Portal Berita Ekonomi Kamis, 21 September 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 23:03 WIB. Thailand - Otoritas Thaildn penjarakan seorang biksu Budha karena kampanye anti-Islam.
  • 23:02 WIB. Myanmar - Otoritas India akan kirim bantuan senjata untuk militer Myanmar.
  • 23:00 WIB. Korea Utara - Donald Trump: AS akan berikan sanksi tambahan kepada Korea Utara.
  • 22:58 WIB. Iran - Hassan Rouhani: kesepakatan nuklir antara Iran dan Amerika Serikat tidak bisa direvisi.
  • 21:54 WIB. Startup - iQueue menawarkan paket antrean untuk satu jam sekitar 20 dolar singapura atau sekitar Rp193 ribu.
  • 21:53 WIB. Startup - iQueue mengaku telah memiliki 10 pengantre profesional yang bergabung di dalam timnya.
  • 21:52 WIB. Startup - iQueue menawarkan layanan untuk mengantre bagi para pelanggannya.
  • 21:46 WIB. Startup - Universitas Teknik Sepuluh November bangun ITS Worklink Space untuk dukung program pemerintah mengembangkan 1.000 start up.
  • 21:23 WIB. BBM - Komik online BBM tembus 30 juta pembaca tiap bulan.
  • 21:22 WIB. ALFI -¬†ALFI Sulselbar memperkirakan volume pengiriman barang melalui moda laut bakal mengalami penurunan.
  • 21:21 WIB. Ride Sharing - Uber diperiksa pemerintah AS terkait dugaan penyuapan di Asia.
  • 21:19 WIB. OS - Pengguna iOS 11 dapat mengunduh aplikasi dengan kapasitas yang lebih besar hingga 150MB melalui jaringan seluler.
  • 21:19 WIB. Gadget - HTC masih ingin merilis smartphone premium setelah diakuisisi Google.
  • 21:18 WIB. Wearable - Amazon dilaporkan tengah mengembangkan kacamata pintar (smart glasses) yang dibekali asisten virtual Alexa.
  • 21:18 WIB. Lion Air -¬†Lion Air Group memperluas jaringan dengan membuka rute Balikpapan-Medan.

Presiden Minta Ada Terobosan Pengelolaan Hutan

Foto Berita Presiden Minta Ada Terobosan Pengelolaan Hutan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Presiden Joko Widodo meminta ada terobosan dalam pengelolaan hutan di Indonesia. Pertama, pentingnya sebuah strategi besar pembangunan hutan yang memiliki dimensi ekonomi dan lingkungan.

"Kita perlu melakukan sebuah koreksi besar mestinya ada corrective action agar ada sebuah terobosan, ada sesuatu yang besar yang baru yang harus kita lakukan sehingga pengelolaan hutan kita lebih baik," kata Presiden Joko Widodo dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLK) 2017 di Jakarta, Rabu (2/8/2017).

Dalam peringatan tersebut, Presiden Joko Widodo menyaksikan pemberian penghargaan Kalpataru, Adipura Kencana, Adipura, Adiwiyata Mandiri dan Nirwasita Tantra kepada individu, kelompok, maupun pemerintah daerah yang berkomitmen dalam melestarikan lingkungan.

"Jangan kita berpikir rutinitas, jangan kita berpikir linear, berpikir monoton, tidak pernah membuat terobosan-terobosan sehingga dalam sekian tahun ini, mohon maaf pengelolaan hutan kita berada pada posisi yang monoton, yang rutinitas yang tidak ada pembaharuan di situ," tegas Presiden.

Presiden pun meminta agar program-program berorientasi proyek harus segera dihentikan.

"Jangan ada lagi ada program-program yang orientasinya proyek, sudah hentikan itu. Arahnya fokus, konsentrasi daerahnya dilokalisasi tapi bisa dijadikan contoh nanti yang lain tinggal tiru. Sudah terlalu lama kita bekerja dengan orientasi proyek, kita blak-blakan saja, kalau saya mau buka satu persatu nanti ramai, saudara sudah tahu apa yang saya maksudkan," ancam Presiden.

Presiden yang merupakan lulusan kehutanan Universitas Gadjah Mada itu meminta agar dalam rapat kerja nasional (rakernas) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk membuat pemikiran baru dalam pengelolaan hutan.

"Oleh sebab itu dalam rakernas ini rumuskan pemikiran-pemikiran baru agar pengelolaan hutan kita betul-betul pengelolaan yang konsisten yang bisa kita kerjakan terus-menerus dan memberikan hasil yang baik," ungkap Presiden.

Ia mencontohkan pengelolaan yang dilakukan oleh Swedia dan Finlandia yang perekonomiannya 70-80 persen berasal dari pengelolaanhutan.

"Saya kira kita tidak usah sulit2, dikopi saja dan disesuaikan dengan keadaan hutan negara kita, tapi pengelolaan hutan beratus tahun baik itu yang harus kita jadikan contoh, jadi sample, kirim dari Kementerian LHK melihat bagaimana pengelolaan hutan dan lingkungan hidup berjalan bersama-sama, ekonominya dapat lingkungannya juga dapat," tambah Presiden.

Ia berharap terobosan itu pun didukung oleh semua pihak termasuk para rimbawan.

"Dibutuhkan jiwa-jiwa mulia, para rimbawan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan konkrit, persoalan riil di lapangan dengan sebuah etos kerja yang baik sehingga mana yang dilindungi, mana yang diproteksi jelas, mana yang dipakai konsesi, mana untuk hutan sosial, betul-betul jelas," jelas Presiden.

Seusai menyaksikan penyerahan penghargaan, Presiden Joko Widodo melakukan penanaman pohon jati (tectona grandis) di Arboretum Lukito Aryadi sebagai simbol (landmark) Hutan Indonesia dan menandatangani prasasti "landmark" Hutan Indonesia pada kayu fosil yang ditemukan 12 meter di bahwa tanah. Presiden juga meluncurkan perangko Hari Lingkungan Hidup. 

Tema Hari Lingkungan Hidup 2017 adalah "Connecting People to Nature" (Menyatu dengan Alam), tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingya isu lingkungan, mendorong keterlibatan dan keaktifan masyarakat dalam upaya perlindungan lingkungan dan ruang introspeksi tentang kondisi lingkungan yang telah dicapai selama setahun. (Ant)

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Hutan

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Vicky Fadil

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,556.17 3,520.79
British Pound GBP 1.00 18,038.27 17,858.41
China Yuan CNY 1.00 2,030.76 2,010.66
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,336.00 13,204.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,694.14 10,585.65
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,708.91 1,691.93
Dolar Singapura SGD 1.00 9,910.82 9,806.89
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,024.54 15,860.64
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,182.06 3,148.31
Yen Jepang JPY 100.00 11,962.68 11,841.09

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Mar
3 href="MockTestReporting/" />MockTestReporting/ - Feb
4 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Jun
5 href="mock_isuite/" />mock_isuite/ - Dec
6 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10