Portal Berita Ekonomi Rabu, 20 September 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 20:59 WIB. IKT - Indonesia Kendaraan Terminal memperkirakan penyesuaian tarif yang mengacu pada beleid baru membutuhkan waktu satu tahun.
  • 20:58 WIB. CNOOC - CNOOC Madura Limited mulai mengalirkan gas bumi secara komersial sebanyak 40 juta kaki kubik per hari.
  • 20:57 WIB. Pertamina Lubricants - Pertamina Lubricants Sulawesi telah merealisasikan penjualan pelumas sebanyak 16.000 KL.
  • 20:57 WIB. Australia - Australia dan Indonesia berencana mempercepat realisasi penerapan penurunan tarif beberapa komoditas penting.
  • 20:56 WIB. Pertagas - Pertagas menggandeng Barata Indonesia untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan perawatan pipa gas.
  • 20:55 WIB. Citilink - Citilink menjalin kerja sama dengan e-commerce asal China untuk mendongkrak tingkat keterisian penumpang.
  • 20:53 WIB. PLN - PLN mendatangkan mensin genset untuk pembangkit listrik diesel Letung berkapasitas 1.000 KW di Pulau Jemaja.
  • 20:52 WIB. Koinworks - Koinworks menggandeng Binus Online Learning sebagai mitra dalam program KoinPintar.
  • 20:51 WIB. HET Beras - Pemerintah segera mengundang pedagang beras untuk meninjau implementasi ketetapan HET beras.
  • 20:50 WIB. Bio Farma - Bio Farma menyediakan dana hingga Rp100 miliar tiap tahun untuk riset di bidang vaksin.
  • 20:47 WIB. Nelayan - Pemerintah membagikan 566 paket perdana konverter kit kepada nelayan di Tuban.
  • 20:45 WIB. AKR - AKR Corporindo memproyeksikan penjualan 40 hektare lahan di JIIPE yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur.
  • 19:11 WIB. DPR - Sekjen sebut gadung DPR tidak miring.
  • 19:10 WIB. Jakarta - Anies janji akan ubah Jakarta.
  • 19:06 WIB. Pansus - Presiden Jokowi sebut Pansus angket wilayahnya DPR.

Panglima: Narkoba Sama Bahayanya Dengan Terorisme

Foto Berita Panglima: Narkoba Sama Bahayanya Dengan Terorisme
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan ancaman narkoba bagi masyarakat tidak kalah berbahaya jika dibandingkan dengan terorisme.

"Antara terorisme dan narkoba, dua-duanya perlu diwaspadai. Namun, yang sangat disayangkan terorisme yang lebih dibesar-besarkan, padahal narkoba tidak kalah berbahaya karena sudah sampai dimana-mana," ujar dirinya di Hotel Aryaduta, Jakarta, Jumat (15/7/2017) malam.

Lebih lanjut, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu mengatakan bahwa setiap tahunnya, sebanyak 15 ribu orang Indonesia meninggal akibat cengkeraman narkoba.

"Dan jumlah yang meninggal ini setiap tahun meningkat terus. Sementara korban bom dari dulu hingga sekarang tidak sampai 1.500 orang. Ini makanya saya katakan narkoba juga menjadi ancaman besar bagi kita," ungkapnya.

Lebih-lebih, saat ini menurut Gatot Nurmantyo, persebaran obat-obatan terlarang di Tanah Air ini masif, sudah mencapai kawasan perkebunan dan daerah terluar Indonesia.

"Dari Tiongkok masuk ke Indonesia menurut informasi itu 250 ton sabu. Satu ton sabu itu bisa dikonsumsi untuk lima juta orang. Ini ancaman berat bagi kita," tegas Panglima.

"Makanya dua tahun yang lalu, kami punya hukuman tambahan bagi anggota TNI yang terlibat narkoba, yaitu langsung dipecat. Bayangkan saja, kalau sedang sakau dan latihan menembak siapa pun bisa jadi korban, daripada seperti itu saya pecat saja," ungkap dirinya.

Terkait dengan penanganan narkoba ini, Panglima TNI juga menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang menggagalkan penyelundupan satu ton sabu di wilayah Serang, Banten, pada Kamis.

"Saya apresiasi kepolisian dan BNN, pengungkapan jumlah sabu itu terbesar selama Indonesia berdiri," pungkasnya. (HYS/Ant)

Tag: Narkoba, Terorisme, Panglima TNI, Gatot Nurmantyo

Penulis: ***

Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Ferry Hidayat

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,556.17 3,520.79
British Pound GBP 1.00 18,038.27 17,858.41
China Yuan CNY 1.00 2,030.76 2,010.66
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,336.00 13,204.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,694.14 10,585.65
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,708.91 1,691.93
Dolar Singapura SGD 1.00 9,910.82 9,806.89
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,024.54 15,860.64
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,182.06 3,148.31
Yen Jepang JPY 100.00 11,962.68 11,841.09

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5906.573 5.247 559
2 Agriculture 1792.667 9.340 18
3 Mining 1473.095 -1.977 44
4 Basic Industry and Chemicals 613.275 5.652 67
5 Miscellanous Industry 1321.575 -13.504 41
6 Consumer Goods 2561.165 12.379 45
7 Cons., Property & Real Estate 506.691 -0.883 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1222.838 -4.916 60
9 Finance 990.127 -0.029 89
10 Trade & Service 923.791 3.159 130
No Code Prev Close Change %
1 OKAS 436 545 109 25.00
2 MTSM 260 308 48 18.46
3 FPNI 224 262 38 16.96
4 AHAP 160 187 27 16.88
5 KBLI 396 456 60 15.15
6 MLIA 550 610 60 10.91
7 AKKU 50 55 5 10.00
8 BWPT 262 288 26 9.92
9 INKP 3,920 4,240 320 8.16
10 ESSA 1,630 1,760 130 7.98
No Code Prev Close Change %
1 GOLD 620 525 -95 -15.32
2 BMAS 412 374 -38 -9.22
3 UNIT 240 224 -16 -6.67
4 NAGA 224 210 -14 -6.25
5 MBAP 2,540 2,390 -150 -5.91
6 SMMT 137 129 -8 -5.84
7 LPLI 192 181 -11 -5.73
8 BUMI 224 212 -12 -5.36
9 ARTA 374 354 -20 -5.35
10 PTSN 189 179 -10 -5.29
No Code Prev Close Change %
1 ELSA 292 314 22 7.53
2 BUMI 224 212 -12 -5.36
3 ICON 100 101 1 1.00
4 MEDC 845 895 50 5.92
5 PBRX 470 470 0 0.00
6 KBLI 396 456 60 15.15
7 INDY 2,050 1,980 -70 -3.41
8 META 167 174 7 4.19
9 BWPT 262 288 26 9.92
10 TRAM 165 165 0 0.00