Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:24 WIB. AP II - AP II menghadirkan fitur notification dalam Indonesia Airports Apps (IA App).
  • 11:02 WIB. Anggara - Grasi diberikan jika pidana dijatuhi lebih dari dua tahun.
  • 11:02 WIB. Anggara - Baiq Nuril hanya dipidana selama 6 bulan dan dengan Rp500 juta.
  • 11:00 WIB. Anggara - Harusnya Presiden Jokowi berikan Baiq Nuril amnesti bukan grasi.
  • 10:58 WIB. BPN Prabowo-Sandi - Memilih dan mengikuti kebijakan Soeharto itu hal Partai Berkarya.
  • 10:58 WIB. Arief Poyuono - Jika pencopotan Budi Gunawan tak direspon, bakal mengerahkan seluruh karyawan BUMN ke kantor BIN.
  • 10:58 WIB. BPN Prabowo-Sandi - Usulan jargon Soeharto itu hanya versi Partai Berkarya.
  • 10:57 WIB. Arief Poyuono - Kami protes pernyataan BIN soal masjid lingkungan swasta yang terpapar radikalisme.
  • 10:57 WIB. Arief Poyuono - Presiden Jokowi harus mencopot Kepala BIN, Budi Gunawan.
  • 10:56 WIB. Go Prabu - Elite PPP merespon positig kondisi ekonomi bangsa yang terpuruk di era Jokowi.
  • 10:56 WIB. Go Prabu - Dukungan PPP ke Prabowo-Sandi adalah keinginan akar rumput.
  • 10:31 WIB. BBCA - Jahja Setiaatmadja jual 100 ribu saham BBCA. 
  • 10:30 WIB. IKEA - IKEA akan buka toko terbesarnya di Manila, Filipina bernilai investasi US$134 juta.
  • 09:34 WIB. First Media - Saham First Media makin memerah 19,56% atau 88 poin ke level Rp362.
  • 09:18 WIB. Bakrieland - Kembangkan proyek properti di Bogor dan Sidoarjo, Bakrieland anggarkan belanja modal hingga Rp300 miliar. 

DKP Minta Pelindo Buka Akses Pengangkutan Ikan

Foto Berita DKP Minta Pelindo Buka Akses Pengangkutan Ikan
Warta Ekonomi.co.id, Kupang -

Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Timur meminta PT Pelindo III Tenau membuka akses jalan guna mendukung pengangkutan ikan-ikan untuk ekspor dengan kontainer dari Pelabuhan Perikanan Tenau Kota Kupang.

"Karena letak Pelabuhan Perikanan Tenau itu hanya dibatasi pagar, kami berharap pihak Pelindo bisa membuka akses jalan langsung sehingga kontainer pengangkut ikan-ikan ekspor bisa langsung ke Pelabuhan Tenau," kata Kepala DKP Provinsi NTT Ganef Wurgiyanto di Kupang, Sabtu (19/8/2017).

Mantan Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP NTT itu mengatakan bahwa pengangkutan ikan hasil tangkapan nelayan melalui Pelabuhan Perikanan Tenau untuk diekspor belum efektif dan efisien karena terkendala akses jalan.

Ia mengatakan bahwa kapasitas pengangkutan ikan-ikan ekspor masih terbatas untuk kontainer 20 fit dari idealnya 40 fit akibat akses jalan satu-satunya menuju Pelabuhan Perikanan Tenau berupa tanjakan yang relatif cukup tajam.

"Jalan tanjakan itu membuat kontainer 40 fit tidak bisa naik dan harus memutar lagi cukup jauh untuk masuk ke lokasi peti kemas di Pelabuhan Tenau yang dikelola Pelindo," katanya.

Dengan kondisi itu, lanjut dia, tidak semua sopir berani mengangkut 40 fit karena menanjaknya sulit.

Untuk itu, Ganef berharap Pelindo dapat membuka akses langsung dari Pelabuhan Perikanan Tenau ke Pelabuhan Tenau yang hanya dipisahkan pagar sehingga kontainer tidak perlu keluar atau memutar.

Karena dengan kapasitas angkutan yang terbatas itu, nantinya harus ditambah lagi di Surabaya, Jawa Timur, menjadi 40 fit ketika hendak diekspor ke negara tujuan melalui daerah itu.

"Akibatnya, ikan-ikan yang diekspor ke negara tujuan itu bukan atas nama perusahaan asal NTT, melainkan dari Surabaya. Padahal, itu hasil dari kita di sini," katanya.

Lebih lanjut, dia menyebut ekspor ikan dari provinsi dengan luas wilayah laut mencapai 200.000 km2 itu ke sejumlah negara tujuan, seperti Amerika Serikat, Jepang, Thailand, dan Timor Leste.

Aktivitas ekspor ikan melalui 21 perusahaan yang telah memenuhi standar yang menyebar di Pulau Timor, Flores, Sumba, dan Lembata.

Sementara itu, produksi ikan ekspor sejak awal tahun hingga sekarang, katanya lagi, mencapai lebih dari 300 ton dengan nilai sekitar Rp163 miliar. (Ant)

Tag: Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) - Pelindo III

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Antara/Ampelsa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10