Portal Berita Ekonomi Senin, 22 Januari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:46 WIB. WhatsApp - Bulan depan WhatsApp bisa dipakai bayar-bayar tagihan.
  • 12:40 WIB. Sony - Sony dikabarkan akan perkenalkan smartphone terbarunya Xperia XZ Pro yang usung layar 4K dan kamera ganda.
  • 12:07 WIB. Apple - Pengguna dapat pantau kesehatan baterai iPhone di iOS terbaru, iOS 11.
  • 12:05 WIB. Brazil - Otoritas Brazil tutup tempat pembuangan sampah terbesar di Amerika Latin.
  • 12:05 WIB. Thailand - Pasar di Thailand dilanda serangan bom, tiga tewas dan 18 orang terluka.
  • 12:03 WIB. China - AS gunakan mentalitas Perang Dingin hadapi ancaman militer China.
  • 12:03 WIB. Amazon - Hari ini, e-commerce raksasa asal Amerika Serikat resmi membuka swalayan canggih tanpa kasir, Amazon Go.
  • 12:01 WIB. Suriah - Otoritas Iran minta Turki hentikan operasi militer di Suriah.
  • 12:00 WIB. Google - Google telah capai kesepakatan dengan Tencent dalam hal lisensi paten satu sama lain. 
  • 11:57 WIB. Donald Trump - Ratusan ribu perempuan di AS lakukan aksi demonstrasi desak Trump untuk mundur dari jabatannya.
  • 11:57 WIB. Nokia - HMD Global garap ponsel Nokia berkamera lima lensa.
  • 11:55 WIB. Korea Selatan - Korea Utara kirim 22 atlet ke Korea Selatan.
  • 11:47 WIB. Snap - Induk perusahaan Snapchat rumahkan 20 karyawan.

DKP Minta Pelindo Buka Akses Pengangkutan Ikan

Foto Berita DKP Minta Pelindo Buka Akses Pengangkutan Ikan
Warta Ekonomi.co.id, Kupang -

Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Timur meminta PT Pelindo III Tenau membuka akses jalan guna mendukung pengangkutan ikan-ikan untuk ekspor dengan kontainer dari Pelabuhan Perikanan Tenau Kota Kupang.

"Karena letak Pelabuhan Perikanan Tenau itu hanya dibatasi pagar, kami berharap pihak Pelindo bisa membuka akses jalan langsung sehingga kontainer pengangkut ikan-ikan ekspor bisa langsung ke Pelabuhan Tenau," kata Kepala DKP Provinsi NTT Ganef Wurgiyanto di Kupang, Sabtu (19/8/2017).

Mantan Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP NTT itu mengatakan bahwa pengangkutan ikan hasil tangkapan nelayan melalui Pelabuhan Perikanan Tenau untuk diekspor belum efektif dan efisien karena terkendala akses jalan.

Ia mengatakan bahwa kapasitas pengangkutan ikan-ikan ekspor masih terbatas untuk kontainer 20 fit dari idealnya 40 fit akibat akses jalan satu-satunya menuju Pelabuhan Perikanan Tenau berupa tanjakan yang relatif cukup tajam.

"Jalan tanjakan itu membuat kontainer 40 fit tidak bisa naik dan harus memutar lagi cukup jauh untuk masuk ke lokasi peti kemas di Pelabuhan Tenau yang dikelola Pelindo," katanya.

Dengan kondisi itu, lanjut dia, tidak semua sopir berani mengangkut 40 fit karena menanjaknya sulit.

Untuk itu, Ganef berharap Pelindo dapat membuka akses langsung dari Pelabuhan Perikanan Tenau ke Pelabuhan Tenau yang hanya dipisahkan pagar sehingga kontainer tidak perlu keluar atau memutar.

Karena dengan kapasitas angkutan yang terbatas itu, nantinya harus ditambah lagi di Surabaya, Jawa Timur, menjadi 40 fit ketika hendak diekspor ke negara tujuan melalui daerah itu.

"Akibatnya, ikan-ikan yang diekspor ke negara tujuan itu bukan atas nama perusahaan asal NTT, melainkan dari Surabaya. Padahal, itu hasil dari kita di sini," katanya.

Lebih lanjut, dia menyebut ekspor ikan dari provinsi dengan luas wilayah laut mencapai 200.000 km2 itu ke sejumlah negara tujuan, seperti Amerika Serikat, Jepang, Thailand, dan Timor Leste.

Aktivitas ekspor ikan melalui 21 perusahaan yang telah memenuhi standar yang menyebar di Pulau Timor, Flores, Sumba, dan Lembata.

Sementara itu, produksi ikan ekspor sejak awal tahun hingga sekarang, katanya lagi, mencapai lebih dari 300 ton dengan nilai sekitar Rp163 miliar. (Ant)

Tag: Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) - Pelindo III

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Antara/Ampelsa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,573.22 3,537.40
British Pound GBP 1.00 18,587.19 18,394.70
China Yuan CNY 1.00 2,090.25 2,069.35
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,401.00 13,267.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,704.72 10,595.03
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,713.60 1,696.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,144.59 10,039.35
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,390.76 16,224.21
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,402.13 3,365.55
Yen Jepang JPY 100.00 12,095.86 11,971.67

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6490.896 18.230 571
2 Agriculture 1614.151 -12.818 19
3 Mining 1847.251 16.461 43
4 Basic Industry and Chemicals 713.346 6.521 69
5 Miscellanous Industry 1390.504 10.945 43
6 Consumer Goods 2913.928 21.201 47
7 Cons., Property & Real Estate 517.165 -1.786 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1183.330 2.390 62
9 Finance 1149.039 -2.770 90
10 Trade & Service 937.456 2.920 133
No Code Prev Close Change %
1 FINN 116 156 40 34.48
2 LCKM 486 605 119 24.49
3 TFCO 620 720 100 16.13
4 MPPA 430 486 56 13.02
5 PCAR 1,480 1,670 190 12.84
6 SKBM 670 750 80 11.94
7 OMRE 1,700 1,900 200 11.76
8 ESTI 73 81 8 10.96
9 GJTL 745 825 80 10.74
10 ARTA 268 296 28 10.45
No Code Prev Close Change %
1 RALS 1,500 1,240 -260 -17.33
2 FMII 600 500 -100 -16.67
3 IKAI 126 114 -12 -9.52
4 CANI 254 234 -20 -7.87
5 DWGL 540 498 -42 -7.78
6 MBTO 174 161 -13 -7.47
7 AISA 615 570 -45 -7.32
8 DSNG 420 392 -28 -6.67
9 INCF 202 190 -12 -5.94
10 PYFA 197 186 -11 -5.58
No Code Prev Close Change %
1 PGAS 2,200 2,350 150 6.82
2 BMTR 650 650 0 0.00
3 AISA 615 570 -45 -7.32
4 GJTL 745 825 80 10.74
5 ENRG 165 168 3 1.82
6 BBNI 9,500 9,425 -75 -0.79
7 TLKM 4,170 4,160 -10 -0.24
8 BUMI 286 288 2 0.70
9 KREN 555 550 -5 -0.90
10 INDY 4,050 4,200 150 3.70

Recommended Reading

Senin, 22/01/2018 10:46 WIB

KPK Panggil Istri Setya Novanto

Senin, 22/01/2018 08:34 WIB

Bunyi Gaduh Kebijakan Impor Beras

Senin, 22/01/2018 04:57 WIB

Bawaslu: Politik Uang, NO!

Senin, 22/01/2018 03:31 WIB

Mucikari Eks Dolly Kena Grebek Polisi

Minggu, 21/01/2018 18:50 WIB

Menhub: Truk Kelebihan Muatan Akan Ditilang