Portal Berita Ekonomi Sabtu, 21 Oktober 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 20:50 WIB. Mesir - Sedikitnya 52 polisi Mesir tewas dalam bentrokan dengan pegaris keras di gurun barat.
  • 18:16 WIB. Nasional - Puan: Kaluarga cegah radikalisme.
  • 18:13 WIB. Densus Tipikor - DPR: Densus Tipikor untuk kembalikan kepercayaan publik terhadap Polisi.
  • 18:13 WIB. Susi - Menteri Susi ingin punya stasiun TV sendiri.
  • 18:12 WIB. Politik - SBY: Nilai kinerja Jokowi jangan berlebihan.
  • 18:11 WIB. Pilpres - Budi Arie Setiadi: Hanya Prabowo yang bisa lawan Jokowi di Pilpres 2019.
  • 18:10 WIB. Pilpres - Nama Ahok, Gatot, Jokowi dan Tito masuk simulasi Pilpres.
  • 18:09 WIB. Jakarta - PDIP: Tak perlu ada paripurna untuk Anies.

DPR: Atasi Krisis Energi dan Pangan, APBN Perlu Disinkronkan

Foto Berita DPR: Atasi Krisis Energi dan Pangan, APBN Perlu Disinkronkan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

APBN perlu disinkronkan dengan efektif dan efisien antara perencanaan dan pelaksanaan program khususnya dalam mengatasi krisis energi, pangan dan air pada masa mendatang, kata Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan.

"Sinkronkan apa yang ada di APBN antara apa yang ada di perencanaan dengan pelaksanaan itu menjadi satu hal yang bisa diselaraskan sehingga efektivitas dari anggaran kita betul-betul bisa dilaksanakan dengan baik," kata Taufik Kurniawan dalam rilis, Senin (19/6/2017).

Menurut dia, sinkronisasi tersebut penting mengingat saat ini dunia telah mengalami ledakan jumlah penduduk yang berdampak kepada potensi krisis baik di bidang energi, pangan, maupun air. Taufik mencontohkan, konsumsi energi diperkirakan bakal meningkat hingga 41 persen pada tahun 2035, ketika planet bumi diperkirakan menjadi tempat tinggal bagi 11 miliar orang.

Belum lagi dalam kelangkaan energi tersebut, lanjutnya, diperkirakan energi fosil bakal habis pada tahun 2056 sehingga dunia juga dipastikan bakal beralih ke energi hayati. Untuk itu, ujar dia, Indonesia dapat terhindar dari krisis energi itu dengan melakukan transformasi kultural di seluruh lini baik itu ekonomi, sosial, politik, maupun budaya. Dia menegaskan, Indonesia sebagai negara penghasil energi hayati harus bisa menjawab tantangan tersebut dan bukannya menjadi korban dari kondisi di dunia. (Ant)

Tag: Taufik Kurniawan, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)

Penulis: ***

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/M Agung Rajasa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,622.47 3,586.11
British Pound GBP 1.00 17,819.44 17,635.67
China Yuan CNY 1.00 2,055.47 2,034.89
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,585.00 13,449.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,652.00 10,542.67
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,741.38 1,723.90
Dolar Singapura SGD 1.00 9,998.53 9,896.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,058.83 15,892.68
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,215.77 3,181.31
Yen Jepang JPY 100.00 12,005.13 11,881.79

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5929.549 19.019 564
2 Agriculture 1754.087 -2.560 18
3 Mining 1527.878 5.182 45
4 Basic Industry and Chemicals 634.942 2.086 68
5 Miscellanous Industry 1351.937 10.222 43
6 Consumer Goods 2506.331 7.379 45
7 Cons., Property & Real Estate 504.424 4.833 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1160.979 7.471 59
9 Finance 1030.441 4.914 90
10 Trade & Service 913.092 -9.075 131
No Code Prev Close Change %
1 ZINC 462 575 113 24.46
2 AKSI 442 545 103 23.30
3 BACA 193 220 27 13.99
4 TRAM 135 152 17 12.59
5 WTON 575 635 60 10.43
6 NIPS 428 470 42 9.81
7 GPRA 143 157 14 9.79
8 BPFI 450 490 40 8.89
9 DSFI 119 129 10 8.40
10 BRAM 7,200 7,775 575 7.99
No Code Prev Close Change %
1 TRUS 195 127 -68 -34.87
2 HOME 272 214 -58 -21.32
3 TIFA 244 197 -47 -19.26
4 HDTX 478 390 -88 -18.41
5 BIRD 4,700 4,260 -440 -9.36
6 APII 254 234 -20 -7.87
7 MPPA 635 585 -50 -7.87
8 ADMG 224 208 -16 -7.14
9 BUVA 560 525 -35 -6.25
10 JGLE 133 125 -8 -6.02
No Code Prev Close Change %
1 HOME 272 214 -58 -21.32
2 TRAM 135 152 17 12.59
3 BUMI 204 212 8 3.92
4 TIFA 244 197 -47 -19.26
5 TLKM 4,210 4,270 60 1.43
6 PBRX 500 500 0 0.00
7 WIKA 1,810 1,900 90 4.97
8 BBCA 20,325 20,350 25 0.12
9 PGAS 1,660 1,680 20 1.20
10 SRIL 390 388 -2 -0.51