Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 Oktober 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 04:44 WIB. Liga Belanda (22/10) - FC Twente 3 - 0 Roda JC Kerkrade
  • 04:42 WIB. Liga Prancis (22/10) - Monaco 2 - 0 Caen
  • 04:40 WIB. Liga Jerman (22/10) - Hamburg SV 0 - 1 Bayern Muenchen
  • 04:40 WIB. Liga Jerman (22/10) - Eintrach Frankfurt 2 - 2 Dortmund
  • 04:38 WIB. Liga Spanyol (22/10) - Barcelona 2 - 0 Malaga
  • 04:38 WIB. Liga Italia (22/10) - Napoli 0 - 0 Inter Milan
  • 23:21 WIB. Liga Inggris (21/10) - Swansea 1 - 2 Leicester City
  • 23:20 WIB. Liga Inggris (21/10) - Huddersfield 2 - 1 Manchester United
  • 23:20 WIB. Liga Inggris (21/10) - Manchester City 3 - 0 Burnley
  • 23:20 WIB. Liga Inggris (21/10) - Chelsea 4 - 2 Watford
  • 22:51 WIB. Politik - Sandiaga janji akan temui Ahok di Mako Brimob.
  • 22:50 WIB. Jakarta - PDIP: Tak perlu ada paripurna untuk Anies-Sandi.
  • 22:49 WIB. Politik - Prabowo sebut nilai Demokrasi di Indonesia dalam titik rawan.

Pelni-Pertamina Kerja Sama Bangun Kapal Pesiar

Foto Berita Pelni-Pertamina Kerja Sama Bangun Kapal Pesiar
Warta Ekonomi.co.id, Kupang -

PT. Pelayaran Indonesia (Pelni) bekerja sama dengan Patra Jasa anak perusahaan PT. Pertamina (Persero) untuk membangun sebuah kapal pesiar dalam rangka mendukung industri pariwisata di Indonesia.

"Kami sudah lakukan penandatanganan kesepakatan atau MoU untuk bersama-sama membangun sebuah kapal pesiar dalam rangka mendukung industri pariwisata di Indonesia khususnya di 10 destinasi wisata yang sudah diakui," kata Kepala PT. Pelni Cabang Kupang, Adrian di Kupang, Sabtu (10/6/2017).

Ia mengatakan, saat ini kapal pesiar tersebut tengah dibangun di Korea Selatan yang diperkirakan akan rampung pada 2018 nanti dan akan langsung digunakan.

Sebelumnya lanjutnya dalam rencana Pelni dan anak perusahaan Pertamina itu akan membeli kapal pesiar. Namun hal tersebut terkendala dengan larangan yang menyatakan bahwa instansi pemerintah serta BUMN dilarang untuk membeli kapal-kapal bekas dari luar negeri.

"Oleh karena itu Pelni dan Pertamina sepakat untuk membangun saja dan membutuhkan waktu seklitar satu tahunan untuk membangunnya," ujarnya.

Pembangunan kapal pesiar tersebut lanjutnya direncanakan akan beroperasi untuk 10 destinasi wisatayang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Kesepuluh destinasi itu salah satunya di NTT yakni Destinasi Labuan Bajo serta destinasi bahari bawah laut di Riung.

Pelni sendiri lanjutnya saat ini tidak hanya fokus pada kapal-kapal penumpang, tetapi jiuga tengah fokus pada kapal-kapal bisnis lainnya seperti kapal pengangkut ternak serta salah satunya fokus pada bisnis pariwisata.

Hal ini dikarenakan pengguna kapal laut saat ini semakin menurun akibat lebih banyak menggunakan transportasi udara.

"Mantan Menteri Perhubungan pak Jonan juga sudah sempat menyampaikan kepada kami agar sudah saatnya Pelni fokus ke bisnis yang lain, namun masalah kapal penumpang tetap dijalankan," ujarnya.

Hal inilah yang menurutnya menjadi alasan mengapa sehingga pembangunan kapal pesiar sangat penting. Apalagi saat ini lanjutnya industri pariwisata di Indonesia tengah terus digenjot. (Ant)

Tag: PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) (Pelni), PT Pertamina (Persero)

Penulis: ***

Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Muhamad Ihsan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,622.47 3,586.11
British Pound GBP 1.00 17,819.44 17,635.67
China Yuan CNY 1.00 2,055.47 2,034.89
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,585.00 13,449.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,652.00 10,542.67
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,741.38 1,723.90
Dolar Singapura SGD 1.00 9,998.53 9,896.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,058.83 15,892.68
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,215.77 3,181.31
Yen Jepang JPY 100.00 12,005.13 11,881.79

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5929.549 19.019 564
2 Agriculture 1754.087 -2.560 18
3 Mining 1527.878 5.182 45
4 Basic Industry and Chemicals 634.942 2.086 68
5 Miscellanous Industry 1351.937 10.222 43
6 Consumer Goods 2506.331 7.379 45
7 Cons., Property & Real Estate 504.424 4.833 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1160.979 7.471 59
9 Finance 1030.441 4.914 90
10 Trade & Service 913.092 -9.075 131
No Code Prev Close Change %
1 ZINC 462 575 113 24.46
2 AKSI 442 545 103 23.30
3 BACA 193 220 27 13.99
4 TRAM 135 152 17 12.59
5 WTON 575 635 60 10.43
6 NIPS 428 470 42 9.81
7 GPRA 143 157 14 9.79
8 BPFI 450 490 40 8.89
9 DSFI 119 129 10 8.40
10 BRAM 7,200 7,775 575 7.99
No Code Prev Close Change %
1 TRUS 195 127 -68 -34.87
2 HOME 272 214 -58 -21.32
3 TIFA 244 197 -47 -19.26
4 HDTX 478 390 -88 -18.41
5 BIRD 4,700 4,260 -440 -9.36
6 APII 254 234 -20 -7.87
7 MPPA 635 585 -50 -7.87
8 ADMG 224 208 -16 -7.14
9 BUVA 560 525 -35 -6.25
10 JGLE 133 125 -8 -6.02
No Code Prev Close Change %
1 HOME 272 214 -58 -21.32
2 TRAM 135 152 17 12.59
3 BUMI 204 212 8 3.92
4 TIFA 244 197 -47 -19.26
5 TLKM 4,210 4,270 60 1.43
6 PBRX 500 500 0 0.00
7 WIKA 1,810 1,900 90 4.97
8 BBCA 20,325 20,350 25 0.12
9 PGAS 1,660 1,680 20 1.20
10 SRIL 390 388 -2 -0.51