Portal Berita Ekonomi Minggu, 26 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Prancis Usir Imigran Yang Tinggal di Trotoar

Prancis Usir Imigran Yang Tinggal di Trotoar - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Polisi Prancis mengusir ribuan migran yang sebagian besar melarikan diri dari perang atau bentrokan di negara-negara seperti Sudan, Eritrea, dan Afghanistan yang tinggal di trotoar di daerah utara Paris pada Jumat fajar.

 

Puluhan polisi dan kendaraan polisi datang sekitar pukul 5 pagi waktu setempat untuk membersihkan daerah itu, yang jumlahnya menurut pejabat Paris City Hall Dominique Versini telah membengkak menjadi antara 2.000 dan 2.500 orang.

 

Sekitar 100 orang per hari tiba di daerah yang disebut sebagai Porte De la Chapelle di utara Paris, katanya kepada stasiun TV CNews. Disebutkan pula banyak dari para migran itu datang dari Afrika timur serta Timur Tengah.

 

"Kamp-kamp ilegal ini menimbulkan resiko keamanan dan kesehatan masyarakat bagi penghuni dan penduduk lokal, " menurut kantor polisi Paris dalam sebuah pernyataan saat 350 polisi dan petugas lain melakukan pembersihan.

 

Para migran dikawal ke bus untuk dibawa ke penginapan sementara seperti gedung gimnasium di Paris dan daerah di sekitar ibu kota. Rekaman langsung TV menunjukkan apa yang tampaknya merupakam proses evakuasi damai.

 

Menteri Dalam Negeri Gerard Collomb mengatakan awal pekan ini bahwa situasi semakin tidak terkendali dengan lebih dari 400 orang datang setiap pekan ke daerah itu.

 

"Masalahnya selalu sama," katanya pada Kamis. "Pertama Anda mengatakan Saya akan membuka pusat penampungan untuk 500 orang dan berikutnya yang Anda tahu Anda memiliki 3.000 atau 4.000 orang dan Anda harus menyelesaikan masalah ini. "

 

Dia telah diminta oleh Presiden Emmanuel Macron untuk menghasilkan sebuah

 

rencana untuk mempercepat pemrosesan permintaan suaka dengan maksud untuk memutuskan dalam waktu enam bulan pihak yang akan memperolej status pengungsi dan pihak yang akan dikirim pulang.

 

Pusat penampungan migran di Paris telah penuh sesak meski dibangunnya dua pusat penampunhan baru oleh Balai Kota Paris untuk mendaftar dan menampung sementara migran yang tiba di kota itu.

 

Pemerintah daerah juga telah melaporkan kenaikan jumlah migran dalam beberapa pekan terakhir, terutama jumlah migran yang berkeliaran di jalanan kota pelabuhan utara, Calais, tempat sebuah pusat penampungan ilegal yang luas dibongkar November lalu dan penghuninya dikirim ke kawasan lain Prancis.

 

Calais, dari mana para migran berharap bisa mencapai Inggris, telah menjadi simbol kesulitan Eropa dalam menghadapi masuknya migran baik pria, wanita dan anak-anak yang telah meninggalkan negara asalnya dalam jumlah besar.

 

Sebelumnya badan PBB urusan Anak-Anak (UNICEF) mengatakan lebih dari tujuh juta anak di Afrika Barat dan Tengah harus meninggalkan rumah akibat kekerasan, kemiskinan dan perubahan iklim.

 

Namun kebanyakan anak mencari perlindungan di negara-negara Afrika lainnya, dan hanya satu dari lima anak yang melakukan perjalanan berbahaya ke Eropa, kata UNICEF dalam sebuah laporan.

 

Setengah juta orang telah melintasi Laut Tengah dari Libya menuju Italia selama empat tahun belakangan, terutama warga sub Sahara yang membayar penyelundup untuk memberangkatkan mereka melintasi padang pasir menuju Libya, dan dilanjutkan menuju Eropa dengan perahu yang tidak layak. Demikian laporan Reuters. (Ant)

Baca Juga

Tag: Perancis

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Reuters/Reuters TV

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,652.30 3,615.58
British Pound GBP 1.00 17,971.87 17,791.69
China Yuan CNY 1.00 1,975.11 1,955.32
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,700.16 13,563.84
Dolar Australia AUD 1.00 9,377.76 9,281.74
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,762.60 1,745.04
Dolar Singapura SGD 1.00 10,146.01 10,043.57
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,144.16 14,989.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,366.96 3,331.00
Yen Jepang JPY 100.00 12,517.28 12,390.46
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6244.109 -5.101 675
2 Agriculture 1373.668 -16.149 21
3 Mining 1477.166 -4.026 49
4 Basic Industry and Chemicals 971.995 6.046 77
5 Miscellanous Industry 1214.166 -14.289 51
6 Consumer Goods 2063.089 -15.731 57
7 Cons., Property & Real Estate 473.253 0.567 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1099.077 2.296 76
9 Finance 1378.649 3.256 92
10 Trade & Service 741.148 -4.067 167
No Code Prev Close Change %
1 INDO 147 198 51 34.69
2 RELI 130 170 40 30.77
3 LMAS 130 155 25 19.23
4 OMRE 930 1,100 170 18.28
5 KOTA 610 720 110 18.03
6 LPIN 256 298 42 16.41
7 INAF 810 925 115 14.20
8 SDPC 108 123 15 13.89
9 ALMI 308 348 40 12.99
10 PEGE 120 135 15 12.50
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 700 525 -175 -25.00
2 LMSH 446 338 -108 -24.22
3 POLA 171 145 -26 -15.20
4 GLOB 406 350 -56 -13.79
5 DMND 1,530 1,350 -180 -11.76
6 PCAR 324 288 -36 -11.11
7 IGAR 336 300 -36 -10.71
8 SKRN 520 466 -54 -10.38
9 NASA 620 560 -60 -9.68
10 KIOS 420 380 -40 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,700 1,690 -10 -0.59
2 TOWR 830 825 -5 -0.60
3 INAF 810 925 115 14.20
4 BMRI 7,775 7,925 150 1.93
5 LMAS 130 155 25 19.23
6 TCPI 6,875 7,000 125 1.82
7 NIKL 695 675 -20 -2.88
8 BBCA 34,200 34,050 -150 -0.44
9 PGAS 1,915 1,880 -35 -1.83
10 BBRI 4,740 4,740 0 0.00