Portal Berita Ekonomi Sabtu, 21 Oktober 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 20:50 WIB. Mesir - Sedikitnya 52 polisi Mesir tewas dalam bentrokan dengan pegaris keras di gurun barat.
  • 18:16 WIB. Nasional - Puan: Kaluarga cegah radikalisme.
  • 18:13 WIB. Densus Tipikor - DPR: Densus Tipikor untuk kembalikan kepercayaan publik terhadap Polisi.
  • 18:13 WIB. Susi - Menteri Susi ingin punya stasiun TV sendiri.
  • 18:12 WIB. Politik - SBY: Nilai kinerja Jokowi jangan berlebihan.
  • 18:11 WIB. Pilpres - Budi Arie Setiadi: Hanya Prabowo yang bisa lawan Jokowi di Pilpres 2019.
  • 18:10 WIB. Pilpres - Nama Ahok, Gatot, Jokowi dan Tito masuk simulasi Pilpres.
  • 18:09 WIB. Jakarta - PDIP: Tak perlu ada paripurna untuk Anies.

Kadin Nilai Pendidikan Sebagai Investasi Masa Depan

Foto Berita Kadin Nilai Pendidikan Sebagai Investasi Masa Depan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat Agung Suryamal menyatakan, pendidikan adalah investasi masa depan sehingga pihaknya menginisiasi program beasiswa abadi bagi siswa sekolah yang tak mampu.

"Pendidikan adalah investasi masa depan. Saya yakin, jika para pengusaha di Jabar bersatu dalam program ini, ke depan Jabar akan memiliki generasi-generasi berprestasi," kata Agung Suryamal dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (19/6/2017).

Menurut Agung, para pengusaha yang tergabung di Kadin Jabar diyakini akan siap membantu untuk mengentaskan masalah anak putus sekolah di provinsi tersebut.

Ketum Kadin Jabar itu menuturkan jika program tersebut berjalan dengan lancar maka akan menjadi program nyata yang mampu mengentaskan sejumlah permasalahan seperti meningkatkan pemberdayaan ekonomi.

"Kami akan inisiasi dan mengajak kolaborasi antar pengusaha untuk mengentaskan anak putus sekolah. Melihat populasi warga Jabar banyak yang kurang mampu, saatnya para pengusaha menyisihkan sebagian hartanya untuk beasiswa abadi para siswa sekolah," katanya.

Ia tidak menginginkan anak-anak yang sebenarnya berprestasi namun karena mengalami kendala secara ekonomi menjadi terhenti pendidikannya.

Menurut Agung, dirinya dan pengurus Kadin Jabar sedang membangun instrumen dan teknis bea siswa abadi ini.

Sebelumnya, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menyatakan sebuah negara dapat maju lebih ditentukan dari kualitas pendidikan dan sumber daya manusianya (SDM) dibandingkan dengan jumlah sumber daya alam (SDA) yang dimiliki di dalam negara tersebut.

"Syarat menjadi negara maju adalah kualitas sumber daya manusianya yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Ujungnya kita bicara tentang kualitas pendidikan," kata Zulkifli Hasan.

Zulkifli menuturkan bahwa sejumlah negara kecil dan miskin sumber daya alam tetapi kaya akan kualitas SDM-nya rata-rata menjadi sebuah negara yang maju, makmur dan modern.

Sedangkan negara yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang luas, lanjutnya, tetapi tidak memiliki SDM yang berkualitas maka biasanya tingkat negara tersebut akan mundur.

"Selain ilmu dan teknologi elemen lainnya adalah trust atau kepercayaan. Seluruh elemen bangsa harus terkait dan saling percaya," ucapnya.

Ketua MPR juga mengingatkan pentingnya penerapan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara guna menyelesaikan beragam permasalahan bangsa. (Ant)

Tag: Agung Suryamal Sutisno, Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Zulkifli Hasan, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Gito Adiputro Wiratno

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,622.47 3,586.11
British Pound GBP 1.00 17,819.44 17,635.67
China Yuan CNY 1.00 2,055.47 2,034.89
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,585.00 13,449.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,652.00 10,542.67
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,741.38 1,723.90
Dolar Singapura SGD 1.00 9,998.53 9,896.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,058.83 15,892.68
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,215.77 3,181.31
Yen Jepang JPY 100.00 12,005.13 11,881.79

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5929.549 19.019 564
2 Agriculture 1754.087 -2.560 18
3 Mining 1527.878 5.182 45
4 Basic Industry and Chemicals 634.942 2.086 68
5 Miscellanous Industry 1351.937 10.222 43
6 Consumer Goods 2506.331 7.379 45
7 Cons., Property & Real Estate 504.424 4.833 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1160.979 7.471 59
9 Finance 1030.441 4.914 90
10 Trade & Service 913.092 -9.075 131
No Code Prev Close Change %
1 ZINC 462 575 113 24.46
2 AKSI 442 545 103 23.30
3 BACA 193 220 27 13.99
4 TRAM 135 152 17 12.59
5 WTON 575 635 60 10.43
6 NIPS 428 470 42 9.81
7 GPRA 143 157 14 9.79
8 BPFI 450 490 40 8.89
9 DSFI 119 129 10 8.40
10 BRAM 7,200 7,775 575 7.99
No Code Prev Close Change %
1 TRUS 195 127 -68 -34.87
2 HOME 272 214 -58 -21.32
3 TIFA 244 197 -47 -19.26
4 HDTX 478 390 -88 -18.41
5 BIRD 4,700 4,260 -440 -9.36
6 APII 254 234 -20 -7.87
7 MPPA 635 585 -50 -7.87
8 ADMG 224 208 -16 -7.14
9 BUVA 560 525 -35 -6.25
10 JGLE 133 125 -8 -6.02
No Code Prev Close Change %
1 HOME 272 214 -58 -21.32
2 TRAM 135 152 17 12.59
3 BUMI 204 212 8 3.92
4 TIFA 244 197 -47 -19.26
5 TLKM 4,210 4,270 60 1.43
6 PBRX 500 500 0 0.00
7 WIKA 1,810 1,900 90 4.97
8 BBCA 20,325 20,350 25 0.12
9 PGAS 1,660 1,680 20 1.20
10 SRIL 390 388 -2 -0.51