Portal Berita Ekonomi Kamis, 23 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:55 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,17% di awal sesi I.
  • 08:06 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 63,21 USD/barel
  • 08:06 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 56,14 USD/barel
  • 08:05 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.562 USD/troy ounce
  • 08:04 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,15% terhadap Yen pada level 109,67 JPY/USD
  • 08:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,02% terhadap Poundsterling pada level 1,3144 USD/GBP
  • 08:01 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Euro pada level 1,1088 USD/EUR
  • 07:33 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka negatif 0,81% pada level 23.833
  • 07:32 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka negatif 0,89% pada level 2.247
  • 06:43 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 0,03% pada level 3.321
  • 06:42 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup negatif 0,03 pada level 29.186
  • 06:41 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,14% pada level 9.383

Agus Marto Akui Pertumbuhan Kredit Melorot

Agus Marto Akui Pertumbuhan Kredit Melorot - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan ekspansi perbankan yang terbatas hingga pertengahan 2017 mengakibatkan pertumbuhan kredit hanya bisa mencapai kisaran 8-10 persen, atau turun dari proyeksi sebelumnya 10-12 persen.

"Ekspansi perbankan masih akan terbatas, maka kami koreksi pertumbuhan kredit menjadi delapan hingga 10 persen," kata Agus di Jakarta, Selasa malam (22/8/2017).

Agus mengatakan salah satu tanda ekspansi perbankan yang terbatas tersebut telah terlihat dari pertumbuhan kredit hingga Juni 2017 yang masih dibawah tiga persen (year to date).

Selain itu, menurut dia, sektor perbankan juga masih konsolidasi atas tren kenaikan rasio kredit bermasalah (NPL) yang pada Juni 2017 tercatat tiga persen (gross) dan 1,4 persen (nett).

"Kami sudah melihat dari rencana bisnis perbankan dan analisis kondisi ekonomi Indonesia. Perbankan masih dalam konsolidasi karena mereka melihat ada tren kenaikan kenaikan NPL," kata Agus.

Agus juga menambahkan ekspansi perbankan yang tertahan itu juga diperkirakan sebagai dampak dari harga komoditas dunia yang terkoreksi pada triwulan II-2017.

Meski demikian, ia menyakini pertumbuhan kredit perbankan ini akan meningkat sebesar 10-12 persen pada 2018 seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian.

Agus memastikan Bank Indonesia bersama otoritas terkait akan mempercepat proses konsolidasi perbankan serta mendorong penyaluran kredit dan pembiayaan korporasi melalui pasar keuangan.

"Kebijakan ini bersama dengan penurunan suku bunga ditujukan untuk mendorong intermediasi perbankan yang lebih optimal guna mendukung upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional," katanya.

Baca Juga

Tag: Bank Indonesia (BI), Agus Dermawan Wintarto Martowardojo, Kreditor

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,663.85 3,626.71
British Pound GBP 1.00 17,932.17 17,752.38
China Yuan CNY 1.00 1,991.11 1,970.95
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,746.39 13,609.61
Dolar Australia AUD 1.00 9,399.78 9,304.89
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,769.03 1,751.36
Dolar Singapura SGD 1.00 10,182.51 10,078.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,231.00 15,078.09
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,373.35 3,337.32
Yen Jepang JPY 100.00 12,500.13 12,372.37
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6233.453 -4.700 676
2 Agriculture 1393.817 5.439 21
3 Mining 1482.196 -25.902 49
4 Basic Industry and Chemicals 954.012 -0.286 77
5 Miscellanous Industry 1220.702 -4.992 51
6 Consumer Goods 2072.040 0.419 57
7 Cons., Property & Real Estate 471.929 -3.296 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1091.009 -9.075 76
9 Finance 1373.955 5.301 92
10 Trade & Service 750.211 1.380 168
No Code Prev Close Change %
1 DMND 915 1,370 455 49.73
2 AMIN 288 360 72 25.00
3 LTLS 500 615 115 23.00
4 PRDA 3,000 3,690 690 23.00
5 BISI 830 1,015 185 22.29
6 INDR 2,000 2,350 350 17.50
7 KIOS 338 396 58 17.16
8 PTIS 86 100 14 16.28
9 INTD 202 234 32 15.84
10 NIRO 121 140 19 15.70
No Code Prev Close Change %
1 LMAS 168 113 -55 -32.74
2 GMFI 158 114 -44 -27.85
3 DYAN 97 72 -25 -25.77
4 PICO 1,190 895 -295 -24.79
5 PEGE 202 152 -50 -24.75
6 ASBI 298 230 -68 -22.82
7 FPNI 110 88 -22 -20.00
8 AKSI 620 510 -110 -17.74
9 BAJA 87 72 -15 -17.24
10 SDPC 120 104 -16 -13.33
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 800 830 30 3.75
2 LUCK 600 630 30 5.00
3 MNCN 1,750 1,720 -30 -1.71
4 ENVY 436 492 56 12.84
5 PURE 216 246 30 13.89
6 ANTM 795 770 -25 -3.14
7 TCPI 6,750 6,700 -50 -0.74
8 BBRI 4,670 4,710 40 0.86
9 KAYU 91 80 -11 -12.09
10 TLKM 3,890 3,860 -30 -0.77