Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 Oktober 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 23:21 WIB. Liga Inggris (21/10) - Swansea 1 - 2 Leicester City
  • 23:20 WIB. Liga Inggris (21/10) - Huddersfield 2 - 1 Manchester United
  • 23:20 WIB. Liga Inggris (21/10) - Manchester City 3 - 0 Burnley
  • 23:20 WIB. Liga Inggris (21/10) - Chelsea 4 - 2 Watford
  • 22:51 WIB. Politik - Sandiaga janji akan temui Ahok di Mako Brimob.
  • 22:50 WIB. Jakarta - PDIP: Tak perlu ada paripurna untuk Anies-Sandi.
  • 22:50 WIB. Jakarta - PBNU doakan Anies bisa majukan ibu kota.
  • 22:49 WIB. Politik - Prabowo sebut nilai Demokrasi di Indonesia dalam titik rawan.
  • 22:48 WIB. Pilgub Jatim - PAN belum ambil keputusan soal Pilgub Jatim.
  • 21:47 WIB. LPDB - LPBD mendorong pelaku usaha di sektor riil untuk memanfaatkan pinjaman lunak dengan bunga 4,5%.
  • 21:46 WIB. Pertamina - Pertamina MOR I mengajak mahasiswa di Medan untuk mempelajari sejarah dan potensi energi saat ini.
  • 21:45 WIB. Jasa Marga - Jasa Marga meminta perbankan memperbanyak mesin transaksi otomatis nontunai di lintasan tol.
  • 21:43 WIB. SML - Sinar Mas Land bekerja sama dengan Ikatan Aristek Indonesia mengadakan sayembara arsitektur.
  • 21:43 WIB. BUMD - Jaya Real Property mulai merambah wilayah Serpong, Tangerang Selatan.
  • 21:42 WIB. China - Pemerintah China akan menerbitkan peraturan untuk mengarahkan investasi swasta ke sektor yang berpotensi besar.

Tudingan Novel Terhadap Jenderal, Wakapolri: Jangan Berandai-andai

Foto Berita Tudingan Novel Terhadap Jenderal, Wakapolri: Jangan Berandai-andai
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -
Wakil Kepala Polri (Wakapolri) Komjen Syafruddin membantah pernyataan Novel Baswedan terkait tudingan keterlibatan jenderal polisi di balik aksi teror penyiraman air keras terhadap dirinya. Pernyataan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut dinilai tidak berdasar. 
 
Syafruddin menegaskan kepolisian sendiri dalam proses pengusutan kasus tidak menemukan indikasi keterlibatan perwira tinggi Koorps Bhayangkara."Jangan berandai-andai, penyidikan tidak sampai ke sana," kata Syafruddin, dalam kunjungan kerjanya di Kota Makassar, Sulsel, beberapa waktu lalu.
 
Menurut Syafruddin, kepolisian terus berusaha membongkar teror penyiraman air keras terhadap Novel. Pengusutan kasus tersebut terus berlanjut. Bahkan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian sudah menggelar pertemuan dengan pimpinan KPK. Hingga kini, pihaknya masih melakukan investigasi. 
 
Diakui Syafruddin, dalam proses pengusutan aksi teror terhadap Novel, kepolisian sempat menangkap beberapa orang. Namun, setelah ditelusuri ternyata orang yang diamankan tersebut tidak terlibat. "Pernah kami coba tangkap, ternyata pelakunya salah," ujar jenderal berbintang tiga tersebut.
 
Syafruddin mengimbuhkan keterangan Novel terkait keterlibatan jenderal poisi pun akan didalami dan dicek kebenarannya. Penyidik berencana akan melakukan pemeriksaan terkait pengakuan Novel kepada media tersebut.
 
Diketahui Novel menyebut dugaan keterlibatan jenderal polisi dalam wawancara dengan majalah TIME di Singapura, beberapa hari lalu. Novel berujar ada seorang pejabat polisi yang terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke wajahnya.
 
Kasus penyiraman air keras yang dialami Novel sudah ditangani Polda Metro Jaya selama dua bulan terakhir. Namun belum ada tanda-tanda tuntas karena polisi belum menemukan pelaku penyiraman air keras. 
 
Adapun kondisi mata kiri Novel Baswedan yang terkena siraman air keras berangsur membaik. Novel sendiri masih menjalani perawatan di Singapura. 

 

Tag: wakapolri, Syafruddin, Novel Baswedan

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,622.47 3,586.11
British Pound GBP 1.00 17,819.44 17,635.67
China Yuan CNY 1.00 2,055.47 2,034.89
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,585.00 13,449.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,652.00 10,542.67
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,741.38 1,723.90
Dolar Singapura SGD 1.00 9,998.53 9,896.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,058.83 15,892.68
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,215.77 3,181.31
Yen Jepang JPY 100.00 12,005.13 11,881.79

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5929.549 19.019 564
2 Agriculture 1754.087 -2.560 18
3 Mining 1527.878 5.182 45
4 Basic Industry and Chemicals 634.942 2.086 68
5 Miscellanous Industry 1351.937 10.222 43
6 Consumer Goods 2506.331 7.379 45
7 Cons., Property & Real Estate 504.424 4.833 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1160.979 7.471 59
9 Finance 1030.441 4.914 90
10 Trade & Service 913.092 -9.075 131
No Code Prev Close Change %
1 ZINC 462 575 113 24.46
2 AKSI 442 545 103 23.30
3 BACA 193 220 27 13.99
4 TRAM 135 152 17 12.59
5 WTON 575 635 60 10.43
6 NIPS 428 470 42 9.81
7 GPRA 143 157 14 9.79
8 BPFI 450 490 40 8.89
9 DSFI 119 129 10 8.40
10 BRAM 7,200 7,775 575 7.99
No Code Prev Close Change %
1 TRUS 195 127 -68 -34.87
2 HOME 272 214 -58 -21.32
3 TIFA 244 197 -47 -19.26
4 HDTX 478 390 -88 -18.41
5 BIRD 4,700 4,260 -440 -9.36
6 APII 254 234 -20 -7.87
7 MPPA 635 585 -50 -7.87
8 ADMG 224 208 -16 -7.14
9 BUVA 560 525 -35 -6.25
10 JGLE 133 125 -8 -6.02
No Code Prev Close Change %
1 HOME 272 214 -58 -21.32
2 TRAM 135 152 17 12.59
3 BUMI 204 212 8 3.92
4 TIFA 244 197 -47 -19.26
5 TLKM 4,210 4,270 60 1.43
6 PBRX 500 500 0 0.00
7 WIKA 1,810 1,900 90 4.97
8 BBCA 20,325 20,350 25 0.12
9 PGAS 1,660 1,680 20 1.20
10 SRIL 390 388 -2 -0.51