Portal Berita Ekonomi Selasa, 17 Oktober 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 09:08 WIB. DKI Jakarta - Fahri sebut prilaku Djarot buruk dengan tidak datang saat pelantikan Anies-Sandi.
  • 09:07 WIB. KPU - Partai Idaman daftar ke KPU.
  • 09:06 WIB. DKI Jakarta - Djarot sebut dirinya tidak diundang dalam pelantikan Anies-Sandi.
  • 09:05 WIB. Gunung Agung - 42 BUMN sinergi bantu pengungsi Gunung Agung.
  • 09:04 WIB. Pilgub Jatim - Golkar Jatim: Ibu Khofifah paling rajin di NU.
  • 09:04 WIB. Pilgub Jatim - Khofifah serahkan calon pendamping di Pilgub Jatim ke Kiai.
  • 09:03 WIB. DKI Jakarta - Anang harap Anies-Sandi mampu tingkatkan ekonomi kreatif.
  • 06:51 WIB. Trump - Pejabat partai Republik AS sebut Trump harus kerja sama dengan Eropa soal Iran.
  • 06:50 WIB. ISIS - Pentagon: serangan udara AS pada kamp ISIS di Yaman tewaskan puluhan militan.
  • 06:26 WIB. Minyak - Minyak mentah AS naik 42 sen, menetap di $51,87, saat konflik Kurdi meningkat di Irak.
  • 06:24 WIB. Duterte - Donald Trump dikabarkan akan bertemu dengan Duterte dalam lawatannya ke Asia.
  • 06:23 WIB. Otomotif - Gaikindo meminta pemerintah untuk menerapkan standar solar B7 untuk kendaraan bermotor.
  • 06:22 WIB. IHSG - Indosurya Sekuritas memprediksi IHSG akan bergerak di zona hijau dalam level 5.868-5.968.
  • 06:22 WIB. Rusia - Bahrain berencana beli pertahanan udara S-400 buatan Rusia.
  • 06:21 WIB. IHSG - Binaartha Securities memproyeksikan IHSG masih perkasa di zona hijau dalam perdagangan Selasa ini.

KPK Dijadwalkan Periksa Empat Saksi Kasus e-KTP

Foto Berita KPK Dijadwalkan Periksa Empat Saksi Kasus e-KTP
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan memeriksa empat orang saksi dalam penyidikan tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk berbasis Nomor Induk Kependudukan secara nasional (e-KTP.

"Empat orang saksi itu diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Andi Agustinus (AA)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Selasa (2/5/2017).

Empat saksi yang dijadwalkan diperiksa itu, yakni dua orang pengacara masing-masing Anton Taofik dan Robinson, wiraswasta Vidi Gunawan, dan Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo.

Sebelumnya, pengacara Farhat Abbas juga diperiksa KPK sebagai untuk tersangka Miryam S Haryani dalam penyidikan memberikan keterangan tidak benar pada persidangan perkara tindak pidana korupsi proyek KTP elektronik (e-KTP) atas nama terdakwa Irman dan Sugiharto di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Keterangan Farhat dibutuhkan karena ia adalah pengacara dari saksi lain dalam kasus ini yaitu Elza Syarif yang sudah diperiksa pada 5 dan 17 April lalu.

Farhat Abbas saat mendampingi pemeriksaan Elza pada Senin (17/4) mengatakan, Elza dikonfirmasi mengenai pertemuan antara mantan anggota Komisi II dari fraksi Partai Hanura Miryam S Haryani dengan seorang pengacara bernama Anton Taofik.

Farhat mengatakan, ada seorang petinggi partai berinisial SN dan RA yang mengatur pertemuan tersebut.

"Pokoknya dalam pemeriksaa lalu, Ibu Elza dikejar, termasuk petinggi (partai) juga, inisial SN dan RA orang yang dianggap mengatur (pertemuan)," kata Farhat di Gedung KPK pada Senin (17/4).

Meski Farhat tak menyebut nama lengkap kedua orang itu, namun RA adalah salah satu petinggi partai yang bekerja sebagai asisten SN.

"Tapi Ibu dikejar bahwa peristiwa itu dilakukan oleh suruhan orang yang berinisial SN dan RA, itu untuk pengacara Anton Taofik," ungkap Farhat.

Pada pemeriksaan sebelumnya, Rabu (5/4), Elza membenarkan bahwa Miryam bertemu Anton Taofik di kantornya. Pada pertemuan tersebut, Elza mengatakan Miryam sempat bercerita mengenai kasus e-KTP.

Namun Elza membantah bila dirinya menyarankan Miryam untuk mencabut keterangannya dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saat proses penyidikan. Anton diduga sebagai orang yang mempengaruhi Miryam untuk mencabut BAP.

Andi Agustinus disangkakan melanggar pasal 2 ayat (1) atas pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 20 tahun denda paling banyak Rp1 miliar.

Sementara Miryam disangkakan melanggar pasal 22 jo pasal 35 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi yang mengatur mengenai orang yang sengaja tidak memberi keterangan atau memberi keterangan yang tidak benar dengan ancaman pidana paling lama 12 tahun dan denda paling banyak Rp600 juta.

Terdakwa dalam kasus ini adalah Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Irman dan Pejabat Pembuat Komitmen pada Dukcapil Kemendagri Sugiharto. (Ant)

Tag: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kasus Megakorupsi E-KTP

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Ferry Hidayat

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,613.14 3,577.31
British Pound GBP 1.00 18,006.60 17,823.16
China Yuan CNY 1.00 2,058.05 2,037.70
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,550.00 13,416.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,671.98 10,563.76
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,735.22 1,718.02
Dolar Singapura SGD 1.00 10,025.90 9,924.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,995.78 15,833.56
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,213.18 3,179.15
Yen Jepang JPY 100.00 12,092.82 11,970.02

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5949.701 25.577 565
2 Agriculture 1752.738 0.667 18
3 Mining 1483.159 -5.242 45
4 Basic Industry and Chemicals 633.482 7.531 68
5 Miscellanous Industry 1406.635 -6.589 43
6 Consumer Goods 2507.676 19.064 45
7 Cons., Property & Real Estate 500.888 5.983 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1187.775 4.699 60
9 Finance 1026.417 2.889 90
10 Trade & Service 923.607 1.672 131
No Code Prev Close Change %
1 ZINC 140 238 98 70.00
2 INAF 2,250 2,810 560 24.89
3 APII 210 262 52 24.76
4 KIOS 1,700 2,120 420 24.71
5 MTWI 284 354 70 24.65
6 HDTX 328 408 80 24.39
7 BRAM 6,000 7,200 1,200 20.00
8 INDS 1,155 1,310 155 13.42
9 JIHD 535 605 70 13.08
10 TFCO 940 1,040 100 10.64
No Code Prev Close Change %
1 NAGA 238 179 -59 -24.79
2 ASJT 790 700 -90 -11.39
3 CMPP 1,200 1,090 -110 -9.17
4 PALM 396 360 -36 -9.09
5 SKBM 530 490 -40 -7.55
6 ERTX 153 142 -11 -7.19
7 ARMY 288 268 -20 -6.94
8 KPIG 1,260 1,175 -85 -6.75
9 FINN 169 158 -11 -6.51
10 SILO 9,800 9,275 -525 -5.36
No Code Prev Close Change %
1 PUDP 535 545 10 1.87
2 SRIL 388 394 6 1.55
3 WSBP 360 392 32 8.89
4 WSKT 1,865 2,040 175 9.38
5 PGAS 1,640 1,625 -15 -0.91
6 BMTR 535 565 30 5.61
7 TLKM 4,430 4,450 20 0.45
8 KREN 482 510 28 5.81
9 PPRO 200 208 8 4.00
10 WIKA 1,760 1,800 40 2.27