Portal Berita Ekonomi Rabu, 18 Oktober 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 10:27 WIB. Xiaomi - Xiaomi berambisi mencetak rekor tahun ini dengan mengirim 90 juta ponsel.
  • 08:30 WIB. Nasional - Khofifah: Kiai Jatim minta bangun aliansi santri nasional.
  • 08:29 WIB. Jakarta - Anies-Sandi kunjungi SD di Cawang.
  • 08:28 WIB. Pangan - Mentan minta Bulog tidak beli bawang petani murah.
  • 08:27 WIB. Hukum - Presiden Jokowi bantah Perppu ormas represif.
  • 08:26 WIB. Pilgub Jabar - Iwa Karniwa masuk radar PDIP dalam Pilgub Jabar.
  • 06:31 WIB. Liga Champions Grup H (18/10) - Real Madrid 1 - 1 Tottenham Hotspurs
  • 06:31 WIB. Liga Champions Grup H (18/10) - Apoel Nicosia 1 - 1 Victoria
  • 06:30 WIB. Liga Champions Grup G (18/10) - RB Leipzig 3 - 2 Porto
  • 06:29 WIB. Liga Champions Grup G (18/10) - Monaco 1 - 2 Besiktas
  • 06:29 WIB. Liga Champions Grup F (18/10) - Feyenoord 1 - 2 Shaktar Donestk
  • 06:19 WIB. Eropa - Pasar Eropa ditutup melemah, saham Airbus naik, Merlin jatuh 15%.
  • 06:17 WIB. Tol Laut -┬áKementerian Perhubungan bakal menambah dua rute baru angkutan tol laut pada 2018.
  • 06:17 WIB. Dollar - Dollar melonjak seiring pembicaraan calon kepala The Fed yang baru.
  • 06:15 WIB. Amerika Serikat - Korea Utara tebar propaganda anti-Amerika Serikat di kurikulum.

KKP: Benih Lobster Jangan Dijual!

Foto Berita KKP: Benih Lobster Jangan Dijual!
Warta Ekonomi.co.id, Lombok -

Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan Rifky Effendi Hardijanto mengatakan Vietnam mampu menghasilkan devisa sebesar Rp31 triliun hingga Rp40 triliun per tahun dari usaha pembesaran benih lobster yang dibeli dari Indonesia.

"Vietnam mampu mengekspor lobster sebanyak 30 ribu ton per tahun. Itu benihnya juga dari Lombok karena secara ilmiah perairan laut Vietnam tidak bisa sebagai lokasi penetasan telur lobster," kata Rifky di Lombok Tengah, Senin (19/6/2017).

Fakta tersebut dipaparkan pada acara pemberian bantuan sarana dan prasarana budi daya secara simbolis kepada mantan penangkap benih lobster di Dusun Bumbang, Desa Mertak Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Menurut dia, perairan laut di Pulau Lombok, sangat cocok untuk penetasan telur lobster. Namun jika diambil dan dijual untuk diekspor secara terus menerus dikhawatirkan akan menyebabkan terganggunya keberlanjutan habitat lobster tersebut.

Lobster, kata dia, juga tidak bisa dibudidayakan. Biota laut tersebut hanya bisa menetas di titik-titik perairan laut tertentu yang ada di dunia. Salah satunya di Teluk Bumbang, Kabupaten Lombok Tengah. Ilmuwan juga belum dapat menghasilkan teknologi untuk membudidayakan lobster mulai dari bertelur hingga penetasan dan pembesarannya.

"Oleh sebab itu, saya mengajak para nelayan untuk menjaga keberlanjutan habitat lobster. Benih lobster jangan ditangkap kemudian dijual dengan harga Rp10 ribu hingga Rp30 ribu per ekor. Yang dapat untung besar mereka, bagi kita untungnya kecil," ujarnya.

Rifky juga mengajak para nelayan untuk ikut memerangi perdagangan lobster yang akan dikirim ke luar negeri. Dengan begitu, bisa mendukung upaya keberlanjutan habitat lobster di Pulau Lombok. Kementerian Kelautan dan Perikanan, bekerja sama dengan Mabes Polri dan otoritas bandara juga melakukan pengawasan secara ketat terhadap upaya penyelundupan benih lobster oleh para bandarnya.

"Jadi kami tidak ingin mengkriminalisasi nelayan. Yang kami kejar adalah bandarnya. Dan KKP juga menerbitkan aturan bukan untuk menyengsarakan nelayan," katanya. (ant)

Tag: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Rifky Effendi Hardijanto

Penulis: ***

Editor: Ferry Hidayat

Foto: WE

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,614.91 3,578.89
British Pound GBP 1.00 17,963.03 17,781.45
China Yuan CNY 1.00 2,057.74 2,037.40
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,557.00 13,423.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,636.82 10,527.66
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,736.03 1,718.83
Dolar Singapura SGD 1.00 10,008.12 9,907.74
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,968.79 15,806.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,210.66 3,177.42
Yen Jepang JPY 100.00 12,095.82 11,974.13

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5947.330 -2.371 565
2 Agriculture 1746.032 -6.706 18
3 Mining 1497.321 14.162 45
4 Basic Industry and Chemicals 631.109 -2.373 68
5 Miscellanous Industry 1389.217 -17.418 43
6 Consumer Goods 2528.206 20.530 45
7 Cons., Property & Real Estate 499.107 -1.781 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1182.386 -5.389 60
9 Finance 1026.190 -0.227 90
10 Trade & Service 918.058 -5.549 131
No Code Prev Close Change %
1 NAGA 179 240 61 34.08
2 MTWI 354 442 88 24.86
3 MBSS 422 525 103 24.41
4 ZINC 238 296 58 24.37
5 WICO 384 452 68 17.71
6 HDTX 408 468 60 14.71
7 ERTX 142 156 14 9.86
8 WINS 248 272 24 9.68
9 ARTA 580 635 55 9.48
10 PKPK 74 81 7 9.46
No Code Prev Close Change %
1 JIHD 605 500 -105 -17.36
2 PADI 1,410 1,250 -160 -11.35
3 SIPD 860 780 -80 -9.30
4 MDKI 328 300 -28 -8.54
5 SQMI 380 350 -30 -7.89
6 SRAJ 195 180 -15 -7.69
7 PUDP 545 505 -40 -7.34
8 VICO 296 276 -20 -6.76
9 AMAG 396 370 -26 -6.57
10 SPMA 248 232 -16 -6.45
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 394 402 8 2.03
2 BUDI 99 97 -2 -2.02
3 TLKM 4,450 4,400 -50 -1.12
4 BMTR 565 610 45 7.96
5 BBCA 20,725 20,500 -225 -1.09
6 WSBP 392 386 -6 -1.53
7 PBRX 500 500 0 0.00
8 ASII 8,375 8,250 -125 -1.49
9 PGAS 1,625 1,610 -15 -0.92
10 WSKT 2,040 2,010 -30 -1.47