Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 Oktober 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 20:45 WIB. KKP - KKP menyatakan berbagai regulasi yang dikeluarkan tidak berdampak buruk terhadap ekspor ikan kerapu.
  • 20:42 WIB. BTN - BTN Kendari menyatakan optimis mencapai target pembangunan 1.945 unit rumah bersubsidi pada 2017.
  • 20:41 WIB. Gezhoiba - Gezhoiba Group berminat berinvestasi di Kalimantan Utara pada sektor kelistrikan.
  • 20:39 WIB. Adira Finance - Adira Finance mengelola piutang dari 3,7 juta konsumen sebesar Rp45,6 triliun di akhir 2017.
  • 20:38 WIB. Indosat Ooredoo - Indosat Ooredoo menyasar pendukung Bali United dengan melakukan acara meet and greet.
  • 20:37 WIB. BFI Finance - BFI Finance mulai menyasar nasabah generasi millennial memasuki era digital.
  • 20:33 WIB. APHI - Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia berharap solusi terbaik menyusul SK Menteri LHK yang membatalkan RKU RAPP.
  • 20:33 WIB. AS - Pemerintah AS meminta maaf atas larangan masuk untuk Panglima TNI Jenderal Gatoto Nurmantyo.
  • 20:32 WIB. WOMF - Wahana Ottomitra Multiartha mencatatkan pertumbuhan laba bersih 78% pada akhir kuartal III-2017.
  • 20:25 WIB. Liga Spanyol (22/10) - Villareal 4 - 0 Las Palmas
  • 18:22 WIB. Liga 1 (22/10) - Persela 1 - 0 Persib
  • 18:20 WIB. Liga 1 (22/10) - Perseru 2 - 1 Persipura
  • 18:20 WIB. Riau - Gubernur Arsyad Juliandirachman meminta 6.000 lulusan ponpes di Riau untuk mengembangkan ekonomi syariah.
  • 18:19 WIB. CSR - Pertamina membantu puluhan warga di Lembata yang menjadi korban gempa bumi.
  • 18:17 WIB. AS - Mahfud MD berharap Indonesia tidak terganggu dengan dibukanya dokumen kabel diplomatik AS terkait peristiwa 1965.

Timnas Sepak Bola Targetkan Medali Emas di SEA Games Kuala Lumpur

Foto Berita Timnas Sepak Bola Targetkan Medali Emas di SEA Games Kuala Lumpur
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Asisten pelatih Tim Nasional sepak bola Bima Sakti menargetkan tim asuhannya meraih medali emas pada SEA Games XXIX di Kuala Lumpur.

"Ya pasti semua target di puncak yang pasti emas, kita juga sadar selama ini belum bisa memberikan medali buat sepak bola, yang pasti semua pemain punya target yang sama setelah pertandingan kemarin di kualifikasi Piala Asia, (SEA Games) inilah target kita berikutnya," kata Bima Sakti di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (7/8/2017).

Menurut Bima, tim sepak bola akan berlatih intensif hingga 12 Agustus sebelum berangkat ke Kuala Lumpur.

"Pemain semua sudah lengkap, ada 24 orang," ungkap Bima.

Indonesia menganggap Thailand dan Vietnam sebagai pesaing terkuat.

"Tapi kita tetap optimistis bisa lolos ke fase berikutnya. Sebagai pelatih sepak bola, menurut saya mereka adalah generasi emas karena dengan adanya regulasi di kompetisi kemarin yang harus memakai tiga pemain U23 sangat membantu kita untuk bisa menemukan pemain-pemain yang bertalenta bagus," tambah Bima.

"Cuma ada beberapa pemain yang mengalami cedera Bagas dan ardianto. Sekarang dia tidak ikut (ke istana) karena tahap penyembuhan terapi, yang lain semuanya dalam kondisi fit."

"Memang kemarin pelatih memberikan kesempatan pemain untuk balik ke ke rumah dulu untuk bertemu keluarga kemudian mereka dikembalikan ke klub supaya mereka bisa berkompetisi menjaga kondisi mereka dengan latihan di klub," ungkap Bima.

Target medali emas juga keluar dari mulut pelatih futsal perempuan Andre Picessa.

"Kalau tahun lalu kita juara futsal di AFF Cup, kita juara mengalahkan Thailand, targetnya memang mendali emas satlak maupun federasi sebagaimana kita bisa meraih mendali emas," kata Andre.

Andre menganggap Thailand pesaing paling berat Indonesia.

"Yang jelas pasti Thailand karena memang mereka siap seluruhnya dari basic-nya tecnical tactical siap, venue juga mereka siap. Saat ini kita beum ada venue futsal internasional.

Berkekuatan 533 atlet dan turun pada 38 cabang olahraga, membidik 55 medali emas dan 95 perak dari 30 cabang olah raga. (Ant)

Tag: Bima Sakti, Sepak Bola, Tim Nasional, SEA Games

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,622.47 3,586.11
British Pound GBP 1.00 17,819.44 17,635.67
China Yuan CNY 1.00 2,055.47 2,034.89
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,585.00 13,449.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,652.00 10,542.67
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,741.38 1,723.90
Dolar Singapura SGD 1.00 9,998.53 9,896.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,058.83 15,892.68
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,215.77 3,181.31
Yen Jepang JPY 100.00 12,005.13 11,881.79

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5929.549 19.019 564
2 Agriculture 1754.087 -2.560 18
3 Mining 1527.878 5.182 45
4 Basic Industry and Chemicals 634.942 2.086 68
5 Miscellanous Industry 1351.937 10.222 43
6 Consumer Goods 2506.331 7.379 45
7 Cons., Property & Real Estate 504.424 4.833 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1160.979 7.471 59
9 Finance 1030.441 4.914 90
10 Trade & Service 913.092 -9.075 131
No Code Prev Close Change %
1 ZINC 462 575 113 24.46
2 AKSI 442 545 103 23.30
3 BACA 193 220 27 13.99
4 TRAM 135 152 17 12.59
5 WTON 575 635 60 10.43
6 NIPS 428 470 42 9.81
7 GPRA 143 157 14 9.79
8 BPFI 450 490 40 8.89
9 DSFI 119 129 10 8.40
10 BRAM 7,200 7,775 575 7.99
No Code Prev Close Change %
1 TRUS 195 127 -68 -34.87
2 HOME 272 214 -58 -21.32
3 TIFA 244 197 -47 -19.26
4 HDTX 478 390 -88 -18.41
5 BIRD 4,700 4,260 -440 -9.36
6 APII 254 234 -20 -7.87
7 MPPA 635 585 -50 -7.87
8 ADMG 224 208 -16 -7.14
9 BUVA 560 525 -35 -6.25
10 JGLE 133 125 -8 -6.02
No Code Prev Close Change %
1 HOME 272 214 -58 -21.32
2 TRAM 135 152 17 12.59
3 BUMI 204 212 8 3.92
4 TIFA 244 197 -47 -19.26
5 TLKM 4,210 4,270 60 1.43
6 PBRX 500 500 0 0.00
7 WIKA 1,810 1,900 90 4.97
8 BBCA 20,325 20,350 25 0.12
9 PGAS 1,660 1,680 20 1.20
10 SRIL 390 388 -2 -0.51