Portal Berita Ekonomi Jum'at, 22 September 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 16:27 WIB. Inggris - Kepala Kepolisian Inggris: bom di Parson Green bisa menjadi lebih buruk.
  • 15:56 WIB. Rohingya - PBB perkirakan dibutuhkan dana sekitar US$200 juta untuk pengungsi Rohingya di Bangladesh selama enam bulan.
  • 15:54 WIB. Korea Utara - Otoritas China desak Korea Utara segera hentikan aksi berbahayanya.
  • 15:40 WIB. Akses - Arab Saudi baru saja menghapus larangan penggunaan layanan Skype dan WhatsApp demi mendorong pendapatan negara.
  • 15:17 WIB. GATF - Garuda Indonesia Travel Fair di JCC jual tiket ke luar negeri mulai Rp3 jutaan.
  • 15:16 WIB. Pilgub Jabar - Dedi Mulyadi tidak percaya dengan surat edaran dukungan Golkar ke Ridwan Kamil.
  • 15:15 WIB. Pilgub Jabar - Ridwan Kamil mengaku belum terima surat dukungan dari Golkar.
  • 14:51 WIB. Gadget - Apple dikabarkan tidak ingin buru-buru terapkan Face ID untuk iPhone yang rilis 2018.
  • 14:46 WIB. iOS - iOS 11 hanya terinstal di 10,01% perangkat iDevice seluruh dunia.
  • 14:45 WIB. Tekno - Miso Robotics resmi memperkenalkan bentuk final dari Flippy, robot yang mampu memasak hamburger.
  • 14:43 WIB. iOS - Permainan Flappy Bird tidak bisa dimainkan di iOS 11.
  • 14:42 WIB. Microsoft - Microsoft akan untuk buka toko baru di Regent Street, London, Amerika Serikat (AS) bersebrangan dengan Apple Store.
  • 14:40 WIB. Gadget - Huawei dikabarkan bekali Huawei Mate 10 Lite dengan 4 kamera.
  • 14:39 WIB. Medsos - Instagram akhirnya memperkenankan pengguna bergaya dengan filter wajah di video siarang langsung.
  • 14:38 WIB. Gadget - Apple dilaporkan belum memulai proses produksi final iPhone X dan terlambat dari jadwal yang direncanakan.

Lontarkan Kata 'Gebuk', Jokowi Tiru Soeharto?

Foto Berita Lontarkan Kata 'Gebuk', Jokowi Tiru Soeharto?
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Joko Widodo sudah mulai berani tampil beda dan blak-blakan kepada pihak-pihak yang bersikap berseberangan dengan sikap resmi pemerintahannya.

"Yang melawan konstitusi akan digebuk. Kalau PKI (partai komunis Indonesia) nongol gebuk saja," kata Jokowi saat menerima 35 Pemred dari berbagai media di Istana Negara, Jumat (19/5/2017).

Selama ini, jika merasa ada yang bertentangan dengan kebijaksanaan pemerintahan yang dipimpinnya, maka paling-paling Jokowi hanya mengimbau pihak yang berseberangan itu untuk mengikuti aturan perundangan atau hukum yang berlaku.

Situasi politik kurang menguntungkan selama beberapa bulan terakhir ini terutama setelah Ahok dianggap menistakan Surat Al Maidah 51. Akibat ucapannya itu, umat Islam di Jakarta dan berbagai kota lain di Tanah Air berdemonstrasi besar-besaran menuntut Ahok agar diseret ke meja hijau. Ketegangan demonstrasi itu mereda setelah Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang bersidang di kantor Kementerian Pertanian menjatuhkan vonis dua tahun.

Sebagai orang yang paling bertanggung jawab terhadap jalannya pemerintahan di Indonesia, maka tentu saja Joko Widodo gelisah karena situasi politik gunjang-ganjing sehingga dia mulai mendekati berbagai kelompok atau organisasi kemasyarakatan agar ikut mendinginkan suasana. Sang Presiden mendatangi ormas besar dari Muhammadiyah, Nahdlaul Ulama, satuan- satuan elit Tentara Nasional Indonesia seperti Kopassus TNI-AD, Pasukan Khas TNI-AU, Korps Marinir TNI-AL hingga Brimbob.

Namun sekarang, sedikit demi sedikit suasana mulai kondusif, antara lain dengan tidak adanya lagi unjuk rasa atau demonstrasi berskala besar.

Menarik diamati, Jokowi yang biasanya terkesan bertutur lembut sekarang memakai istilah gebuk, ucapan yang langsung mengingatkan pada Presiden Soeharto yang juga dikenal murah senyum tetapi suatu ketika menggunakan kata yang sama (gebuk) pada tanggal 13 September tahun 1989 yang juga dilontarkan kepada sejumlah wartawan di sela-sela lawatan ke beberapa negara.

Soeharto memperkenalkan kata "gebuk" pada tahun 1989 yang dianggap bernada keras dan ucapan kata yang sama itu muncul lagi pada tahun 2017, juga oleh presiden RI saat ini. Kesimpulan sementara yang bisa diambil adalah bahwa Soeharto dan Jokowi menyadari ada pihak- pihak tertentu yang tidak menyukai mereka. (ant)

Tag: Joko Widodo (Jokowi), soeharto

Penulis: ***

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Puspa P

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,571.10 3,535.18
British Pound GBP 1.00 18,194.37 18,008.34
China Yuan CNY 1.00 2,033.37 2,013.03
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,392.00 13,258.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,613.16 10,504.31
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,715.14 1,697.94
Dolar Singapura SGD 1.00 9,927.35 9,824.38
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,008.80 15,845.96
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,191.61 3,156.67
Yen Jepang JPY 100.00 11,967.83 11,844.90

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Mar
3 href="MockTestReporting/" />MockTestReporting/ - Feb
4 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Jun
5 href="mock_isuite/" />mock_isuite/ - Dec
6 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10