Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 Oktober 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 18:22 WIB. Liga 1 (22/10) - Persela 1 - 0 Persib
  • 18:20 WIB. Liga 1 (22/10) - Perseru 2 - 1 Persipura
  • 18:20 WIB. Riau - Gubernur Arsyad Juliandirachman meminta 6.000 lulusan ponpes di Riau untuk mengembangkan ekonomi syariah.
  • 18:19 WIB. CSR - Pertamina membantu puluhan warga di Lembata yang menjadi korban gempa bumi.
  • 18:17 WIB. AS - Mahfud MD berharap Indonesia tidak terganggu dengan dibukanya dokumen kabel diplomatik AS terkait peristiwa 1965.
  • 18:15 WIB. ESDM - Menteri ESDM Ignasius Jonan meresmikan lima sumur bor air tanah bagi empat kabupaten/kota di Sulawesi Utara.
  • 17:53 WIB. Sucofindo - Sucofindo merayakan usia ke-61 tahun dengan mengangkat tema Kerja Bersama.
  • 16:18 WIB. Wuling - Wuling bermitra dengan Arista Jaya Lestari telah resmi membuka dua diler baru di Medan, Sumatra Utara.
  • 16:14 WIB. HPM - Honda Prospect Motor melakukan serah terima Honda Civic Type R kepada 10 konsumen pertama di Indonesia.
  • 16:11 WIB. Kemenperin - Menperin Airlangga meresmikan dua fasilitas dok kapal milik Samudra Marine Indonesia di Serang, Banten.
  • 16:10 WIB. Industri Rekaman - Asosiasi Industri Rekaman meyakini segmen pasar streaming bakal mencatatkan pertumbuhan signifikan.
  • 16:08 WIB. Jepang - Pemerintah mendalami usulan Gubernur Prefektur Aichi, Jepang, untuk membuka penerbangan langsung Jakarta-Nagoya.
  • 16:07 WIB. BPJS - BPJS Ketenagakerjaan memberikan sosialisasi kepada driver online se-Pontianak agar terdaftar sebagai peserta.
  • 15:35 WIB. Taksi Online - Menhub Budi Karya menegaskan pemasangan stiker terhadap angkutan sewa khusus tidak hanya di Indonesia.

DPRD Jabar Waspadai Dampak Kekeringan

Foto Berita DPRD Jabar Waspadai Dampak Kekeringan
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat meminta Pemerintah Provinsi Jabar mengantisipasi dampak kekeringan pada 2017 yang terjadi di wilayah ini.

"Sebenarnya pemprov dengan kami telah mengadakan rakor soal antisipasi kekeringan ini tapi kami berharap dan minta pemprov mengantisipasi dampak kekeringan," kata Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Haris Yuliana ketika dihubungi melalui telepon, Minggu (6/8/2017).

Ia mengapresiasi langkah Pemprov Jawa Barat yang telah melakukan rakor untuk mengantisipasi dampak kekeringan dengan DPRD Jawa Barat. "Ini artinya kekeringan sudah terprediksi oleh pemprov," kata dia.

Ia mengharapkan akan ada hasil berupa antisipasi dampak kekeringan dari hasil rakor tersebut. "Kekeringan ini tidak bisa dihindari jadi harus ada antisipasi, seperti pompanisasi atau pembagian air bersih kepada warga," kata dia.

Menurut dia, sejumlah dinas terkait di lingkup Pemprov Jawa Barat bisa segera menyiapkan langkah-langkah antisipasi kekeringan. "Kita tahu masih ada kabupaten/kota di Jawa Barat yang belum memiliki BPBD, jadi kami harapkan BPBD Provinsi Jawa Barat bisa mem-backup hal tersebut," kata dia.

Selain itu, lanjut Haris, harus ada koordinasi lintas sektor terkait antisipasi dampak kekeringan di Jawa Barat. "Urusan kekeringan ini bukan hanya terkait dengan BPBD tapi dinas lainnya juga," kata dia.

Ia mencontohkan ketika musim kemarau melanda Dinas Pertanian harus melakukan sosialiasi ke masyarakat di wilayah utara Jawa Barat tentang tananam apa saja yang kuat ditanam saat musim kemarau. "Kita tahu di Pantura Jabar itu terkait produksi hasil bumi seperti padi dan lain-lain kalau musim kemarau tiba, sedangkan di perkotaan lebih kepada akses pada air bersih," kata dia. (RKA/Ant)

Tag: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Haris Yuliana, Jawa Barat (Jabar)

Penulis: ***

Editor: Rizka Kasila Ariyanthi

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,622.47 3,586.11
British Pound GBP 1.00 17,819.44 17,635.67
China Yuan CNY 1.00 2,055.47 2,034.89
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,585.00 13,449.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,652.00 10,542.67
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,741.38 1,723.90
Dolar Singapura SGD 1.00 9,998.53 9,896.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,058.83 15,892.68
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,215.77 3,181.31
Yen Jepang JPY 100.00 12,005.13 11,881.79

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5929.549 19.019 564
2 Agriculture 1754.087 -2.560 18
3 Mining 1527.878 5.182 45
4 Basic Industry and Chemicals 634.942 2.086 68
5 Miscellanous Industry 1351.937 10.222 43
6 Consumer Goods 2506.331 7.379 45
7 Cons., Property & Real Estate 504.424 4.833 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1160.979 7.471 59
9 Finance 1030.441 4.914 90
10 Trade & Service 913.092 -9.075 131
No Code Prev Close Change %
1 ZINC 462 575 113 24.46
2 AKSI 442 545 103 23.30
3 BACA 193 220 27 13.99
4 TRAM 135 152 17 12.59
5 WTON 575 635 60 10.43
6 NIPS 428 470 42 9.81
7 GPRA 143 157 14 9.79
8 BPFI 450 490 40 8.89
9 DSFI 119 129 10 8.40
10 BRAM 7,200 7,775 575 7.99
No Code Prev Close Change %
1 TRUS 195 127 -68 -34.87
2 HOME 272 214 -58 -21.32
3 TIFA 244 197 -47 -19.26
4 HDTX 478 390 -88 -18.41
5 BIRD 4,700 4,260 -440 -9.36
6 APII 254 234 -20 -7.87
7 MPPA 635 585 -50 -7.87
8 ADMG 224 208 -16 -7.14
9 BUVA 560 525 -35 -6.25
10 JGLE 133 125 -8 -6.02
No Code Prev Close Change %
1 HOME 272 214 -58 -21.32
2 TRAM 135 152 17 12.59
3 BUMI 204 212 8 3.92
4 TIFA 244 197 -47 -19.26
5 TLKM 4,210 4,270 60 1.43
6 PBRX 500 500 0 0.00
7 WIKA 1,810 1,900 90 4.97
8 BBCA 20,325 20,350 25 0.12
9 PGAS 1,660 1,680 20 1.20
10 SRIL 390 388 -2 -0.51