Portal Berita Ekonomi Jum'at, 20 Oktober 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 22:41 WIB. China - Bank sentral China memperingatkan tentang keruntuhan harga aset secara tiba-tiba.
  • 22:39 WIB. Minyak - Bos OPEC mengatakan permintaan minyak global akan melewati 100 juta barel per hari pada 2020.
  • 22:39 WIB. Aramco - Saudi membutuhkan dana dari Aramco karena resesi memperlambat upaya penghematan.
  • 22:36 WIB. ISIS - Calon pemimpin ISIS di ASEAN diwartakan tewas di Marawi.
  • 22:35 WIB. Rohingya - PBB gagal bujuk Myanmar untuk menerima kembali warga Rohingya.
  • 22:33 WIB. Swedia - Rusia dituding berniat campuri Pemilu Swedia.
  • 22:32 WIB. Israel - Uni Eropa desak Israel agar segera hentikan pembangunan rumah di tanah Palestina.
  • 22:31 WIB. Afghanistan - Turki kecam serangan Taliban di markas militer Afghanistan.
  • 22:30 WIB. Amerika SerikatĀ - Hamas murka setelah diminta untuk menyerahkan senjata oleh AS.
  • 22:29 WIB. Kurdi - Kurdi Irak tegaskan tidak ingin berperang dengan Baghdad.
  • 20:56 WIB. Liga 1 (19/10) - Persib 0 - 0 Madura United

Pengembangan Garam Terkendala Akses Pasar

Foto Berita Pengembangan Garam Terkendala Akses Pasar
Warta Ekonomi.co.id, Kupang -

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Timur Ganef Wurgiyanto mengatakan pengembangan garam di provinsi berbasis kepulauan itu terhambat masalah pasar.

"Menurut saya, persoalan mendasar kita adalah pasar. Banyak petani yang mengembangkan garam, walaupun dalam skala kecil, tetapi tidak bisa berkembang dengan baik karena tidak ada pasar," katanya di Kupang, Sabtu (12/8/2017).

Dia mengemukakan hal itu berkaitan dengan rendahnya produksi garam di daerah setempat yang luas wilayah lautnya lebih besar dari pada daratan.

Dia mengatakan sejak lama garam rakyat sudah dikembangkan di NTT, tetapi para petani tidak bisa meningkatkan kapasitas produksi karena tidak tidak bisa dipasok ke pasar yang luas.

Kalaupun bisa dipasarkan, harganyapun jauh di bawah standar dan tidak mampu membiayai kelanjutan usaha mereka.

"Banyak sekali usaha garam tetapi tidak ada akses pasar yang baik. Harga jualpun justeru memberi beban tambahan untuk petani," katanya.

Dia menambahkan daerah-daerah yang selama ini sudah memproduksi garam adalah Kabupaten Kupang, Nagekeo, Ende, Sabu Raijua, Timor Tengah Utara, dan Malaka.

Oleh karena itu, katanya, hal yang paling mendasar dalah memecahkan masalah garam secara nasional adalah bagaimana pemerintah menyiapkan mekanisme pasar yang memungkinkan setiap produsen bisa menjual hasilnya secara teratur.

Jika pasar bisa disiapkan dengan baik dan harga yang diberlakukanpun pada tingkat yang wajar yang memberi keuntungan, katanya, petani ataupun pengusaha akan berlomba-lomba untuk mengembangkan usaha garam.

"Saya yakin kalau pemerintah berani menetapkan standar harga yang layak, maka para petani akan berlomba-lomba mengembangkan garam," katanya. (Ant)

Tag: Garam

Penulis: ***

Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Antara/Basri Marzuki

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,623.54 3,587.18
British Pound GBP 1.00 17,945.63 17,762.00
China Yuan CNY 1.00 2,056.04 2,035.47
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,589.00 13,453.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,667.37 10,559.26
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,741.11 1,723.62
Dolar Singapura SGD 1.00 10,005.15 9,899.19
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,036.38 15,871.85
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,217.09 3,182.64
Yen Jepang JPY 100.00 12,024.60 11,902.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5910.530 -18.671 564
2 Agriculture 1756.647 -1.426 18
3 Mining 1522.696 31.327 45
4 Basic Industry and Chemicals 632.856 1.812 68
5 Miscellanous Industry 1341.715 -18.238 43
6 Consumer Goods 2498.952 -31.764 45
7 Cons., Property & Real Estate 499.591 2.704 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1153.508 -11.587 59
9 Finance 1025.527 2.077 90
10 Trade & Service 922.167 -4.510 131
No Code Prev Close Change %
1 TIFA 182 244 62 34.07
2 KIOS 2,650 3,310 660 24.91
3 ZINC 370 462 92 24.86
4 TGKA 1,900 2,370 470 24.74
5 MTWI 550 685 135 24.55
6 HOME 220 272 52 23.64
7 BYAN 6,500 7,800 1,300 20.00
8 LCGP 96 112 16 16.67
9 WICO 466 520 54 11.59
10 NASA 348 384 36 10.34
No Code Prev Close Change %
1 ARTA 478 380 -98 -20.50
2 ASJT 680 565 -115 -16.91
3 AKSI 530 442 -88 -16.60
4 HDFA 204 185 -19 -9.31
5 MLIA 650 590 -60 -9.23
6 APII 274 254 -20 -7.30
7 CNTX 530 500 -30 -5.66
8 MAPI 6,550 6,225 -325 -4.96
9 LION 845 805 -40 -4.73
10 BIPP 86 82 -4 -4.65
No Code Prev Close Change %
1 TIFA 182 244 62 34.07
2 SRIL 404 390 -14 -3.47
3 TLKM 4,300 4,210 -90 -2.09
4 BUMI 197 204 7 3.55
5 WSKT 1,980 2,100 120 6.06
6 WSBP 378 400 22 5.82
7 HOME 220 272 52 23.64
8 PGAS 1,660 1,660 0 0.00
9 BMTR 580 595 15 2.59
10 PBRX 496 500 4 0.81