Portal Berita Ekonomi Kamis, 21 September 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 10:43 WIB. Allo - Aplikasi chat Google Allo membenamkan game yang bakal seru jika dimainkan sambil chat bersama teman.
  • 10:40 WIB. BBM - Kemkominfo beri waktu BBM selama 2x24 jam untuk hapus komik mesum.
  • 10:38 WIB. HTC - Google dikabarkan siap mengakuisisi HTC.
  • 10:36 WIB. Gadget - LG mulai jual V30 ke pasaran global yang dimulai dari Korea Selatan.
  • 10:34 WIB. Game - Perusahaan analis keuangan asal Swiss memprediksi, penjualan Switch bakal mencapai 130 juta unit sampai tahun 2022.
  • 10:32 WIB. Gadget - Sejumlah pengguna Pixel mengeluhkan smartphone mendadak reboot dengan sendirinya setelah menginstal Android Oreo (8.0).
  • 09:36 WIB. Suap - Polri ancam pecat anak buahnya jika terlibat suap dari Uber Indonesia.
  • 09:36 WIB. Suap - Polri bantah anak buahnya ada yang terima suap dari Uber Indonesia.
  • 09:35 WIB. KPK - Tim dokter sebut KPK sudah boleh periksa Setya Novanto.
  • 09:34 WIB. Lawan Korupsi - KPK yakin Presiden Jokowi punya komitmen lawan korupsi.
  • 09:33 WIB. Pansus - Pansus Hak Angket akan panggil ulang KPK.
  • 09:32 WIB. Opini WTP - Mendes bantah suruh anak buahnya suap Opini WTP.
  • 09:31 WIB. BUMN - Menteri Rini sebut akhir tahun 2017 akan ada dua Holding BUMN.
  • 09:30 WIB. Jakarta - Djarot usulkan pemilihan gubernur dilakukan oleh DPRD.
  • 09:29 WIB. Gedung DPR - Sekjen DPR tegaskan gedung DPR tidak miring.

Begini Cara Restoran Jepang Hindari Limbah ikan

Foto Berita Begini Cara Restoran Jepang Hindari Limbah ikan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Koki Yuji Haraguchi menerapkan prinsip "Mottainai" - konsep antimubazir Jepang untuk menghindari limbah- di restorannya di New York yang berusaha membuang sesedikit mungkin.

Haraguchi, yang beremigrasi dari Jepang ke Amerika Serikat pada 2007, membeli ikan di pasar lokal dan menggunakan dagingnya di restoran Okonomi milik dia untuk menu sarapan dan makan siang.

"Setelah bekerja di industri perikanan selama bertahun-tahun, saya baru menyadari bahwa ada begitu banyak bagian ikan yang tidak dimanfaatkan, kebanyakan kepala dan tulang," kata Haraguchi, yang membuka restoran dengan 12 tempat duduk di wilayah Brooklyn, New York pada Mei 2014.

"Saya melihatnya setiap hari, dan saya ingin menemukan cara untuk memanfaatkan bagian ikan yang kurang dipakai dan juga spesies ikan yang kurang dimanfaatkan."

Di Okonomi, para koki merebus kepala dan tulang ikan untuk kuah ramen, yang mereka sajikan sebagai menu makan malam saat restoran tersebut bertransformasi menjadi Yuji Ramen dengan menu ala carte ramen seafood.

Setelah menyajikan 69 menu sarapan dan 59 mangkuk ramen untuk sekitar 130 orang dalam beberapa hari terakhir, hanya ada satu kantung sampah yang dibuang saat restoran ditutup, kata Haraguchi seperti dikutip Reuters.

Menurut Haraguchi, hanya kurang dari sepersepuluh makanan di Okonomi / Yuji Ramen yang berakhir di tempat sampah.

Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat menyatakan makanan mendominasi tempat pembuangan sampah ketimbang bahan lainnya. Makanan meliputi seperlima sampah di Amerika Serikat.

"Apa pun bahan masuk, kami berusaha menyajikannya," kata Haraguchi, menambahkan bahwa dia menghindari menimbun makanan dan mencampur menu secara teratur agar konsumen tetap puas.

"Makanannya jelas luar biasa, segar, dan tanpa cela," kata Brigitte Hamadey, seorang pelanggan di restoran tersebut seperti dilansir Reuters.

"Tapi juga filosofi bahwa mereka menggunakan semua bagian makanan ... selama makan siang mereka menyiapkan ikan sempurna, kemudian mereka menggunakan tulang ikan itu untuk membuat ramen yang disajikan jadi menu makan malam." (Ant)

Tag: Perikanan, restoran

Penulis: ***

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Antara/Ampelsa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,556.17 3,520.79
British Pound GBP 1.00 18,038.27 17,858.41
China Yuan CNY 1.00 2,030.76 2,010.66
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,336.00 13,204.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,694.14 10,585.65
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,708.91 1,691.93
Dolar Singapura SGD 1.00 9,910.82 9,806.89
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,024.54 15,860.64
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,182.06 3,148.31
Yen Jepang JPY 100.00 11,962.68 11,841.09

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5906.573 5.247 559
2 Agriculture 1792.667 9.340 18
3 Mining 1473.095 -1.977 44
4 Basic Industry and Chemicals 613.275 5.652 67
5 Miscellanous Industry 1321.575 -13.504 41
6 Consumer Goods 2561.165 12.379 45
7 Cons., Property & Real Estate 506.691 -0.883 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1222.838 -4.916 60
9 Finance 990.127 -0.029 89
10 Trade & Service 923.791 3.159 130
No Code Prev Close Change %
1 OKAS 436 545 109 25.00
2 MTSM 260 308 48 18.46
3 FPNI 224 262 38 16.96
4 AHAP 160 187 27 16.88
5 KBLI 396 456 60 15.15
6 MLIA 550 610 60 10.91
7 AKKU 50 55 5 10.00
8 BWPT 262 288 26 9.92
9 INKP 3,920 4,240 320 8.16
10 ESSA 1,630 1,760 130 7.98
No Code Prev Close Change %
1 GOLD 620 525 -95 -15.32
2 BMAS 412 374 -38 -9.22
3 UNIT 240 224 -16 -6.67
4 NAGA 224 210 -14 -6.25
5 MBAP 2,540 2,390 -150 -5.91
6 SMMT 137 129 -8 -5.84
7 LPLI 192 181 -11 -5.73
8 BUMI 224 212 -12 -5.36
9 ARTA 374 354 -20 -5.35
10 PTSN 189 179 -10 -5.29
No Code Prev Close Change %
1 ELSA 292 314 22 7.53
2 BUMI 224 212 -12 -5.36
3 ICON 100 101 1 1.00
4 MEDC 845 895 50 5.92
5 PBRX 470 470 0 0.00
6 KBLI 396 456 60 15.15
7 INDY 2,050 1,980 -70 -3.41
8 META 167 174 7 4.19
9 BWPT 262 288 26 9.92
10 TRAM 165 165 0 0.00