Portal Berita Ekonomi Kamis, 21 September 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 09:36 WIB. Suap - Polri ancam pecat anak buahnya jika terlibat suap dari Uber Indonesia.
  • 09:36 WIB. Suap - Polri bantah anak buahnya ada yang terima suap dari Uber Indonesia.
  • 09:35 WIB. KPK - Tim dokter sebut KPK sudah boleh periksa Setya Novanto.
  • 09:34 WIB. Lawan Korupsi - KPK yakin Presiden Jokowi punya komitmen lawan korupsi.
  • 09:33 WIB. Pansus - Pansus Hak Angket akan panggil ulang KPK.
  • 09:32 WIB. Opini WTP - Mendes bantah suruh anak buahnya suap Opini WTP.
  • 09:31 WIB. BUMN - Menteri Rini sebut akhir tahun 2017 akan ada dua Holding BUMN.
  • 09:30 WIB. Jakarta - Djarot usulkan pemilihan gubernur dilakukan oleh DPRD.
  • 09:29 WIB. Gedung DPR - Sekjen DPR tegaskan gedung DPR tidak miring.
  • 09:28 WIB. Guru PAUD - Presiden Jokowi akan naikan gaji guru PAUD.
  • 09:27 WIB. e-Money - BI tetapkan patok tarif isi ulang e-Money Rp1.500.
  • 09:26 WIB. Parpol - PKS minta audit dana parpol.
  • 09:25 WIB. e-KTP - KPK yakin dapat keluarkan bukti terkait Setya Novanto.
  • 08:23 WIB. Liga Jerman (21/9) - Hamburg SV 0 - 3 Bayer Leverkusen
  • 08:21 WIB. Liga Jerman (21/9) - Hertha Berlin 1 - 2 Bayern Leverkusen

Geo DIpa Energi Ekspansi ke Jawa Timur

Foto Berita Geo DIpa Energi Ekspansi ke Jawa Timur
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

BUMN panas bumi PT Geo Dipa Energi (Persero) melakulan ekspansi usahanya dengan menambah pengelolaan Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Kini kami telah mendapatkan dua WKP lagi, yaitu WKP Umbul Telomoyo di Jawa Tengah dan WKP Arjuno Welurang di Jawa Timur," kata Direktur Utama PT Geo Dipa Energi di Jakarta, Sabtu (17/6/2017)

Sebelumnya, Geo Dipa telah mengelola WKP di Dieng (Jawa Tengah) dan Patuha (Jawa Barat). Dengan demikian Geo Dipa dalam waktu depat ini akan mengelola 4 WKP.

Menurut Riki, dengan penambahan pengelolaan panas bumi ini maka Geo Dipa berperan nyata dalam mendukung program pemerintah untuk pengembangan energi panas bumi yang diharapkan mencapai sebesar sekitar 7000 MW di tahun 2025.

Bertambahnya WKP di wilayah nusantara lainnya yang dikelola oleh Geo Dipa -- yang semula mengelola Dieng-Patuha (Dipa),  juga menginspirasi perubahan nama perseroan menjadi PT Geothermal Nusantara (Persero), yang akan dilakukan tahun ini juga.

Direktur Keuangan Geo Dipa Muhammad Ikbal Nur menjelaskan bahwa WKP Arjuno Welirang memiliki potensi sumberdaya sebesar 180 MW, dan cadangannya (yang perlu konfirmasi) sehingga dapat berkontribusi dalam menerangi  Jatim, dan khususnya di sekitar area Arjuno.

"Proyek ini diharapkan dapat berproduksi pada tahun 2025 mendatang karena persiapan proyek memerlukan waktu sekitar 5 sampai 8 tahun. Untuk itu, dukungan masyarakat dan 5 Pemkab di sekitar WKP sangat penting," kata Iqbal.

Sementara itu Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Jatim Kukuh Sujatmiko, menekankan pentingnya sosialisasi mengenai pembangunan energi panas bumi agar tidak menimbulkan persepsi yang salah di kalangan masyarakat.

"Kami selaku pemerintah daerah sangat mengharapkan percepatan pengembangan panas bumi di Jatim.  Kami akan lebih meningkatkan peran serta semua pihak agar penugasan pemerintah pusat ini dapat terealisasi dengan cepat," kata Kuluh

Sosialisasi pengembangan WKP Gunung Arjuno Welirang yang baru pertama kali dilakukan itu diselenggarakan di Batu, Malang (13/6/2017) oleh Ditjen Energi Baru, Terbaru dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) dan Geo Dipa  dan berjalan dengan sukses.

Acara sosialisasi tersebut dibuk Langsung oleh Pemprov, yang diwakili oleh Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Jatim Kukuh Sujatmiko, dan dihadiri oleh Ditjen EBTKE, dan Pusat Sumber Daya Geologi. 

Pada kesempatan tersebut, hadir pakar dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan WWF. Hadir pula Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Mojokerto, Malang, Bappeda Provinsi Jatim,  Pemkot Batu, serta perwakilan pemerintah Jatim, dan sejumlah perwakilan pemangku kepentingan. 

Tag: PT Geo Dipa Energi (Persero)

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Esdm.go.id

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,556.17 3,520.79
British Pound GBP 1.00 18,038.27 17,858.41
China Yuan CNY 1.00 2,030.76 2,010.66
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,336.00 13,204.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,694.14 10,585.65
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,708.91 1,691.93
Dolar Singapura SGD 1.00 9,910.82 9,806.89
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,024.54 15,860.64
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,182.06 3,148.31
Yen Jepang JPY 100.00 11,962.68 11,841.09

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5906.573 5.247 559
2 Agriculture 1792.667 9.340 18
3 Mining 1473.095 -1.977 44
4 Basic Industry and Chemicals 613.275 5.652 67
5 Miscellanous Industry 1321.575 -13.504 41
6 Consumer Goods 2561.165 12.379 45
7 Cons., Property & Real Estate 506.691 -0.883 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1222.838 -4.916 60
9 Finance 990.127 -0.029 89
10 Trade & Service 923.791 3.159 130
No Code Prev Close Change %
1 OKAS 436 545 109 25.00
2 MTSM 260 308 48 18.46
3 FPNI 224 262 38 16.96
4 AHAP 160 187 27 16.88
5 KBLI 396 456 60 15.15
6 MLIA 550 610 60 10.91
7 AKKU 50 55 5 10.00
8 BWPT 262 288 26 9.92
9 INKP 3,920 4,240 320 8.16
10 ESSA 1,630 1,760 130 7.98
No Code Prev Close Change %
1 GOLD 620 525 -95 -15.32
2 BMAS 412 374 -38 -9.22
3 UNIT 240 224 -16 -6.67
4 NAGA 224 210 -14 -6.25
5 MBAP 2,540 2,390 -150 -5.91
6 SMMT 137 129 -8 -5.84
7 LPLI 192 181 -11 -5.73
8 BUMI 224 212 -12 -5.36
9 ARTA 374 354 -20 -5.35
10 PTSN 189 179 -10 -5.29
No Code Prev Close Change %
1 ELSA 292 314 22 7.53
2 BUMI 224 212 -12 -5.36
3 ICON 100 101 1 1.00
4 MEDC 845 895 50 5.92
5 PBRX 470 470 0 0.00
6 KBLI 396 456 60 15.15
7 INDY 2,050 1,980 -70 -3.41
8 META 167 174 7 4.19
9 BWPT 262 288 26 9.92
10 TRAM 165 165 0 0.00