Portal Berita Ekonomi Rabu, 20 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:12 WIB. Oppo - Oppo rilis A7 RAM 3 GB seharga Rp2,69 juta. 
  • 08:00 WIB. 4G - Koneksi 4G Indonesia masih lelet.
  • 07:32 WIB. Grab - Pengguna Grab bisa isi ulang saldo Ovo lewat BNI.
  • 07:31 WIB. Huawei - CEO Huawei sebut AS tak bisa hancurkan perusahaannya.
  • 07:30 WIB. Samsung - Ponsel laya lipat Samsung terungkap, namanya Galaxy Fold.
  • 07:29 WIB. China - Aplikasi Xuixi Qiangguo yang berisikan propaganda China kabarnya milik Alibaba.
  • 07:25 WIB. Blibli - Bos Blibli minta pemerintah dorong investor asing agar betah.
  • 07:20 WIB. Instagram - Instagram Stories uji coba stiker donasi.
  • 07:12 WIB. Amazon - Amazon sumbang dana lagi buat teknologi kendaraan otonom.
  • 07:08 WIB. Alibaba - Indomie hingga Kopi Kapal Api catat transaksi capai Rp122 miliar di Alibaba dalam 24 jam. 

UMKM Diminta Beradaptasi dengan Teknologi Digital untuk Naik Kelas

Foto Berita UMKM Diminta Beradaptasi dengan Teknologi Digital untuk Naik Kelas
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kementerian Koperasi dan UKM berharap agar para pelaku UMKM dapat beradaptasi dengan program sistem informasi yang berguna untuk membantu menaikkelaskan UMKM Indonesia.

"Memang ini eranya era digital. Jadi digital era itu berarti segala sesuatu terhubung dengan dengan internet. Sementara pengguna internet di Indonesia ini mencapai 132 juta menurut data Asosiai Pengguna Jasa Internet Indonesia (APJI). Untuk itu, UMKM harus mampu beradaptasi untuk segera masuk ke era digital ini dengan membuat strategi usaha yang relevan dengan era digital atau teknologi," papar Gemma Sasmita, Konseptor Sistem Informasi Kementerian Koperasi dan UKM, dalam acara seminar Digital Economy Challenge yang digelar oleh Warta Ekonomi dengan Kementerian Koperasi dan UKM, di Jakarta, Selasa (25/7/2017). 

Untuk itu, lanjut Gemma, banyak sekali pedagang bakso, soto, siomay, sate, dan sebagainya yang masih gaptek teknologi. Hal ini merupakan tugas pemerintah dan asosiasi-asosiasi, seperti Asosiasi Laundry, dan komunitas-komunitas lain untuk bisa mensosialisasikan serta memberikan pelatihan, seperti e-commerce, internet marketing, dan sebagainya. 

"Tentu saja pemerintah sendiri melalui Kementerian Koperasi dan UKM sudah menyiapkan dari saat ini untuk mengarah ke era digital, yaitu sistem yang telah disampaikan tadi, itu konsep besar bernama infokumkm.id. Dimana sistem ini menjadi pusat informasi untuk UMKM dari info regulasi, info pembiayaan, info event, ada e-book, mentorship, nanti juga ada e-coach, dimana nanti ada call centre itu untuk mem-follow up para pelaku usaha konvensional ini untuk segera melengkapi administratif, seperti rencana usaha, logo usaha, marketing branding, harus mengikuti asosiasi, dan sebagainya," tambah Gemma.

Ke depannya, Kemenkop dan UKM optimis akan mampu mencapai UMKM naik kelas, karena sistem ini juga akan memantau pertumbuhan dari mikro ke kecil, kecil ke menengah, sesuai dengan levelnya dan sesuai kemampuan para pelaku UMKM tersebut. 

"Kita tidak memaksa mereka untuk naik kelas, tetapi kita lihat kemampuannya. Jikalau memang layak untuk naik kelas, dan kita cek kerjasama dengan SKPD Dinas Koperasi Daerah, dia akan naik kelas, dan bank sudah siap untuk memberi stimulus pinjaman ke mereka sesuai dengan levelnya. Dan ini sangat menarik untuk bisa direalisasikan. Mengingat ini era digital," tegas Gemma.

Tag: Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop-UKM), Gemma Sasmita

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Rizka Kasila Ariyanthi

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,784.10 3,745.33
British Pound GBP 1.00 18,313.61 18,124.73
China Yuan CNY 1.00 2,097.81 2,076.82
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,190.00 14,048.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,108.96 10,004.99
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,808.13 1,789.92
Dolar Singapura SGD 1.00 10,455.35 10,349.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,041.80 15,878.45
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,471.98 3,433.88
Yen Jepang JPY 100.00 12,841.63 12,709.67

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6494.667 -3.148 627
2 Agriculture 1612.273 9.233 21
3 Mining 1894.930 28.365 47
4 Basic Industry and Chemicals 879.497 -9.712 71
5 Miscellanous Industry 1359.758 -8.770 46
6 Consumer Goods 2656.426 -2.053 51
7 Cons., Property & Real Estate 454.123 1.975 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1216.559 1.577 71
9 Finance 1233.741 -2.007 91
10 Trade & Service 822.920 1.934 155
No Code Prev Close Change %
1 BNII 258 322 64 24.81
2 ALDO 2,020 2,510 490 24.26
3 MINA 615 725 110 17.89
4 MPPA 260 306 46 17.69
5 INCF 306 360 54 17.65
6 BABP 51 58 7 13.73
7 MLPL 137 155 18 13.14
8 CSIS 137 154 17 12.41
9 GIAA 426 474 48 11.27
10 KARW 87 96 9 10.34
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 400 300 -100 -25.00
2 NAGA 332 294 -38 -11.45
3 KONI 486 438 -48 -9.88
4 PSDN 246 222 -24 -9.76
5 AKSI 388 352 -36 -9.28
6 LION 665 615 -50 -7.52
7 FISH 3,670 3,400 -270 -7.36
8 TARA 840 780 -60 -7.14
9 SOTS 322 300 -22 -6.83
10 INAI 468 440 -28 -5.98
No Code Prev Close Change %
1 FREN 298 288 -10 -3.36
2 JPFA 2,500 2,440 -60 -2.40
3 ANTM 995 1,025 30 3.02
4 BBRI 3,840 3,910 70 1.82
5 BMRI 7,275 7,200 -75 -1.03
6 EXCL 2,530 2,610 80 3.16
7 INDY 1,785 1,925 140 7.84
8 BUMI 153 154 1 0.65
9 FILM 795 785 -10 -1.26
10 ADRO 1,245 1,295 50 4.02