Portal Berita Ekonomi Jum'at, 19 Januari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:40 WIB. Politik - Ketua MPR minta hargai putusan Presiden Jokowi rombak kabinet.
  • 12:39 WIB. Politik - Pilkada 2018 akan banyak artis yang menjadi Juru Kampanye.
  • 12:39 WIB. Politik - Hanura segera daftarkan pengurus baru ke Kemenkumham.
  • 11:27 WIB. Olimpiade - Korea Utara akan gelar parade militer besar-besaran satu hari sebelum Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan.
  • 11:25 WIB. Jerman - Topan Frederike tewaskan tiga orang di Belanda dan dua lainnya di Jerman.
  • 11:23 WIB. Selandia - PM Selandia Baru, Jacinda Ardern, umumkan kehamilan anak pertamanya.
  • 11:22 WIB. Paus - Paus Francis nikahkan sepasang kekasih di dalam kabin pesawat dalam perjalanannya ke Chili.
  • 11:19 WIB. Ukraina - Undang-undang baru Ukraina sebut Rusia sebagai negara penjajah.
  • 11:16 WIB. Arab Saudi - Otoritas Iran tuding Arab Saudi khianati dunia Islam.
  • 11:14 WIB. Palestina - Otoritas Belgia kirim bantuan kemanusiaan ke Palestina.
  • 11:14 WIB. Donald Trump - Pendiri WikiLeaks kritik penghargaan fake news yang diprakarsai oleh Donald Trump.
  • 11:12 WIB. Rusia - Pejabat militer Rusia dan Turki bertemu di Moskow.
  • 11:11 WIB. Energi - Otoritas Indonesia sesalkan Parlemen Eropa sahkan RUU energi terbarukan.
  • 11:10 WIB. Nigeria - Bill Gates lunasi utang Nigeria Rp1 triliun ke Jepang.
  • 07:25 WIB. Transportasi - Luhut ancam yang beking di proyek LRT.

Menkeu Qatar: Finansial Qatar "Sangat Nyaman" Walaupun Dilanda Krisis Diplomatik

Foto Berita Menkeu Qatar: Finansial Qatar
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pasar keuangan Qatar stabil pada hari Senin (13/6/2017) setelah seminggu mengalami kerugian karena pemerintah menunjukkan bahwa hal itu dapat membuat perekonomian tetap berjalan menghadapi sanksi oleh tetangganya.

Menteri keuangan dari negara terkaya per kapita tersebut mengecilkan kerugian ekonomi dari konfrontasi tersebut, dan mengatakan bahwa pemerintah "sangat nyaman" dengan posisi finansialnya, dengan sumber daya untuk menahan tekanan.

Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dan transportasi dengan Qatar seminggu yang lalu, menuduhnya mengobarkan kerusuhan regional, mendukung terorisme dan terlalu dekat dengan Iran, yang semuanya dibantah dengan keras dari pihak Doha.

Perpecahan diplomatik terbesar selama bertahun-tahun di antara negara-negara kaya di Teluk telah mengganggu impor bahan makanan dan bahan baku Qatar dan menyebabkan beberapa bank asing untuk mempertimbangkan bisnis mereka kembali.

Pada hari Senin, menjadi jelas bahwa Qatar dapat mencegah kehancuran ekonomi menjadi kritis. Beberapa pabrik makanannya bekerja ekstra shift untuk memproses impor dari negara-negara di luar Teluk, seperti Brazil. Jalur pengiriman telah mengarahkan lalu lintas kontainer melalui Oman dan bukan UEA.

“Tindakan semacam itu mungkin melibatkan penundaan dan menaikkan biaya untuk Qatar. Pada hari Senin Fitch menempatkan rating kredit AA Qatar di Rating Watch Negative, dengan mengatakan bahwa sebuah krisis yang berkelanjutan dapat melemahkan prospek kreditnya. Tapi mereka tidak mungkin mencegah ekonomi berfungsi dengan cara yang mendasar,” kata para ekonom, sebagaimana dikutip dari laman Reuters, di Jakarta, Selasa (13/6/2017).

Konfrontasi diplomatik telah menjadi ujian utama bagi Amerika Serikat, yang sangat terkait dengan negara-negara di kedua belah pihak. Qatar menjadi tuan rumah markas besar Timur Tengah untuk angkatan udara A.S., Bahrain menjadi tuan rumah pangkalan utama Angkatan Laut A.S.

Sebagai pengekspor gas alam cair terkemuka di dunia, kekayaan Qatar telah memungkinkannya untuk menamai semenanjung Teluk kecilnya dengan gedung pencakar langit. Pemerintah juga telah memberikan sarana untuk mengambil peran luar biasa dalam urusan regional, mensponsori faksi dalam pemberontakan dan perang saudara dan melakukan percontohan kesepakatan damai di Timur Tengah. Beberapa tetangga sangat marah selama bertahun-tahun terhadap tindakan Qatar tersebut.

Tag: Amerika Serikat (AS), Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Arab Rift

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters/Fadi Al-Assaad

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,572.42 3,536.60
British Pound GBP 1.00 18,620.54 18,430.33
China Yuan CNY 1.00 2,087.92 2,067.04
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,398.00 13,264.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,739.84 10,629.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,713.36 1,696.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,149.23 10,044.68
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,405.85 16,240.44
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,403.10 3,366.50
Yen Jepang JPY 100.00 12,065.92 11,944.17

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6472.666 28.148 571
2 Agriculture 1626.969 -2.919 19
3 Mining 1830.790 7.838 43
4 Basic Industry and Chemicals 706.825 -4.049 69
5 Miscellanous Industry 1379.559 14.800 43
6 Consumer Goods 2892.727 40.614 47
7 Cons., Property & Real Estate 518.951 2.048 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1180.940 -8.985 62
9 Finance 1151.809 4.998 90
10 Trade & Service 934.536 1.286 133
No Code Prev Close Change %
1 LCKM 390 486 96 24.62
2 AISA 494 615 121 24.49
3 ENRG 133 165 32 24.06
4 RALS 1,235 1,500 265 21.46
5 ALKA 488 590 102 20.90
6 MBTO 147 174 27 18.37
7 PCAR 1,260 1,480 220 17.46
8 LTLS 660 750 90 13.64
9 DSNG 372 420 48 12.90
10 ESSA 226 250 24 10.62
No Code Prev Close Change %
1 WICO 550 496 -54 -9.82
2 APII 220 199 -21 -9.55
3 AKSI 378 342 -36 -9.52
4 MIDI 1,050 960 -90 -8.57
5 DWGL 590 540 -50 -8.47
6 INCF 220 202 -18 -8.18
7 PGAS 2,360 2,200 -160 -6.78
8 PSSI 192 179 -13 -6.77
9 AMIN 416 388 -28 -6.73
10 LMAS 62 58 -4 -6.45
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 101 95 -6 -5.94
2 PGAS 2,360 2,200 -160 -6.78
3 ENRG 133 165 32 24.06
4 AISA 494 615 121 24.49
5 ANTM 730 740 10 1.37
6 BBRI 3,630 3,620 -10 -0.28
7 MEDC 1,270 1,300 30 2.36
8 TLKM 4,200 4,170 -30 -0.71
9 KREN 560 555 -5 -0.89
10 PBRX 505 500 -5 -0.99