Portal Berita Ekonomi Minggu, 17 Desember 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:41 WIB. Jokowi -¬†Presiden Jokowi¬†menganugerahkan Tanda Kehormatana Satyalancana Kebaktian Sosial ke para donor darah Sukarela 100 kali di Istana Bogor.
  • 08:26 WIB. DKI Jakarta - Sandi: Kita gak janjikan kasih modal di OKE OCE.
  • 08:26 WIB. Politik - Ketum Golkar hadiri rakornas PDIP.
  • 08:23 WIB. Pilpres - Megawati belum beri sinyal soal dukungan Pilpres 2019.
  • 08:22 WIB. Pilgub NTT - Viktor Laiskodat maju di Pilgub NTT.
  • 08:11 WIB. Aksi Bela Palestina - Massa aksi minta TNI dikirim ke Palestina.
  • 08:10 WIB. DKI Jakarta - Sandi akan rangkul Koko-koko dan Cici untuk investasi di Jakarta.
  • 08:07 WIB. Aksi Bela Palestina - Menteri Agama ikut hadiri aksi bela Palestina.
  • 08:06 WIB. Aksi Bela Palestina - Massa terus berdatangan ke bundaran Monas.

Pengamat : Iklan Rokok di Bioskop, Langgar Perda

Foto Berita Pengamat : Iklan Rokok di Bioskop, Langgar Perda
Warta Ekonomi.co.id, Bogor -

Jakarta - Peneliti iklan rokok dan televisi Universitas Indonesia, Dr Nina Mutmainnah Armando mengatakan, penayangan iklan rokok di bioskop sebelum pemutaran film dapat ditindak dengan peraturan daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

"Kalau bioskop itu berada di kota yang sudah memiliki Perda KTR, bioskop tersebut bisa ditindak sesuai aturan perda," kata Nina, dalam workshop "Mendorong Pelarangan Iklan, Promosi, Sponsor Rokok untuk Melindungi Anak Indonesia" yang diselenggarakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, di Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu.

Contoh kasus di Kota Bogor, sejumlah bioskop masih menayangkan iklan rokok sebelum penayangan film dimulai. Iklan ini tayang dijam-jam penayangan bioskop yang beroperasi dari pukul 10.00 WIb sampai 21.00 WIB.

Dalam Undang-Undang Penyiarah, iklan rokok diperbolehkan dengan pembatasan. Seperti di televisi hanya boleh tayang pada pukul 21.30 WIB, materi siaran tidak boleh mengandung usur adiksi maupun minuman keras.

"Artinya kalau itu di wilayah kota yang sudah menerapkan Perda KTR, penayangan iklan rokok di bioskop ini melanggar Perda," katanya.

Dalam Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2009 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) milik Kota Bogor melarang untuk melakukan penjualan, produksi dan promosi rokok di sembilan kawasan.

Komitmen Kota Bogor untuk melarang iklan rokok juga diperkuat pada Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang reklame yang salah satu butirnya menyatakan segala bentuk promosi, iklan, reklame, memasarkan produk termbakau terlarang di kota tersebut.

"Ini sudah cukup untuk menindak penayangan iklan rokok di bioskop," kata Nina.

Nina menyebutkan, beberapa studi tentang efek iklan rokok telah dilakukan oleh sejumlah peneliti. Iklan rokok lebih ditujukan mencari perokok baru, terutama anak dan remaja, yang sekali terjerat akan lama jadi perokok.

Riset menunjukkan iklan rokok merupakan kontributor penting bagi kebiasaan merokok di kalangan anak muda.

"Hasil penelitian Nicola Evans tahun 1995, menemukan bahwa terpaan kaum muda terhadap iklan rokok jauh lebih prediktif menyebabkan perilaku merokok daripada pengaruh anggota keluarga, atau teman yang merokok," kata Nina.

Pantauan Antara, di sejumlah bioskop yang ada di pusat perbelanjaan masih menayangkan iklan rokok beberapa saat sebelum penayangan film dimulai. Temuan tersebut juga sudah dilaporkan kepada pihak Dinas Kesehatan sebagai leading sektor dari penegakan Perda KTR.

Menurut Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erni Yuniarti, pihaknya sudah hanya bisa melakukan imbauan kepada pengelola bioskop untuk menerapkan Perda KTR.

"Kami belum bisa melakukan penindakan, kami sifatnya lebih kepada imbauan, karena agak sulit untuk memberikan sanksi," kata Erni. (ANT)

Tag: iklan rokok

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Gito Adiputro Wiratno

Foto: Cinemaxx

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,637.41 3,601.05
British Pound GBP 1.00 18,337.60 18,152.07
China Yuan CNY 1.00 2,063.29 2,042.71
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,641.00 13,505.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,464.01 10,356.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,746.41 1,728.88
Dolar Singapura SGD 1.00 10,135.23 10,030.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,084.10 15,922.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,346.66 3,310.86
Yen Jepang JPY 100.00 12,163.17 12,038.69

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6119.419 5.766 567
2 Agriculture 1615.559 6.106 19
3 Mining 1564.401 1.285 43
4 Basic Industry and Chemicals 672.709 -3.081 69
5 Miscellanous Industry 1382.572 -1.885 43
6 Consumer Goods 2705.365 24.718 45
7 Cons., Property & Real Estate 486.014 3.440 66
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1145.607 -2.150 60
9 Finance 1081.116 -5.142 89
10 Trade & Service 906.333 3.449 133
No Code Prev Close Change %
1 DWGL 316 394 78 24.68
2 MARI 1,010 1,250 240 23.76
3 MDLN 300 370 70 23.33
4 MYOR 2,070 2,500 430 20.77
5 MFMI 650 770 120 18.46
6 CANI 250 294 44 17.60
7 JGLE 98 115 17 17.35
8 ITMA 565 660 95 16.81
9 RELI 374 426 52 13.90
10 SDMU 304 344 40 13.16
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 595 515 -80 -13.45
2 KBLV 472 422 -50 -10.59
3 RODA 170 155 -15 -8.82
4 ARII 910 855 -55 -6.04
5 ALKA 334 314 -20 -5.99
6 GTBO 185 175 -10 -5.41
7 MTWI 149 141 -8 -5.37
8 IBST 8,550 8,100 -450 -5.26
9 BUMI 272 258 -14 -5.15
10 PORT 390 370 -20 -5.13
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 354 374 20 5.65
2 INKP 5,200 5,200 0 0.00
3 BUMI 272 258 -14 -5.15
4 AISA 480 492 12 2.50
5 BBRI 3,460 3,390 -70 -2.02
6 PBRX 498 520 22 4.42
7 BMTR 575 580 5 0.87
8 TLKM 4,250 4,230 -20 -0.47
9 DWGL 316 394 78 24.68
10 MNCN 1,280 1,295 15 1.17