Portal Berita Ekonomi Minggu, 19 November 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:02 WIB. Liga Italia - AS Roma 2 - 1 Lazio
  • 06:02 WIB. Liga Italia - Napoli 2 - 1 AC Milan
  • 06:01 WIB. Liga Inggris - MU 4 - 1 Newcastle United
  • 01:53 WIB. Liga Jerman - Wolfsburg 3 - 1 Freiburg
  • 01:50 WIB. Ligue 1 - PSG 4 - 1 Nantes
  • 01:49 WIB. Liga Jerman - Bayern Muenchen 3 - 1 Augsburg
  • 01:35 WIB. ATP Finals - Roger Federer tersingkir di semifinal ATP Finals usai kalah dari David Goffin 2-6, 6-3, 6-4.
  • 23:59 WIB. Liga Inggris - WBA 0 - 4 Chelsea
  • 23:58 WIB. Liga Inggris - Liverpool 3 - 0 Southampton
  • 23:56 WIB. Liga Inggris - Leicester City 0 - 2 Manchester City
  • 23:23 WIB. Jerman - Otoritas Arab Saudi panggil Duta Besarnya yang berada di Jerman.
  • 23:21 WIB. Sri Mulyani - Sri Mulyani: pertumbuhan ekonomi harus tekan kemiskinan.
  • 23:21 WIB. Tesla - Tesla kenalkan truk bertenaga listrik pertamanya di Los Angeles, AS.
  • 23:20 WIB. Turki - Ekspor serial televisi Turki tertinggi kedua setelah AS.
  • 23:15 WIB. Amerika Serikat - Otoritas AS kembangkan sistem pertahanan berbasis luar angkasa.

Nah Lho, Wapres Filipina Kecam Kebijakan Perang Narkoba Duterte

Foto Berita Nah Lho, Wapres Filipina Kecam Kebijakan Perang Narkoba Duterte
Warta Ekonomi.co.id, Manila -

Wakil Presiden Filipina Leni Robredo dalam sebuah video yang dikirim kepada PBB, mengecam kebijakan perang terhadap narkoba dari Presiden Rogdrigo Duterte yang membuat ribuan nyawa melayang.

Robredo mengatakan bahwa narkotika dan obat-obatan terlarang adalah persoalan kesehatan publik yang tidak bisa diselesaikan "hanya melalui peluru." Lebih dari 8.000 orang telah tewas sejak Duterte melancarkan perang melawan narkoba saat resmi menjadi presiden pada 30 Juni tahun lalu. Selain itu, sekitar 2.500 tewas di tangan para polisi yang mengaku terpaksa mengeluarkan tembakan untuk membela diri.

Sejumlah organisasi pembela hak asasi manusia mengatakan bahwa ribuan kematian itu merupakan pembunuhan ekstra judisial yang diperintahkan oleh polisi. Pihak kepolisian sendiri membantah tudingan tersebut.

Dalam sebuah video yang akan diperlihatkan pada Kamis dalam pertemuan tahunan Komisi PBB untuk Narkoba di Jenewa, Robredo menentang kebijakan Duterte. Warga Filipina saat ini "tidak punya harapan maupun pertolongan," kata dia.

"Jumlah kematian akibat pembunuhan terkait narkoba terus naik," kata Robredo dalam video yang juga diunggah di media sosial YouTube tersebut.

"Kita sekarang harus menyaksikan statistik yang sungguh memprihatinkan. Sejak Juni tahun lalu, lebih dari 7.000 orang tewas tanpa persidangan yang adil. Rakyat kami sangat membutuhkan lingkungan yang aman," kata Robredo.

Pemerintah hingga kini tidak berkomentar mengenai pernyataan Robredo tersebut.

Robredo adalah salah satu dari sedikit tokoh politik elit yang secara terbuka menentang kebijakan Duterte.

Sebagian besar para pengkritik Duterte harus menghadapi pembunuhan karakter dan didiskreditkan oleh sang presiden sendiri dan orang-orang terdekatnya.

Duterte juga mengaku tidak ragu untuk mempermalukan pemimpin negara asing yang berpendapat berbeda.

Hubungan Robredo dengan Duterte memang sudah sejak lama memanas. Sang wakil presiden tidak pernah diundang dalam rapat kabinet, dan keduanya jarang bertemu.

Robredo berasal dari partai yang berbeda dan bukan merupakan tokoh pilihan Duterte. Keduanya terpilih dalam pemungutan suara yang berbeda--kontras dengan Indonesia di mana presiden dan wakilnya dipilih dalam satu paket.

Robredo sempat meminta agar pemerintah lebih transparan dalam kebijakan narkoba dan meragukan statistik Duterte terkait pengguna obat-obatan terlarang. Duterte pernah mengatakan bahwa empat juta orang Filipina sudah menjadi "budak" narkoba.

Menurut Robredo, persoalan narkoba sangat terkait erat dengan kemiskinan dan ketimpangan sosial. (Ant)

Tag: Filipina, Rodrigo Roa Duterte

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Sucipto

Foto: Antara/Reuters/Romeo Ranoco

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,622.47 3,586.11
British Pound GBP 1.00 17,989.26 17,803.79
China Yuan CNY 1.00 2,049.73 2,029.21
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,585.00 13,449.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,330.03 10,223.93
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,739.79 1,722.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,036.94 9,934.26
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,058.83 15,892.68
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,263.66 3,228.66
Yen Jepang JPY 100.00 12,086.30 11,963.17

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6051.732 13.825 562
2 Agriculture 1744.479 -5.651 18
3 Mining 1583.409 -1.889 43
4 Basic Industry and Chemicals 661.247 4.339 68
5 Miscellanous Industry 1375.383 -5.666 43
6 Consumer Goods 2594.790 -30.613 45
7 Cons., Property & Real Estate 500.839 1.989 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1157.617 -1.198 58
9 Finance 1064.875 15.680 90
10 Trade & Service 900.127 2.538 132
No Code Prev Close Change %
1 ESSA 159 180 21 13.21
2 CANI 280 312 32 11.43
3 RIMO 202 224 22 10.89
4 WINS 350 378 28 8.00
5 IIKP 252 272 20 7.94
6 MYTX 127 137 10 7.87
7 MAMI 98 105 7 7.14
8 ADMG 204 218 14 6.86
9 MARK 1,395 1,490 95 6.81
10 SCMA 2,000 2,130 130 6.50
No Code Prev Close Change %
1 INCF 210 173 -37 -17.62
2 PTSN 242 210 -32 -13.22
3 ARII 950 850 -100 -10.53
4 FORU 208 187 -21 -10.10
5 AIMS 152 137 -15 -9.87
6 RMBA 378 346 -32 -8.47
7 TIRA 262 240 -22 -8.40
8 BULL 184 169 -15 -8.15
9 HDFA 191 176 -15 -7.85
10 CMPP 376 350 -26 -6.91
No Code Prev Close Change %
1 PBRX 488 494 6 1.23
2 MNCN 1,460 1,475 15 1.03
3 SIMA 408 402 -6 -1.47
4 BMTR 590 580 -10 -1.69
5 BTEK 132 130 -2 -1.52
6 BBRI 3,210 3,290 80 2.49
7 RIMO 202 224 22 10.89
8 ESSA 159 180 21 13.21
9 BBCA 21,025 21,175 150 0.71
10 TLKM 4,200 4,200 0 0.00