ini biasa terjadi ketika awal bulan atau ketika baru menerima gaji. Tempat makan di mana-mana begitu penuh. Anda tidak lagi peduli dengan harga yang tercantum di daftar menu, yang penting foto dan eksis terlebih dahulu.

Apalagi yang masih pacaran, biasanya diajak makan malam yang romantis di restoran Eropa pula. Bukan berarti Anda dilarang melakukan ini, selama masih on budget dan sudah masuk perhitungan dalam bulan tersebut, itu oke saja. Yang penting Anda tahu batasannya. Mungkin bila beruntung Anda bisa mendapatkan promo yang menarik untuk makan di restoran tersebut.

Yang perlu digarisbawahi adalah makan adalah sebuah Kebutuhan pokok, tapi makan di mana, makan sama siapa, apalagi makan-makan itu adalah keinginan.

Tag: Stanley Christian, AZ Consulting

Penulis: Stanley Christian, Senior Advisor AZ Consulting

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: AZ Consulting

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,622.47 3,586.11
British Pound GBP 1.00 17,819.44 17,635.67
China Yuan CNY 1.00 2,055.47 2,034.89
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,585.00 13,449.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,652.00 10,542.67
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,741.38 1,723.90
Dolar Singapura SGD 1.00 9,998.53 9,896.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,058.83 15,892.68
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,215.77 3,181.31
Yen Jepang JPY 100.00 12,005.13 11,881.79

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5929.549 19.019 564
2 Agriculture 1754.087 -2.560 18
3 Mining 1527.878 5.182 45
4 Basic Industry and Chemicals 634.942 2.086 68
5 Miscellanous Industry 1351.937 10.222 43
6 Consumer Goods 2506.331 7.379 45
7 Cons., Property & Real Estate 504.424 4.833 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1160.979 7.471 59
9 Finance 1030.441 4.914 90
10 Trade & Service 913.092 -9.075 131
No Code Prev Close Change %
1 ZINC 462 575 113 24.46
2 AKSI 442 545 103 23.30
3 BACA 193 220 27 13.99
4 TRAM 135 152 17 12.59
5 WTON 575 635 60 10.43
6 NIPS 428 470 42 9.81
7 GPRA 143 157 14 9.79
8 BPFI 450 490 40 8.89
9 DSFI 119 129 10 8.40
10 BRAM 7,200 7,775 575 7.99
No Code Prev Close Change %
1 TRUS 195 127 -68 -34.87
2 HOME 272 214 -58 -21.32
3 TIFA 244 197 -47 -19.26
4 HDTX 478 390 -88 -18.41
5 BIRD 4,700 4,260 -440 -9.36
6 APII 254 234 -20 -7.87
7 MPPA 635 585 -50 -7.87
8 ADMG 224 208 -16 -7.14
9 BUVA 560 525 -35 -6.25
10 JGLE 133 125 -8 -6.02
No Code Prev Close Change %
1 HOME 272 214 -58 -21.32
2 TRAM 135 152 17 12.59
3 BUMI 204 212 8 3.92
4 TIFA 244 197 -47 -19.26
5 TLKM 4,210 4,270 60 1.43
6 PBRX 500 500 0 0.00
7 WIKA 1,810 1,900 90 4.97
8 BBCA 20,325 20,350 25 0.12
9 PGAS 1,660 1,680 20 1.20
10 SRIL 390 388 -2 -0.51