Portal Berita Ekonomi Sabtu, 21 Oktober 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 15:17 WIB. Bank Sumsel Babel - Bank Sumsel Babel menargetkan penguatan sistem teknologi informasi pada 2018.
  • 15:16 WIB. Jasa Marga - Jasa Marga Jakarta-Cikampek kembali mengaktifkan gerbang tol Karawang Barat 2.
  • 15:13 WIB. Kemenhub - Kementerian Perhubungan didesak memperpanjang dermaga Yos Sodarso di Dobo, Kepulauan Aru.
  • 15:12 WIB. HIMKI - Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia menolak kebijakan ekspor bahan baku rotan.
  • 15:11 WIB. Playkey - Playkey meluncurkan platform cloud beroperasikan blockchain.
  • 15:10 WIB. Taspen - Taspen menyerahkan pembayaran THT dan jaminan kematian kiper Persela Lamongan, Choirul Huda.
  • 15:09 WIB. OJK - OJK mengeluarkan izin operasi bagi 10 lembaga keuangan mikro syariah.
  • 15:08 WIB. Bekraf - Badan Ekonomi Kreatif memberikan dukungan penuh pada penyelenggaraan Jakarta Fashion Week 2018.
  • 11:34 WIB. Politik - Sandiaga segera jengguk Ahok.
  • 11:33 WIB. Media - DPR minta pemerintah beri ruang untuk media daring.
  • 11:32 WIB. Jakarta - Anies minta kali Serua dikeruk.
  • 11:32 WIB. Energi - Jonan: 2.500 desa belum miliki listrik.
  • 10:39 WIB. KTT D-8 - Deklarasi Istanbul akomodasi usulan Indonesia.
  • 10:37 WIB. Korea Utara - Myanmar usir diplomat Korea Utara terkait sanksi PBB.
  • 10:36 WIB. Korsel - Persiapan hadapi perang, Korea Selatan bentuk unit spionase baru.

Lion Group Segera Buka Penerbangan ke India

Foto Berita Lion Group Segera Buka Penerbangan ke India
Warta Ekonomi.co.id, Paris -

Lion Group mulai 10 Juli 2017 akan membuka penerbangan Jakarta ke Cenai, India, dalam upaya menjaring wisatawan dari negara itu berkunjung ke Indonesia yang belakangan ini pertumbuhannya cukup pesat.

"Jumlah wisatawan India yang datang ke Indonesia tumbuh sangat pesat dan ini yang ingin kami jaring untuk menggunakan maskapai kita," kata Direktur Utama Lion Air Group Edward Sirait kepada pers di Paris, Perancis, Senin (19/6/2017).

Hal tersebut disampaikan di sela penyelenggaraan Paris Air Show.

Dikatakan Edward, rencananya penerbangan Jakarta-Cenai dan sebaliknya akan sehari sekali dan setiap hari dengan rute transit di Kuala Lumpur, Malaysia.

Dibukanya rute baru ini, katanya, merupakan dukungan perusahaan terhadap program Kementerian Pariwisata agar dapat menarik lebih banyak wisatawan mancanegara datang ke Indonesia, khususnya dari India.

Wisatawan India, tambahnya, selama ini banyak berlibur ke Indonesia terutama ke Bali, selain untuk menikmati keindahan alam juga melakukan wisata religi.

Selain ke Bali, wisatawan India juga banyak mendatangi sejumlah objek wisata lain di Indonesia yang rute penerbangannya juga sudah dilalui group Lion.

"Dengan adanya penerbangan ini diharapkan wisatawan India makin mudah datang ke Indonesia yang pada akhirnya bisa mensukseskan program pemerintah dalam menjaring wisatawan mancanegara sebanyak mungkin," kata Edward.

Dirinya optimistis dengan adanya penerbangan ini maka wisatawan India akan lebih banyak berkunjung ke Indonesia, karena akan semakin banyak maskapai yang menerbangi kedua negara.

Sebelumnya pada pertengahan Juni 2017 maskapai Lion Air Group juga membuka rute baru dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, menuju Kuala Lumpur, Malaysia, dan sebaliknya yang beroperasi satu kali penerbangan setiap hari.

"Ini merupakan bentuk pelayanan tambahan kepada pelanggan kami yang ingin bepergian dengan rute internasional menuju Kuala Lumpur, kami berharap dengan adanya destinasi ini dapat memberikan pilihan yang beragam," katanya. (Ant) 

Tag: Lion Air, bisnis penerbangan, Edward Sirait, India

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Muhamad Ihsan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,622.47 3,586.11
British Pound GBP 1.00 17,819.44 17,635.67
China Yuan CNY 1.00 2,055.47 2,034.89
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,585.00 13,449.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,652.00 10,542.67
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,741.38 1,723.90
Dolar Singapura SGD 1.00 9,998.53 9,896.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,058.83 15,892.68
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,215.77 3,181.31
Yen Jepang JPY 100.00 12,005.13 11,881.79

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5929.549 19.019 564
2 Agriculture 1754.087 -2.560 18
3 Mining 1527.878 5.182 45
4 Basic Industry and Chemicals 634.942 2.086 68
5 Miscellanous Industry 1351.937 10.222 43
6 Consumer Goods 2506.331 7.379 45
7 Cons., Property & Real Estate 504.424 4.833 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1160.979 7.471 59
9 Finance 1030.441 4.914 90
10 Trade & Service 913.092 -9.075 131
No Code Prev Close Change %
1 ZINC 462 575 113 24.46
2 AKSI 442 545 103 23.30
3 BACA 193 220 27 13.99
4 TRAM 135 152 17 12.59
5 WTON 575 635 60 10.43
6 NIPS 428 470 42 9.81
7 GPRA 143 157 14 9.79
8 BPFI 450 490 40 8.89
9 DSFI 119 129 10 8.40
10 BRAM 7,200 7,775 575 7.99
No Code Prev Close Change %
1 TRUS 195 127 -68 -34.87
2 HOME 272 214 -58 -21.32
3 TIFA 244 197 -47 -19.26
4 HDTX 478 390 -88 -18.41
5 BIRD 4,700 4,260 -440 -9.36
6 APII 254 234 -20 -7.87
7 MPPA 635 585 -50 -7.87
8 ADMG 224 208 -16 -7.14
9 BUVA 560 525 -35 -6.25
10 JGLE 133 125 -8 -6.02
No Code Prev Close Change %
1 HOME 272 214 -58 -21.32
2 TRAM 135 152 17 12.59
3 BUMI 204 212 8 3.92
4 TIFA 244 197 -47 -19.26
5 TLKM 4,210 4,270 60 1.43
6 PBRX 500 500 0 0.00
7 WIKA 1,810 1,900 90 4.97
8 BBCA 20,325 20,350 25 0.12
9 PGAS 1,660 1,680 20 1.20
10 SRIL 390 388 -2 -0.51