Portal Berita Ekonomi Selasa, 24 Oktober 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 10:43 WIB. Cristiano Ronaldo - Ronaldo sabet penghargaan 'FIFA Best Male Player Award' kalahkan Lionel Messi.
  • 09:37 WIB. DKI Jakarta - Dishub DKI siap terapkan janji Anies-Sandi.
  • 09:36 WIB. DKI Jakarta - Anies sebut sidak itu bukan menjebak.
  • 09:36 WIB. DKI Jakarta - Anies lakukan sidak ke kantor Kelurahan Cikini.
  • 09:35 WIB. Politik - Deddy Mizwar sebut hubungannya dengan Gerindra dalam keadaan baik.
  • 09:35 WIB. Densus Tipikor - Busyro ragu dengan Polri terkait Densus Tipikor.
  • 09:34 WIB. e-KTP - KPK serius selesaikan kasus megakorupsi e-KTP.
  • 09:33 WIB. Energi Listrik - Luhut tegaskan tidak ada revisi pada target 35.000 MW.
  • 09:32 WIB. Pilkada - Wiranto sebut Pilkada masih rawan konflik.
  • 09:26 WIB. Badai Lan - Diterjang Badai Lan, warga Jepang mengungsi.
  • 09:24 WIB. Korea Utara - Korea Utara dapat proyek jutaan dollar dari Afrika Selatan.
  • 09:23 WIB. Korea Utara - Seorang mahasiswi Korea Utara bernama Grace Jo lari ke AS demi hindari kebrutalan rezim Kim Jong-un.
  • 09:21 WIB. Jepang - Jepang lebih memilih jalur diplomasi hadapi krisis nuklir Korea Utara.
  • 09:20 WIB. Catalonia - Senat Spanyol cabut kekuasaan pemimpin Catalonia.
  • 09:18 WIB. Catalonia - Rakyat Catalonia siap lakukan pembangkangan jika Madrid ambil alih pemerintahan.

Isu SARA yang Serang Dedi Mulyadi Penuh Unsur Politik

Foto Berita Isu SARA yang Serang Dedi Mulyadi Penuh Unsur Politik
Warta Ekonomi.co.id, Purwakarta -
Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komarudin menilai isu SARA yang ditargetkan pada Ketua DPD Golkar Dedi Mulyadi, calon gubernur dari Partai Golkar terlalu politis. 
 
Ia menilai, seharusnya kritikan atau koreksi yang dibangun oleh para ulama harusnya bersifat konstruktif dan dilakukan dengan etika yang baik tanpa menjelekan subjek yang dilontari kritikan itu. 
 
“Kritikan ulama itu harus membangun dan tidak menjelekan,” ujar Ujang saat dihubungi pada Jumat (11/8/201). 
 
Belum lama ini, sejumlah ulama mengaku tergabung dalam GEMA (Gerakan Ulama) Jawa Barat meminta kepada DPP Partai Golkar agar menarik kembali rekomendasi yang telah diberikan kepada Dedi Mulyadi untuk bertarung dalam Pilkada Jawa Barat sebagai calon Gubernur dan menggantinya dengan rekomendasi untuk kader Golkar yang lain. 
 
Atas dasar ini, Ujang menilai bahwa langkah ulama tersebut sebagai bagian dari serangan terbuka kepada Dedi Mulyadi. 
 
“Tapi perlu diketahui, serangan terbuka semacam ini dalam politik merupakan hal yang wajar. Apalagi Dedi Mulyadi merupakan Calon Gubernur yang sangat potensial,” ujarnya. 
 
Direktur Eksekutif Indonesia Politikan Review ini juga mengatakan bahwa kasus lama akan dibuka kembali untuk digunakan sebagai serangan yang dianggap akan melumpuhkan kekuatan politik lawan. Cara ini senada dengan upaya ulama tersebut yang membuka kembali isu yang berbau SARA
 
“Soal patung, soal pewayangan, itu isu lama yang dibuka kembali,” katanya. 
 
Tudingan berbau SARA pada Dedi kata Ujang, aeharusnya berakhir jika merujuk pada Surat Polda Jabar Nomor B/278/IV/2016 Ditreskrimum terkait Surat Pemberitahuan Perkembangan Penyidikan Perkara (SP2HP) tertanggal 14 April 2016. Surat itu ditujukan pada pelapor bernama Syahid Kalja alias Muhammad Syahid Joban dan terlapor Dedi Mulyadi.  
 
Surat itu menyebutkan kasus penistaan agama yang dituduhkan pada Dedi dinyatakan tidak dapat dilanjutkan karena tidak cukup bukti dan tidak memenuhi unsur dalam pasal penistaan agama yang dituduhkan.

"Jika tudingan penistaan agama pada Dedi tidak dilanjutkan polisi karena alasan-alasan yuridis, maka jika isu itu dibuka lagi aroma politiknya sangat terasa," ujar dia. 

Tag: Jawa Barat (Jabar), Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), Dedi Mulyadi, Ujang Komarudin

Penulis: Angga Nugraha

Editor: Vicky Fadil

Foto: Angga Nugraha

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,627.27 3,590.91
British Pound GBP 1.00 17,951.88 17,767.01
China Yuan CNY 1.00 2,054.68 2,034.14
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,603.00 13,467.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,638.91 10,529.85
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,743.55 1,726.01
Dolar Singapura SGD 1.00 9,987.52 9,885.49
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,012.09 15,850.66
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,215.84 3,181.43
Yen Jepang JPY 100.00 11,957.63 11,837.04

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5950.026 20.477 563
2 Agriculture 1751.129 -2.958 18
3 Mining 1552.962 25.084 45
4 Basic Industry and Chemicals 640.078 5.136 68
5 Miscellanous Industry 1356.573 4.636 43
6 Consumer Goods 2515.806 9.475 45
7 Cons., Property & Real Estate 505.801 1.377 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1160.060 -0.919 58
9 Finance 1032.495 2.054 90
10 Trade & Service 916.336 3.244 131
No Code Prev Close Change %
1 ENRG 76 102 26 34.21
2 ZINC 575 715 140 24.35
3 RIMO 496 615 119 23.99
4 AKKU 51 62 11 21.57
5 BRMS 58 70 12 20.69
6 TRAM 152 183 31 20.39
7 IMAS 900 1,050 150 16.67
8 ALTO 358 410 52 14.53
9 BYAN 8,000 9,000 1,000 12.50
10 BUMI 212 236 24 11.32
No Code Prev Close Change %
1 MTWI 685 515 -170 -24.82
2 HOME 214 170 -44 -20.56
3 HDTX 390 312 -78 -20.00
4 FMII 540 454 -86 -15.93
5 MREI 4,500 3,860 -640 -14.22
6 INTD 420 366 -54 -12.86
7 MDKI 284 250 -34 -11.97
8 CANI 336 296 -40 -11.90
9 VICO 292 262 -30 -10.27
10 BRAM 7,775 7,000 -775 -9.97
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 152 183 31 20.39
2 HOME 214 170 -44 -20.56
3 BUDI 98 96 -2 -2.04
4 BUMI 212 236 24 11.32
5 RIMO 496 615 119 23.99
6 TLKM 4,270 4,250 -20 -0.47
7 WIKA 1,900 1,990 90 4.74
8 PGAS 1,680 1,745 65 3.87
9 PBRX 500 494 -6 -1.20
10 LEAD 103 108 5 4.85

Recommended Reading