Portal Berita Ekonomi Minggu, 24 September 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 15:24 WIB. Lawan Korupsi - Mendagri sebut pelaku korupsi tidak punya malu.
  • 15:23 WIB. OTT - Mendagri harap OTT Wali Kota Cilegon yang terakhir.
  • 15:22 WIB. Film Sejarah - PDIP dukung pemerintah produksi ulang film G30S/PKI.
  • 15:22 WIB. Pansus KPK - PDIP isyaratkan Pansus perpanjang masa kerja.
  • 15:21 WIB. Pilgub Jabar - Dedi Mulyadi sebut Golkar masih buka peluang untuk koalisi.
  • 15:20 WIB. Pansus - Fahri Hamzah melunak usai Presiden kritisi soal Pansus KPK.
  • 15:20 WIB. Jakarta - Gubernur Djarot santai soal kritik terkait pemilihan gubernur.
  • 15:19 WIB. Gunung Agung - Kemenhub sebut abu vulkanik gunung Agung seperti silet yangdilempar ke pesawat.
  • 15:18 WIB. Gunung Agung - Hotel dekat gunung Agung sudah kosongkan kamar.
  • 15:17 WIB. Tol - Menhub minta Tol Trans Jawa harus akomodasi pedagang lokal.
  • 15:16 WIB. Pilgub Jabar - Deddy Mizwar imbau generasi muda untuk lebih kreatif lagi.
  • 15:14 WIB. Nikahsirrih.com - Ketua RW mengaku kecolongan dengan tindakan warganya.
  • 15:14 WIB. Reklamasi - KNTI sebut reklamasi bentuk keserakahan pengusaha.
  • 15:13 WIB. Pil Zombie - Polda DIY gandeng BNN cegah Pil Zombie masuk daerahnya.
  • 14:20 WIB. Gadget - iPhone 8 Plus didaulat jadi ponsel dengan kamera terbaik saat ini.

Revisi MD3, Baleg Harap Fraksi Taati Kesepakatan

Foto Berita Revisi MD3, Baleg Harap Fraksi Taati Kesepakatan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Badan Legislasi DPR siap membahas revisi UU nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD sesuai penugasan Badan Musyawarah DPR dan berharap semua fraksi menaati kesepakatan awal revisi, kata Wakil Ketua Baleg Firman Soebagyo.

"Saya tidak ikut Rapat Bamus tadi, namun tentu kalau Baleg ditugasi membahas di Tingkat I RUU MD3 maka kami siap," kata Firman saat dihubungi di Jakarta, Senin (20/3/2017).

Dia berharap proses pembahasannya tidak berlarut-larut sehingga seharusnya semua fraksi di DPR konsisten dengan kesepakatan awal yaitu penambahan satu kursi Pimpinan DPR dan Pimpinan MPR.

Firman mengingatkan pada pandangan mini fraksi tidak ada usulan lain selain terkait penambahan satu unsur Pimpinan DPR dan Pimpinan MPR.

"Selain itu tentunya pemerintah sudah mengirimkan Daftar Inventarisasi Masalah, kami akan baca dahulu," ujarnya.

Politisi Partai Golkar itu menilai kalau dalam DIM pemerintah tidak ada tambahan lain maka Baleg tidak bisa membahas di luar itu sehingga kalau tetap dipaksakan permintaan baru akan terjadi "deadlock".

Dia menilai pemerintah pasti memiliki konsekuensi terkait adanya penambahan unsur pimpinan misalnya harus menyiapkan rumah jabatan dan mobil dinas baru.

"Sementara itu kalau dari sisi kelembagaan DPR, harus dipersiapkan ruangan baru sehingga konsekuensinya di anggaran," katanya.

Selain itu dia menjelaskan setelah Bamus menugaskan Baleg membahas revisi UU MD3, hasilnya akan dibawa ke Rapat Paripurna untuk dimintai persetujuan anggota DPR. Setelah itu Baleg akan membahas revisi UU MD3 bersama pemerintah.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan rapat konsultasi pengganti Badan Musyawarah pada Senin (20/3) menugaskan kepada Badan Legislasi untuk membahas poin revisi UU nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD.

"Jadi misalnya MD3 kita serahkan kepada Baleg, kemudian beberapa surat-surat yang lain juga termasuk inisiatif-inisiatof dari anggota juga," kata Fadli di Gedung Nusantara III, Jakarta, Senin.

Dia menjelaskan Baleg DPR akan ditugaskan untuk membahas poin revisi menyangkut penambahan satu jatah kursi pimpinan DPR untuk PDI Perjuangan.

Fadli menyerahkan permintaan lain dari Fraksi PKB dan Gerindra terkait penambahan satu kursi di DPR dan MPR di Baleg termasuk soal target pembahasan UU MD3 akan diserahkan menjadi domain Baleg. (Ant)

Tag: Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), politik

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Foto: Ferry Hidayat

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,571.10 3,535.18
British Pound GBP 1.00 18,194.37 18,008.34
China Yuan CNY 1.00 2,033.37 2,013.03
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,392.00 13,258.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,613.16 10,504.31
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,715.14 1,697.94
Dolar Singapura SGD 1.00 9,927.35 9,824.38
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,008.80 15,845.96
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,191.61 3,156.67
Yen Jepang JPY 100.00 11,967.83 11,844.90

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5911.708 5.135 559
2 Agriculture 1790.848 -1.819 18
3 Mining 1449.686 -23.409 44
4 Basic Industry and Chemicals 611.796 -1.479 67
5 Miscellanous Industry 1315.476 -6.099 41
6 Consumer Goods 2534.872 -26.293 45
7 Cons., Property & Real Estate 502.874 -3.817 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1216.129 -6.709 60
9 Finance 1012.974 22.847 89
10 Trade & Service 916.246 -7.545 130
No Code Prev Close Change %
1 POLY 60 81 21 35.00
2 HDTX 318 396 78 24.53
3 ADMG 171 198 27 15.79
4 OASA 418 482 64 15.31
5 BMTR 540 610 70 12.96
6 NAGA 210 236 26 12.38
7 RMBA 382 428 46 12.04
8 OKAS 545 600 55 10.09
9 PNLF 240 264 24 10.00
10 NIKL 3,150 3,460 310 9.84
No Code Prev Close Change %
1 VOKS 324 290 -34 -10.49
2 INCF 220 200 -20 -9.09
3 KPIG 1,235 1,140 -95 -7.69
4 RDTX 6,950 6,450 -500 -7.19
5 INCO 2,790 2,600 -190 -6.81
6 SCMA 2,340 2,200 -140 -5.98
7 WAPO 121 114 -7 -5.79
8 SIPD 860 815 -45 -5.23
9 BYAN 6,500 6,200 -300 -4.62
10 JGLE 155 148 -7 -4.52
No Code Prev Close Change %
1 BMTR 540 610 70 12.96
2 BBCA 19,050 19,875 825 4.33
3 TLKM 4,690 4,640 -50 -1.07
4 BBRI 15,025 15,675 650 4.33
5 MEDC 895 920 25 2.79
6 KBLI 456 442 -14 -3.07
7 AGRO 570 620 50 8.77
8 BMRI 6,600 6,600 0 0.00
9 UNVR 51,000 50,000 -1,000 -1.96
10 PGAS 1,625 1,610 -15 -0.92