Portal Berita Ekonomi Sabtu, 16 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:42 WIB. Ani Yudhoyono - Khofifah dan Emil Dardak jenguk Ani Yudhoyono di Singapura. 
  • 12:08 WIB. Batubara - Harga batubara acuan di Februari 2019 sebesar US$91,80 per ton.
  • 12:06 WIB. Ketahanan Pangan - Dukung ketahanan pangan nasional, Astra Agro Lestari ternakan sapi di area perkebunan. 
  • 12:05 WIB. CPO - Astra Agro Lestari bukukan produksi CPO tahun 2018 sebesar 1,9 juta ton.
  • 12:03 WIB. Aset - Transcoal tambah aset perusahaan berupa mother vessel senilai US13,2 juta. 
  • 12:03 WIB. Wakaf - Prudential Indonesia hadirkan program wakaf dari Prusyariah di Makassar.
  • 11:06 WIB. Internasional - IPB jalin kerja sama penelitian dengan beberapa universitas di ASEAN. 
  • 11:04 WIB. CPO - Harga CPO Jambi meningkat menjadi Rp6.823 per kilogram.
  • 11:02 WIB. Mafia Bola - PSSI: Joko Diyono jadi tersangka bukan karena pengaturan skor. 
  • 09:48 WIB. Kereta - Pengaktifan rel ganda anatara Stasiun Kroya dan Stasiun Purwokerto akibatkan keterlambatan kedatangan ketera api di Stasiun Senen dan Stasiun Gambir.
  • 09:28 WIB. CPNS - Berkas perkara penipuan CPNS 2013 telah siap disidangkan. 
  • 08:08 WIB. Honorer - Anggota DPRD Maluku Utara desak Pemprov bayarkan gaji 1.228 guru honorer.
  • 07:57 WIB. Avtur - Harga avtur Bandara Soetta turun 26% menjadi Rp7.960 per liter.
  • 18:42 WIB. Jokowi - Usai Bukalapak, #UninstallJokowi kian menggema.

Prospek Cerah Investasi di Provinsi Baru, Provinsi Kalimantan Utara

Foto Berita Prospek Cerah Investasi di Provinsi Baru, Provinsi Kalimantan Utara

WE.CO.ID - Dari sisi geografis, provinsi Kalimantan Utaramemiliki potensi alam yang begitu luar biasa. Wilayah Kalimantan Utara merupakan wilayah strategis segitiga Indonesia-Malaysia-Filipina. Kawasan perairan Kalimantan Utara juga memiliki wilayah Ambalat, yang diperkirakan kaya sumber daya minyak dan gas. Di wilayah ini pun ada potensi perikanan dan pariwisata yang belum dimanfaatkan.

Menurut Menteri Dalam Negeri Gamawan FauziGamawan, Kalimantan Utara memiliki wilayah perbatasan sepanjang 2.004 kilometer yang selama ini tidak terpantau Pemerintah Provinsi Kaltim. Perbatasan darat pada wilayah itu juga sangat potensial untuk pengembangan perkebunan. Sedangkan  perbatasan laut dapat menjadi tempat beroperasi armada kapal ikan, sekaligus menjaga kedaulatan di kawasan Ambalat.

Di sisi wilayah perbatasan,  Kabupaten Malinau merupakan satu dari dua kabupaten yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, yaitu Malaysia. Kabupaten tersebut juga memiliki satu bandar udara domestik, yaitu Bandar Udara Kolonel Robert Atty Bessing dan banyak bandar udara perintis perbatasan. Salah satunya adalah Bandar Udara Long Apung.

Kabupaten Nunukan juga merupakan kabupaten yang berbatasan darat maupun laut dengan negara bagian Malaysia, yaitu Sabah dan Sarawak. Kabupaten ini memiliki Pelabuhan Tunon Taka. Pelabuhan ini merupakan pelabuhan yang dikelola BUMN atau lebih tepatnya dikelola PT Pelindo IV. Dalam kegiatan setiap harinya, pelabuhan ini selalu dipadati penumpang yang pada umumnya berdagang dan sebagian lagi tenaga kerja Indonesia yang berpergian ke Tawau, Sabah, Malaysia Timur. Sehingga, ini berpotensi dalam peningkatan sektor  perdagangan dan pariwisata diantara kedua negara. Akan tetapi, Kabupaten Bulungan yang merupakan daerah ibukota provinsi Kalimantan Utara, masih memiliki fasilitas dan penunjang yang serba kekurangan. Maka perlu peran wilayah lain agar dapat menunjang kegiatan pelayanan publik yang lengkap di Kabupaten Bulungan, layaknya wilayah ibukota Provinsi.

Sementara itu, sejalan dengan program besar Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) untuk Koridor Kalimantan, peluang investasi di Kota Tarakan yang masuk dalam wilayah Provinsi Kalimantan Utarajuga semakin bergeliat di sektor minyak dan gas yang berimbas pada Perusahaan Daerah (Perusda) di kota itu.  Walikota Tarakan H. Udin Hianggio mengatakan Perusda Kota Tarakan akan memproduksi minyak dari 1.346 sumur tua melalui kerjasama dengan PT Jereh Energy Services Indonesia. Perusahaan yang berkantor pusat di China ini akan siap mengelontorkan dana sekitar US$5 juta hingga US$15 juta. “Akan tetapi, perlu adanya kepastian perizinan dari pihak Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral, PT Pertamina, serta gubernur yang baru,” ungkap Udin Hianggio.

Dengan tumbuhnya investasi di Kota Tarakan, tentu ini akan menjadi semangat tersendiri bagi pemerintah daerah yang baru terbentuk. Investasi energi ini sesuai dengan prioritas utama pada koridor wilayah Kalimantan, yakni sebagai pusat produksi dan pengolahan hasil tambang dan lumbung energi nasional. Apalagi Kota Tarakan juga merupakan pusat  sarana transportasi yang lengkap, baik udara maupun laut. Di kota ini ada Bandar Udara Juwata, yakni bandara udara berstatus internasional terbesar di wilayah Kalimantan Utara dengan rata-rata penumpang per tahun mencapai 1 juta penumpang. Di kota ini ada pula Pelabuhan Malundung yang merupakan pelabuhan terbesar di Kalimantan Utara yang dikelola oleh PT Pelindo IV. Sehingga, tentunya ini tidak menyulitkan para investor untuk masuk ke Kota Tarakan.

Bukan hanya Kota Tarakan, wilayah Kaltara yang berdekatan langsung dengan negara tetangga (Malaysia) dapat mengembangkan ekonomi secara luas seperti layaknya Kota Batam yang berdekatan dengan negara tetangga Singapura. Peningkatan investasi yang masuk karena berdekatan dengan negara lain tentu akan berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi di wilayah Kalimantan Utara. Dilansir Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, pada tahun 2009 hingga 2011 laju pertumbuhan ekonomi cenderung mengalami peningkatan di Kabupaten Nunukan, Malinau, Bulungan, Tana Tidung, dan Kota Tarakan.

ALNISA SEPTYA RATU

Foto: wikipedia.org

(Tulisan disarikan dari Majalah Warta Ekonomi Edisi No. 08/XXV/2013)

Penulis: Alnisa Septya Ratu

Editor: Fadjar Adrianto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31