Portal Berita Ekonomi Sabtu, 25 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:15 WIB. S&P 500 - 3.320 (21/1), 3.321 (22/1), 3.325 (23/1), 3.295 (24/1).
  • 09:13 WIB. Nasdaq - 9.166 (21/1), 9.188 (22/1), 9.216 (23/1), 9.141 (24/1).
  • 09:11 WIB. Dow Jones - 29.196 (21/1), 29.186 (22/1), 29.160 (23/1), 28.989 (24/1).
  • 08:53 WIB. FTSE 100 - 7.651 (20/1), 7.610 (21/1), 7.571 (22/1), 7.507 (23/1), 7.587 (24/1).
  • 08:52 WIB. Nikkei 225 - 24.083 (20/1), 23.864 (21/1), 24.031 (22/1), 23.795 (23/1), 23.827 (24/1).
  • 08:51 WIB. Shanghai Composite - 3.095 (20/1), 3.052 (21/1), 3.060 (22/1), 2.976 (23/1).
  • 08:50 WIB. Hang Seng - 28.774 (20/1), 27.985 (21/1), 28.341 (22/1), 27.909 (23/1), 27.949 (24/1).
  • 08:49 WIB. KOSPI - 2.262 (20/1), 2.239 (21/1), 2.267 (22/1), 2.246 (23/1).
  • 08:48 WIB. IHSG - 6.245 (20/1), 6.238 (21/1), 6.233 (22/1), 6.249 (23/1), 6.244 (24/1).
  • 08:47 WIB. Straits Times - 3.280 (20/1), 3.247 (21/1), 3.253 (22/1), 3.234 (23/1), 3.240 (24/1).
  • 08:46 WIB. EUR/USD - 1,1095 (20/1), 1,1084 (21/1), 1,1093 (22/1), 1,1055 (23/1), 1,1027 (24/1).
  • 08:45 WIB. GBP/USD - 1,3011 (20/1), 1,3051 (21/1), 1,3142 (22/1), 1,3118 (23/1), 1,3069 (24/1).
  • 08:44 WIB. USD/JPY - 110,19 (20/1), 109,88 (21/1), 109,84 (22/1), 109,57 (23/1), 109,39 (24/1).
  • 08:42 WIB. USD/CNY - 6,8669 (20/1), 6,9059 (21/1), 6,9066 (22/1), 6,9366 (23/1).
  • 08:41 WIB. USD/IDR - 13.632 (20/1), 13.657 (21/1), 13.644 (22/1), 13.630 (23/1), 13.572 (24/1).

Pertumbuhan Ritel di Jatim Turun Drastis, Kok Bisa?

Pertumbuhan Ritel di Jatim Turun Drastis, Kok Bisa? - Warta Ekonomi
WE Online, Surabaya -

Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Jawa Timur April Wahyu Widati menyebutkan pertumbuhan ritel modern turun pascalebaran dari 15 persen menjadi berkisar 7-8 persen, karena Idul Fitri 1438 Hijriah bersamaan tahun ajaran baru.

"Dulu konsumen belanja apa sesuai yang diinginkan. Bahkan kalau belanja tidak cukup satu buah, tapi sekarang mereka membeli sesuai yang diperlukan. Artinya pembeli saat ini sangat selektif terhadap barang yang dibeli," kata April di Surabaya, Senin (10/7/2017).

April menyebutkan, tahun 2017 merupakan masa sulit bagi industri ritel di semua jaringan, mulai dari pasar modern hingga pasar swalayan atau minimarket. "Kalau minimarket ada pertumbuhan tapi lebih disebabkan adanya penambahan outlet, dan bukan murni sales," katanya.

Sebelumnya, kata April, setiap momen Lebaran industri ritel memberikan kontribusi ke pendapatan wilayah setempat sekitar 15 persen, namun sampai pertengahan Juni atau dua minggu menjelang Lebaran penjualan di minimarket hanya tumbuh 7-8 persen. "Untuk ritel berformat pasar modern seperti hypermarket bahkan mengalami minus. Jika tahun 2016 pada H-7 Lebaran penjualan meningkat hingga 30 persen, tahun ini tidak lagi terjadi," katanya.

Selain bersamaan dengan tahun ajaran baru, kata April, turunnya industri ritel juga karena adanya perubahan pola konsumsi dari belanja apa yang diinginkan menjadi selektif belanja apa yang dibutuhkan. April menyebutkan, industri ritel di Jatim masih berharap momen Natal dan Tahun Baru 2018 akan ada peningkatan dan bisa menggenjot penjualan.

"Meski kami sadari kontribusinya tidak akan sebesar Lebaran, namun semua format ritel tetap berharap penjualannya akan kembali meningkat," katanya. (ant)

Baca Juga

Tag: Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Ritel, Jawa Timur

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Fajar Sulaiman

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,652.30 3,615.58
British Pound GBP 1.00 17,971.87 17,791.69
China Yuan CNY 1.00 1,975.11 1,955.32
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,700.16 13,563.84
Dolar Australia AUD 1.00 9,377.76 9,281.74
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,762.60 1,745.04
Dolar Singapura SGD 1.00 10,146.01 10,043.57
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,144.16 14,989.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,366.96 3,331.00
Yen Jepang JPY 100.00 12,517.28 12,390.46
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6244.109 -5.101 675
2 Agriculture 1373.668 -16.149 21
3 Mining 1477.166 -4.026 49
4 Basic Industry and Chemicals 971.995 6.046 77
5 Miscellanous Industry 1214.166 -14.289 51
6 Consumer Goods 2063.089 -15.731 57
7 Cons., Property & Real Estate 473.253 0.567 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1099.077 2.296 76
9 Finance 1378.649 3.256 92
10 Trade & Service 741.148 -4.067 167
No Code Prev Close Change %
1 INDO 147 198 51 34.69
2 RELI 130 170 40 30.77
3 LMAS 130 155 25 19.23
4 OMRE 930 1,100 170 18.28
5 KOTA 610 720 110 18.03
6 LPIN 256 298 42 16.41
7 INAF 810 925 115 14.20
8 SDPC 108 123 15 13.89
9 ALMI 308 348 40 12.99
10 PEGE 120 135 15 12.50
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 700 525 -175 -25.00
2 LMSH 446 338 -108 -24.22
3 POLA 171 145 -26 -15.20
4 GLOB 406 350 -56 -13.79
5 DMND 1,530 1,350 -180 -11.76
6 PCAR 324 288 -36 -11.11
7 IGAR 336 300 -36 -10.71
8 SKRN 520 466 -54 -10.38
9 NASA 620 560 -60 -9.68
10 KIOS 420 380 -40 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,700 1,690 -10 -0.59
2 TOWR 830 825 -5 -0.60
3 INAF 810 925 115 14.20
4 BMRI 7,775 7,925 150 1.93
5 LMAS 130 155 25 19.23
6 TCPI 6,875 7,000 125 1.82
7 NIKL 695 675 -20 -2.88
8 BBCA 34,200 34,050 -150 -0.44
9 PGAS 1,915 1,880 -35 -1.83
10 BBRI 4,740 4,740 0 0.00