Portal Berita Ekonomi Minggu, 26 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:23 WIB. Asuransi - Traveloka meluncurkan produk asuransi perlindungan rumah selama momen Lebaran 2019.
  • 23:20 WIB. Hoax - Kemenkominfo mencatat ada sebanyak 30 berita hoax selama momen ricuh 22 Mei.

Honeywell Jalin Kerja Sama dengan PTDI

Honeywell Jalin Kerja Sama dengan PTDI - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Honeywell melakukan perjanjian kerja sama dengan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) sebuah produsen pesawat di tanah air. Penandatanganan kontrak ini untuk pembelian 34 unit mesin turboprop oleh PT Dirgantara Indonesia.

Acara ini dilaksanakan bertepatan dengan kunjungan Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence ke Jakarta untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan para pemimpin bisnis di Indonesia.

"Honeywell dan PTDI telah menjalin hubungan kerja sama jangka panjang yang saling menguntungkan selama Lebih dari 40 tahun dan kami optimis bahwa kemitraan ini akan terus berlanjut. Kemitraan ini merupakan bukti atas hubungan yang kuat dan positif antara Indonesia dan Amerika Serikat," kata Presiden Honeywell Alex Pollack di Jakarta, belum lama ini.

Alex Pollack mengatakan Indonesia merupakan pasar prioritas dan kawasan pertumbuhan kunci bagi Honeywell.

"Kami berkomitmen untuk turut meningkatkan kinerja perusahaan lokal seperti PTDI dengan melakukan transfer teknologi dan keterampilan seiring dengan pengembangan kapasitas PTDI di kawasan ini," kata Alex.

Menurut Alex, kerja sama dengan PTDI semakin membaik setiap tahunnya dan merupakan kemitraan yang sinergis serta saling menguntungkan yang bisa menjadikan pesawat lebih baik lagi dengan performa mesin yang sangat baik digunakan di seluruh dunia.

"Ini adalah kontrak pesawat terbang terbesar yang pernah ditandatangani oleh PTDI dan kami bangga telah bermitra dengan Honeywell yang mesin-mesinnya sesuai dengan kebutuhan realibilitas dan efisiensi biaya kami. Mesin TPE331 Honeywell adalah salah satu mesin turboprop yang paling dapat diandalkan dan telah terbukti di dunia, selain memenuhi syarat sebagai mesin untuk pesawat kami," kata Presiden Direktur PTDI Budi Santoso.

"Kami yakin bahwa perjanjian dengan Honeywell ini akan semakin memperkuat kapabilitas kami sebagai produsen pesawat di kawasan ini," kata Budi lagi.

Kesepakatan ini merupakan kontrak dirgantara terbesar antara Honeywell dan PT Dirgantara Indonesia hingga saat ini. Kontrak ini merupakan bukti atas kemitraan kuat dan berjangka panjang antara Honeywell dengan industri dirgantara Indonesia.

Honeywell akan memasok mesin turboprop TPE331 untuk pesawat NC212i milik PT Dirgantara Indonesia selama empat tahun ke depan. Pengiriman enam mesin pertama akan dilakukan tahun ini sementara sisanya akan dikirim secara bertahap sampai dengan tahun 2020.

Dengan mesin turboprop TPE331 Honeywell, pesawat NC212i milik PTDI dapat lepas landas dan naik secara lebih cepat, mencapai kecepatan jelajah (cruise speed) lebih efisien, pemakaian bahan bakar yang lebih hemat, dan menekan biaya operasi.

Selain itu, sebagai bagian dari strategi Honeywell di pasar yang bertumbuh secara pesat seperti Indonesia, Honeywell akan memberikan pelatihan mengenai mesin TPE331 secara gratis kepada enam insinyur PTDI guna membangun keterampilan pemeliharaan armada serta memastikan pengetahuan teknis bagi mitra-mitra lokal.

Sebelum melakukan perjanjian ini, Honeywell telah dipilih untuk memasok 11 mesin TPE331 untuk armada pesawat NC212-400 dan NC212i milik PTDI pada tahun 2015.

Tag: PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Honeywell International Inc, Alex J Pollack, Budi Santoso

Penulis: Dina Kusumaningrum

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Dina Kusumaningrum

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,873.11 3,833.79
British Pound GBP 1.00 18,390.47 18,203.81
China Yuan CNY 1.00 2,105.00 2,084.12
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,523.00 14,379.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,001.99 9,895.63
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,850.58 1,832.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,523.91 10,415.79
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,239.62 16,077.16
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,466.11 3,429.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,250.91 13,115.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6057.353 24.657 633
2 Agriculture 1373.110 2.580 21
3 Mining 1637.715 -11.489 47
4 Basic Industry and Chemicals 722.150 -0.477 71
5 Miscellanous Industry 1249.820 10.190 46
6 Consumer Goods 2391.895 9.088 52
7 Cons., Property & Real Estate 446.447 1.873 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1120.346 19.080 74
9 Finance 1223.772 6.088 90
10 Trade & Service 792.573 -3.999 156
No Code Prev Close Change %
1 BMSR 86 116 30 34.88
2 PTSN 835 1,040 205 24.55
3 KONI 214 264 50 23.36
4 KOIN 204 242 38 18.63
5 AKPI 450 530 80 17.78
6 HDFA 112 131 19 16.96
7 TRIM 147 170 23 15.65
8 KOBX 161 180 19 11.80
9 POLY 89 98 9 10.11
10 ANDI 1,670 1,820 150 8.98
No Code Prev Close Change %
1 TAXI 90 59 -31 -34.44
2 CNTX 590 458 -132 -22.37
3 GOLD 530 420 -110 -20.75
4 BRAM 8,225 6,600 -1,625 -19.76
5 DUTI 4,600 3,750 -850 -18.48
6 CANI 193 160 -33 -17.10
7 SKBM 450 376 -74 -16.44
8 MKNT 116 97 -19 -16.38
9 FIRE 10,375 8,925 -1,450 -13.98
10 MBTO 139 122 -17 -12.23
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,030 1,055 25 2.43
2 BBRI 3,850 3,850 0 0.00
3 TLKM 3,660 3,750 90 2.46
4 SOCI 196 210 14 7.14
5 BMRI 7,575 7,700 125 1.65
6 JPFA 1,400 1,425 25 1.79
7 FREN 266 284 18 6.77
8 TARA 765 785 20 2.61
9 BBCA 28,025 28,050 25 0.09
10 ERAA 1,105 1,145 40 3.62