Portal Berita Ekonomi Jum'at, 24 November 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:55 WIB. Aksi 212 - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nasir menyatakan Muhammadiyah tidak akan ikut aksi 212.
  • 13:48 WIB. Galaxy S9 - Samsung dikabarkan akan memperkenalkan Galaxy S9 pada Januari 2018.
  • 13:47 WIB. Hongkong - Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, melaju ke babak semifinal Hong Kong Terbuka 2017.
  • 13:46 WIB. Iran - Putra Mahkota Saudi sebut pemimpin Iran sebagai "Hitler baru di Timur Tengah".
  • 13:46 WIB. Malaysia - Telkom melalui anak usahanya PT Telin akan mengakuisisi perusahaan VSAT di Malaysia.
  • 12:29 WIB. Politik - DPR minta Jokowi angkat Panglima TNI dari Angkatan Udara.
  • 12:28 WIB. Hukum - Alumni 212 desak polisi tangkap Victor Laiskodat.
  • 12:26 WIB. Hukum - Istana tegaskan Presiden Jokowi tak ikut campur urusan Setnov.
  • 12:25 WIB. Hukum - Setnov tegaskan dirinya masih ketua DPR dan ketua Golkar.
  • 12:24 WIB. Hukum - Putri Setya Novanto mangkir dari panggilan KPK.
  • 12:22 WIB. Ngunduh Mantu Jokowi - PLN Medan sediakan 7 genset saat acara Ngunduh Mantu Jokowi.
  • 12:21 WIB. Bandara Silangit - Menhub: Bandara Silangit bakal jadi Bandara tersibuk.
  • 12:20 WIB. Bandara Silangit - Presiden Jokowi akan resmikan Bandara Silangit hari ini, Jumat (24/11).
  • 12:15 WIB. Facebook - Facebook lakukan uji coba terhadap fitur barunya yang berfungsi untuk menyimpan status, sama seperti yang terdapat pada Instagram.
  • 12:13 WIB. Twitter -¬†Twitter mulai uji coba fitur Bookmark untuk simpan kicauan teman.

Pasca Brexit, Toyota Siap Gempur Pasar Inggris

Foto Berita Pasca Brexit, Toyota Siap Gempur Pasar Inggris
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pemerintah Inggris mengamankan lebih dari 240 juta pound investasi dari Toyota untuk pabriknya di Inggris dengan sebuah surat yang meyakinkan mengenai pengaturan perdagangan pasca-Brexit, menurut dua sumber kepada Reuters.

Toyota mengatakan pada Maret lalu akan memasang platform mobil barunya di pabrik Burnaston. Salah satu sumber, yang mengetahui surat tersebut, mengatakan Toyota menunda keputusan tersebut hingga akhir Desember sekaligus mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk Brexit.

Kementerian bisnis Inggris telah mengkonfirmasi adanya sebuah surat namun menolak untuk merilisnya.

Sumber itu mengatakan surat tersebut serupa dengan yang dikirim ke produsen mobil Jepang, Nissan, pada tahun lalu ketika memutuskan untuk membangun dua model baru di pabrik Inggris bagian utara. Dokumen tersebut memicu kekhawatiran publik tentang adanya kesepakatan rahasia.

Sumber tersebut, yang tidak mengatakan kapan surat tersebut dikirim, mengatakan bahwa isinya berisi beberapa penegasan.

"Mereka menerima serangkaian kata-kata hangat seperti Nissan untuk kendaraan listrik, komitmen pelatihan lebih lanjut dan memastikan daya saing industri otomotif Inggris," kata sumber tersebut dilansir Reuters, Sabtu (15/7).

Seorang juru bicara Toyota menolak berkomentar apakah mereka menerima surat tersebut. Dia merujuk pernyataan perusahaan pada Maret yang mengatakan bahwa pemerintah Inggris menyediakan dana untuk pelatihan dan penelitian dan pengembangan. 

Toyota juga mengatakan pada saat itu "akses pasar bebas hambatan dan penghalang yang terus berlanjut ... akan sangat penting untuk kesuksesan di masa depan."

Inggris mengatakan pada Maret bahwa pihaknya mendukung investasi Toyota, yang membuat sekitar 10 persen dari 1,7 juta mobil di Inggris, dengan menghabiskan 21,3 juta pound untuk mendukung keterampilan dan pelatihan, penelitian, pengembangan dan inovasi, dengan penilaian independen.

Seorang juru bicara kementerian bisnis menolak memberikan komentar apapun terkait berita ini. Menteri Bisnis, Greg Clark, mengatakan jaminan yang ditawarkan untuk Nissan juga tersedia untuk perusahaan lain, demikian Reuters. (Ant)

Tag: Toyota Motor Corporation, indonesia-inggris, British Exit (Brexit)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,619.54 3,583.18
British Pound GBP 1.00 18,057.49 17,871.20
China Yuan CNY 1.00 2,062.60 2,041.94
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,574.00 13,438.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,351.53 10,246.48
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,738.07 1,720.61
Dolar Singapura SGD 1.00 10,089.94 9,986.62
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,091.98 15,925.37
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,296.26 3,260.86
Yen Jepang JPY 100.00 12,192.58 12,069.34

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6063.245 -6.540 562
2 Agriculture 1728.855 0.526 18
3 Mining 1577.111 -16.381 43
4 Basic Industry and Chemicals 662.339 0.678 68
5 Miscellanous Industry 1410.269 3.948 43
6 Consumer Goods 2585.245 -7.059 45
7 Cons., Property & Real Estate 498.654 -1.311 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1159.196 5.400 58
9 Finance 1070.348 -4.274 90
10 Trade & Service 900.120 4.597 132
No Code Prev Close Change %
1 INCF 178 232 54 30.34
2 MGNA 121 144 23 19.01
3 IDPR 1,000 1,190 190 19.00
4 SMDR 440 515 75 17.05
5 SONA 2,000 2,260 260 13.00
6 BRMS 67 74 7 10.45
7 BVIC 240 264 24 10.00
8 ESSA 180 198 18 10.00
9 UNIT 196 214 18 9.18
10 SOCI 284 308 24 8.45
No Code Prev Close Change %
1 ATIC 870 660 -210 -24.14
2 ALKA 500 398 -102 -20.40
3 ECII 825 720 -105 -12.73
4 GOLD 500 450 -50 -10.00
5 TAMU 3,940 3,550 -390 -9.90
6 IGAR 446 410 -36 -8.07
7 ADHI 2,180 2,010 -170 -7.80
8 CANI 342 316 -26 -7.60
9 BINA 970 900 -70 -7.22
10 ZINC 1,275 1,185 -90 -7.06
No Code Prev Close Change %
1 PKPK 79 75 -4 -5.06
2 BTEK 121 113 -8 -6.61
3 BUMI 306 302 -4 -1.31
4 GJTL 675 685 10 1.48
5 MNCN 1,445 1,485 40 2.77
6 SIMA 342 338 -4 -1.17
7 TRAM 146 155 9 6.16
8 PBRX 484 474 -10 -2.07
9 SOCI 284 308 24 8.45
10 BMTR 580 585 5 0.86