Portal Berita Ekonomi Senin, 10 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Gandeng rumah.com, Metland: Kerja Sales Makin Mudah

Foto Berita Gandeng rumah.com, Metland: Kerja Sales Makin Mudah
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pengembang property PT Metropolitan Land (Metland) Tbk menjalin kerjasama dengan rumah.com untuk memperlancar bidang pemasaran lewat teknologi e-property track atau e-pt.

"Melalui aplikasi e-PT ini diharapkan penjualan melalui agen properti akan makin meningkat," kata Direktur PT Metropolitan Land Tbk. Wahyu Sulistio di Jakarta, Jumat (28/4/2017).

Dengan kerja sama itu, Metland akan memperluas jalur pemasaran produk properti melalui implementasi aplikasi e-Property Track untuk tujuh proyek huniannya, yaitu Kaliana Apartment, Metland Ujung Menteng, Metland Puri, Metland Transyogi, Metland Cileungsi, Metland Tambun, dan Metland Cibitung.

Wahyu mengatakan bahwa teknologi digital saat ini merupakan elemen penting untuk meningkatkan pemasaran produk, bahkan untuk produk properti. Wahyu mengklaim dengan pengalaman selama 20 tahun mengembangkan properti, Metland akan menjadikan e-PT (www.epropertyrack.com) sebagai elemen penting dalam kesuksesan strategi pemasaran produk.

Wahyu menargetkan marketing sales untuk penjualan unit properti mencapai Rp1.050 miliar pada tahun 2017, sementara hingga Maret 2017 marketing sales mencapai sebesar Rp192 miliar.

"Aplikasi e-PT tidak saja memudahkan internal sales untuk memasarkan produk, tetapi juga dapat membuka peluang bagi agen pemasaran untuk turut memasarkan produk Metland sehingga kami dapat memenuhi target penjualan pada tahun ini," kata Wahyu.

Aplikasi e-PT merupakan platform aplikasi berbasis mobile yang menghubungkan developer dengan para pemangku kepentingan kunci penjualan properti. Dengan menggunakan aplikasi e-PT, para salesperson akan mendapatkan informasi terbaru seputar produk yang dipasarkan secara real-time. Dengan cara ini, salesperson tidak perlu lagi menelepon ke kantor, menunggu surat elektronik balasan, atau memeriksa satu per satu lembar daftar ketersediaan unit sebelum memastikan reservasi.

"Di mana saja dan kapan saja salesperson maupun agen properti bisa melakukan reservasi, dan seluruh informasi akan ter-'update' seketika," katanya.

Informasi seputar harga, formulir pemesanan, bahkan transaksi yang sedang terjadi dapat ter-"update" secara langsung, ujar Wahyu.

"Ini membuktikan bahwa solusi e-PT merupakan salah satu perangkat penting bagi developer untuk memenangi persaingan saat ini," kata Country Manager Rumah.com Wasudewan.

Sebagai bagian penting dalam roda industri properti nasional, solusi yang dihadirkan Rumah.com memperkuat komitmennya dalam mendukung para pelaku industri properti, termasuk agen dan developer, untuk melayani konsumen memanfaatkan teknologi digital.

Aplikasi e-Property Track juga membuat salesperson lebih percaya diri berhadapan dengan calon konsumen. Melalui ponsel pintar, salesperson dapat menunjukkan Mobile Sales Gallery, yang memuat tak hanya foto-foto, tetapi juga virtual tour, floorplan, hingga video. Bahkan tanpa adanya koneksi internet sekali pun, salesperson tetap dapat melakukan presentasi kepada calon konsumen dengan dukungan e-PT.

Solusi e-PT juga memungkinkan salesperson memproses pembayaran nomor urut pemesanan (NUP) ataupun "booking fee" dari konsumen secara "online" dan "real time". Pembayaran dapat dilakukan melalui transfer bank, kartu kredit, dan "channel" lainnya. Selain e-PT, secara berkelanjutan, Rumah.com juga terus mengembangkan teknologi dan solusi terbaru untuk membantu para pencari hunian mewujudkan rumah idaman, seperti Project Review (www.rumah.com/review) dan virtual tour 3 Dimensi.

"Dengan tour 3D, pencari properti dapat menjelajahi seluruh area rumah, seperti kamar tamu, kamar tidur, atau kamar mandi, melalui komputer maupun smartphone dari lokasi mana pun," katanya. (Ant)

Tag: Rumah.com

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Mypaint.co.id

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6126.356 10.863 618
2 Agriculture 1492.165 2.046 20
3 Mining 1738.408 -7.512 47
4 Basic Industry and Chemicals 842.327 5.814 71
5 Miscellanous Industry 1389.985 18.923 45
6 Consumer Goods 2509.280 14.409 49
7 Cons., Property & Real Estate 449.724 10.201 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1044.777 -3.591 71
9 Finance 1168.029 -6.789 91
10 Trade & Service 791.771 2.091 152
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 630 785 155 24.60
2 TFCO 565 700 135 23.89
3 KONI 344 418 74 21.51
4 ETWA 70 85 15 21.43
5 YPAS 515 625 110 21.36
6 KICI 176 212 36 20.45
7 POLA 1,510 1,790 280 18.54
8 JSPT 1,000 1,145 145 14.50
9 RUIS 252 286 34 13.49
10 MPMX 805 910 105 13.04
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 YULE 216 173 -43 -19.91
3 BUVA 240 212 -28 -11.67
4 UNIT 280 252 -28 -10.00
5 AMRT 935 850 -85 -9.09
6 TNCA 194 180 -14 -7.22
7 PICO 256 240 -16 -6.25
8 AKSI 352 332 -20 -5.68
9 PBSA 715 675 -40 -5.59
10 CSIS 330 314 -16 -4.85
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 WSKT 1,725 1,845 120 6.96
3 TLKM 3,710 3,670 -40 -1.08
4 BBRI 3,650 3,620 -30 -0.82
5 BBCA 26,300 25,950 -350 -1.33
6 ASII 8,100 8,225 125 1.54
7 DOID 560 580 20 3.57
8 PGAS 2,140 2,130 -10 -0.47
9 UNTR 29,000 29,375 375 1.29
10 PTBA 4,080 3,990 -90 -2.21

Recommended Reading

Sabtu, 08/12/2018 12:55 WIB

OJK Cabut Izin Usaha Capitalinc Finance

Jum'at, 07/12/2018 15:54 WIB

November, Cadangan Devisa Naik US$2 Miliar

Jum'at, 07/12/2018 15:00 WIB

Begini Cara 5 CEO Hadapi Konflik di Perusahaan

Jum'at, 07/12/2018 10:43 WIB

Yes! Rupiah Bangkit Lagi