Repositioning Sepatu Bata Dongkrak Laba 330% 

Repositioning Sepatu Bata Dongkrak Laba 330%  Kredit Foto: Agus Aryanto

Produsen sepatu ternama Bata mampu mendongkrang capaian laba tahun 2016 sebesar 330% dari Rp12,77 miliar menjadi Rp42,23 miliar. Menariknya, peningkatan laba tersebut mampu diperoleh di tengah penjualan yang sedang turun, dimana penjualan turun 97% dari Rp1,03 triliun menjadi Rp999,8 miliar.?

Direktur Keuangan PT Sepatu Bata Tbk, Piyush Gupta menjelaskan, laba tersebut diperoleh karena strategi perusahaan dalam merepositioning market yang dilakukan. Dulu sepatu bata dikenal dengan produk yang harga murah, menjadi produk-produk berkualitas namun dengan harga yang tidak semahal dengan produk dari brand-brand terkenal seperti nike.?

?Kami mementingkan kenyamanan dan model mendekati sepatu berkelas, namun dengan harga yang jauh lebih murah,? ujar Piyush.?

Adapun beberapa produk unggulan yang ditawarkan oleh Sepatu Bata seperti Bata Comfit untuk produk sendal wanita, Marie Claire untuk sepatu wanita, Power untuk produk sepatu olah raga, North Star untuk produk sneaker, B-First untuk produk sepatu sekolah. Selain itu bata juga memiliki brand Nike original. ?

Dengan repositioning, lanjut Piyush meskipun perusahaan hanya mampu menjual sedikit produk, tapi labanya dapat meningkat tajam. Sebab ketika margin meningkat, sementara biaya operasional ditekan maka laba akan meningkat. Untuk menekan biaya operasional, salah satunya dilakukan dengan menutup 40 toko yang kurang optimal.?

Setelah nyaman dengan market baru tersebut, tahun ini perusahaan menargetkan pertumbuhan penjualan 5%. Adapun inisiatif yang dilakukan perusahaan di tahun ini antara lain membuka toko baru dengan melakukan seleksi dan merenovasi di beberapa toko lama dengan konsep baru dengan konsep Zeus dan Angela One. Terus mengembangkan produk baru untuk mengikuti tren di pasar dan memperbaiki koleksi. Menyiapkan strategi pemasaran yang lebih menarik untuk menyambut Back to School dan lebaran melalui beberapa kegiatan. Dan terus mengembangkan divisi penjualan online.?

?Tahun ini kami menganggarkan Capex Rp26 miliar untuk membuka toko baru, tapi itu juga tergantung dari sukses tidaknya momen lebaran dan back to school yang selama ini menyumbang 25% dari total penjualan kami,? jelas Piyush.?

Tahun ini Sepatu Bata juga akan semakin fokus pada penjualan melalui e-commerce. Diantaranya bekerja sama dengan beberapa toko online seperti elevenia, blanja, bukalapak, alfachart, mataharimall.com dan shopee. Selain itu sepatu bata juga akan membuat website sendiri sepatubata.co.id, untuk produk yang lebih lengkap.

?Penjualan e-commerce kami saya yakin akan berhasil, karena brand kami sudah dikenal, hanya tinggal memberitahukan kepada konsumen saja bahwa kita juga jualan di online,? ujar Senior Commerce Manager, Budiharta Hanse.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini